Belajar Jalan di Singapura

26 09 2014

Sebagai karyawan yang baik tentu saja segala tugas dan perintah yang diberikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab… termasuk tugas belajar ke negeri tetangga.. dengan senang hati kuterima penugasan ini..

Tugas akan berlangsung dari tanggal 21-26 Juli 2014 bersama lima rekan kantor lainnya.. pas bulan Ramadhan.. siap boss.. tugas akan dilaksanakan sepenuh hati dan dengan penuh tanggung jawab.. berangkatnya pake pesawat terbang… jadi Python harus istirahat beberapa hari..

Misi tugas yang diemban kali ini adalah menimba ilmu mengenai bagaimana menentukan penyelesaian suatu masalah… dimulai dari bagaimana menetapkan suatu permasalahan yang sebenarnya.. menetapkan faktor penyebab permasalahan.. menentukan akar permasalahan..hingga bagaimana cara penyelesaiannya.. atau bahasa kerennya adalah Root Cause Analysis yang diadakan oleh suatu organisasi international dimana perusahaan diriku bekerja menjadi anggotanya..

Selain membawa misi kantor.. perjalanan kali ini juga membawa misi pribadi yaitu ingin mengetahui bagaimana kehidupan sosial dan budaya berlalu-lintas di negeri tetangga Singapura…

Tanggal 20 Juli 2013 sore hari Minggu.. hari keberangkatan telah tiba.. ke bandara pake Python saja ah.. aman kok titipin Python berhari-hari di kantor.. koper diikat di belakang.. yuk jalan ke Bandara.. mampir ke kantor dulu untuk memberikan Python istirahat beberapa hari.. jalan ke bandara pake mobil kantor …

Tiba di Bandara Soekarno-Hatta satu jam sebelum keberangkatan.. urus tiket untuk dapat selembar kertas bahwa diriku diijinkan untuk masuk pesawat yang akan terbang ke Singapura..

Setelah mendapatkan boarding pass sebagai tanda bukti bahwa diriku adalah salah satu penumpang pesawat ke Singapura.. ikut antri pemeriksaan imigrasi terus masuk ke ruang tunggu.. terlihat pesawat yang akan menerbangkan diriku dan penumpang lainnya sudah siap.. pesawat warna putih dengan gambar burung Garuda..

Tidak lama kemudian terdengar pengumuman bahwa calon penumpang dipersilahkan untuk memasuki pesawat udara yang telah siap… yuk masuk cari tempat duduk yang telah ditentukan.. sambutan yang hangat dari awak kabin.. kondisi pesawat bersih dan wangi adalah kesan pertama saat memasuki pesawat.. awak kabin dengan sopan membantu penumpang untuk menuju tempat duduk sesuai dengan nomor tempat duduk di boarding pass

Pukul tiga sore akhirnya pesawat bergerak dan siap-siap di landasan.. tepat waktu.. gemuruh mesin mulai kencang.. pesawat bergerak.. makin lama makin kencang… terbang… selamat tinggal Indonesia.. selamat tinggal Python.. beberapa hari lagi kita akan ketemu.. saat ini diriku akan menjalankan tugas..

Pesawat terus naik.. tidak lama kemudian tanda sabuk pengaman bisa dilepaskan.. monitor kecil di bagian belakang kursi yang ada tepat dihadapan nyala.. ucapan selamat datang di pesawat muncul.. ada gambar dan keterangan yang menyatakan bahwa perusahaan penerbangan ini telah mendapatkan penghargaan untuk pelayanan penumpang terbaik sedunia.. wow.. sedunia mengalahkan perusahaan penerbangan terkemuka dari berbagai Negara.. bangga juga punya perusahaan penerbangan dari Indonesia yang mendapat penghargaan terbaik se dunia dari lembaga ternama pula..

Kunyalakan menu di monitor layar sentuh.. muncul beberapa menu pilihan.. dari hiburan..bacaan umum..tempat wisata.. hingga informasi penerbangan…. Kupilih terlebih dahulu informasi penerbangan pengin tahu berapa lama kami akan tiba di tujuan

Terbaca informasi bahwa waktu tempuh ke tujuan sekitar 1 jam setengah.. jaraknya lebih dari 850 km.. cepat banget ya.. kalau sama Python pasti minimal satu minggu.. itupun belum mampir-mampir.. kebayang asyik juga ya kalau bisa ke Singapura pake motor.. susur Sumatera..nyebrang ke pulau Batam.. baru nyebrang ke Singapura.. terus lanjut deh ke Malaysia.. terus.. mendingan topiknya balik lagi ke tugas yang lagi diemban..

Lampu tanda pengaman telah dipadamkan.. sebentar lagi awak pesawat akan menyajikan hidangan.. demikian pengumuman terdengar.. pengumuman yang saat ini tidak begitu semangat kudengar.. lagi puasa.. coba kalau tidak puasa… pengumuman itu adalah suara yang sering kutunggu kalau naik pesawat… diriku menyadari bahwa tidak semua penumpang sedang berpuasa seperti diriku.. jadi kita lihat aja cara pelayanan dari awak kabin..

004

Trolly pembawa makanan di pesawat lewat.. tercium wangi makanan.. hm.. awak kabin mulai membagikan makanan… melayani dengan sopan dan senyum menjadi ciri khas sewaktu membagikan makanan kepada penumpang… saatnya bagian diriku.. ditanya hendak makan apa.. disebutkan menu yang ada.. diriku sampaikan bahwa diriku sedang berpuasa.. ditanya kembali oleh awak kabin apakah diriku mau membawa makanan yang sudah dibungkus untuk berbuka nanti.. diriku mengiyakan.. awak kabin dengan sopan dan senyum memberikan kotak makanan.. intip sebentar.. nasi kuning dan roti serta minuman.. cocok untuk menu berbuka puasa nanti.. terimakasih mbak..

Sekarang menunggu pesawat mendarat di tujuan.. monitor layar sentuh kuaktifkan pada layar sentuh monitor didepan tempat duduk.. ada berbagai menu.. dari hiburan..tempat wisata..informasi mengenai penerbangan..kupilih menu hiburan film pendek..nikmati penerbangan dengan hiburan yang tersedia..

Penerbangan satu jam setengah tidak terasa.. penerbangan mulus.. awak kabin sopan.. interior bersih.. penumpang tertib.. walaupun satu jam setengah namun diriku merasakan tingkat pelayanan kelas dunia.. sesuai dengan penghargaan yang diperoleh oleh perusahaan penerbangan ini.. word best economy class.. pelayanan kelas ekonomi yang paling baik sedunia.. cocok dengan implementasi di lapangan.. salut dan bangga sebagai warga negara Indonesia mempunyai perusahaan penerbangan Indonesia yang mampu meraih predikat terbaik se dunia..

005

Mendarat di Bandara Changi Singapura.. keluar pesawat memasuki bangunan bandara yang megah dan luas… disambut rekan kerja yang ditempatkan di Singapura… harus antri panjang di imigrasi untuk proses ijin masuk Singapura.. keluar dari pemeriksaan imigrasi Singapura.. sekarang menunggu koper di ban berjalan conveyor belt… tuh koper nonggol.. sekarang keluar bangunan Bandara untuk mencari tumpangan ke Hotel tempat menginap

Rundingan sama rekan kerja yang lain.. diputuskan untuk mempergunakan taksi..

Keluar kawasan Bandara.. jalanan lebar dan mulus.. lalu lintas relative lancar.. kata supir taksi memang kalau hari Minggu sore.. jalanan di Singapura lancar.. namun kalau hari biasa padat dan macet.. sepanjang perjalanan kesan pertama adalah budaya lalu lintas di Singapura ini tertib.. tidak terlihat polisi lalu lintas di sepanjang jalan.. sepeda motor sangat jarang.. Cuma satu dua yang melintas.. pada kemana yak tuh motor.. pada touring kali ya.. kebayang kalau touring di Singapura.. negara kota.. menjelajah di negara Singapura.. satu harian sudah bisa menjelajah ke seluruh wilayah negara.. yang dilihat Cuma gedung.. beruntung diriku punya Negara yang namanya Indonesia.. Negara luas dengan segala keindahan dan keragaman budaya.. tujuan touring yang nggak bakal habis-habis di jelajahi.. bagaimanapun diriku sangat bangga menjadi warga Negara Indonesia..

Tiba di hotel di daerah Orchad yang katanya pusat Singapura.. waktu menunjukkan pukul tujuh malam waktu setempat… urus administrasi kamar.. masuk kamar hotel yang bersih dan cukup… beresin barang.. keluarin laptop.. browsing cari waktu buka puasa di Singapura.. ternyata waktu berbuka puasa di Singapura sekitar pukul tujuh malam lewat belasan menit.. berarti sekitar pukul enam sore lewat belasan menit kalau di Indonesia.. karena Singapura menetapkan perbedaan waktu satu jam lebih cepat dibandingkan Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB).. ternyata waktu berbuka puasa telah masuk.. berbuka puasa dengan makanan yang tadi dibawa dari pesawat..

Sekarang siap-siapin buat besok mulai tugas.. nggak keluar hotel ah… istirahat saja biar segar esok hari.. mesti bangun pukul sekitar pukul lima pagi waktu Singapura buat sahur.. tapi gimana sahurnya.. Tanya lewat telephone ke receptionist hotel bagaimana cara mendapatkan sahur.. dijawab bahwa untuk tamu hotel yang beragama Islam dan sedang menjalankan ibadah puasa maka selama bulan Ramadhan tersedia pelayanan antar makanan ke kamar untuk sahur menggantikan fasilitas sarapan di restoran.. sekalian aja pesan makanan buat sahur..sekarang istirahat biar badan segar esok hari memulai tugas belajar..

Terbangun karena ada suara ketukan di pintu kamar hotel pukul setengah lima pagi.. ternyata petugas hotel mengirimkan makanan buat sahur.. sahur.. setelah itu ambil wudhu buat shalat subuh.. nyantai sebentar.. mandi.. siap-siap berangkat ke tempat belajar..

Pukul setengah delapan pagi sesuai kesepakatan sehari sebelumnya.. diriku bersama rekan serombongan berjalan menyusuri jalanan Orchard.. cuaca cerah.. lalu lintas sepi.. berdasarkan petunjuk jarak antara hotel dan tempat belajar tidak terlalu jauh.. ikutin peta yang diberikan.. gampang ikutinnya..

Sambil jalan kaki.. diriku amati kondisi lalu lintas.. banyak juga orang yang jalan kaki pagi itu.. lalu-lintas sepi.. kami mau menyeberang.. tekan tombol tanda mau menyeberang.. pada nunggu dengan tertib.. lampu hijau dengan gambar orang jalan di lampu stopan memberi tanda bahwa kami boleh mulai menyeberang.. kendaraan pada berhenti memberikan jalan kepada penyeberang.. tertib….

Di suatu jalan.. ada pengumuman dari aparat keamanan Singapura bahwa jalan yang kami lewati telah terjadi beberapa kejahatan pencopetan.. informasi yang berguna untuk meningkatkan kewaspadaan bahwa kejahatan bisa terjadi dimana saja.. dilihat banyak sekali kamera CCTV di berbagai bangunan terutama tempat umum.. memang Singapura terkenal dengan banyaknya kamera CCTV..

Lima belas menit kami berjalan kaki dari hotel tempat menginap menuju tempat belajar.. cukup untuk memberi kesan bahwa Singapura adalah Negara yang perekonomiannya mengandalkan perdagangan dan jasa .. dimana-mana gedung pencakar langit dengan kantor dan pusat pembelanjaan.. pohon rindang sepanjang jalan.. pengguna lalu lintas tertib.. larangan membuang sampah sembarangan dan merokok dimana-mana.. CCTV dimana-mana mungkin ini yang membuat warga Singapura tertib.. berasa diawasi terus..

Saat belajar.. kami bergabung dengan rekan-rekan dari berbagai Negara… system pembelajaran yang menekankan pada diskusi dan pemecahan masalah.. seluruh peserta diminta aktif memberikan pendapat dan bekerja sama dalam Tim..

Di sela-sela istirahat waktu belajar.. tidak bisa ngopi karena sedang menjalankan ibadah puasa.. ah mendingan jalan-jalan sekitar tempat belajar.. mau melihat budaya pengguna lalu-lintas di Singapura..

Amati pengguna lalu lintas.. jalan kaki seputaran tempat belajar.. secara umum memang semua pengguna sarana lalu lintas baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan pada taat peraturan.. sangat jarang terlihat polisi lalu lintas.. namun ternyata ada juga yang mengusik.. kendaraan yang parkir di trotoar padahal ada tempat khusus untuk parkir sepeda motor… ada juga sampah di jalanan.. yang nyeberang tidak pada waktunya.. pengendara terutama pengendara sepeda motor yang lewat tanda pembatas berhenti.. namun yang sangat membedakan.. pelanggaran itu sangat sedikit.. tidak seperti di…. Dimana banyak pengguna sarana lalu lintas melanggar peraturan.. kebayang kalau semua pengguna sarana lalu lintas dimana Me and Python sering lewati pada tertib.. lalu lintas lancar.. kecelakaan sedikit.. berlalu-lintas enak.. semua saling menghargai.. yuk kita jadi pelopor tertib ber lalu-lintas..

Selama tugas belajar.. hari-hari diisi dengan belajar di kelas… kerjakan peer tugas di hotel.. memahami kembali materi yang telah disampaikan dan mencoba memahami materi yang akan disampaikan keesokan hari.. jalan-jalan sementara kutahan.. hiburan lihat acara TV di hotel saja.. biarlah focus dulu sama tugas.. laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab..

Fokus sama tugas membawa hasil.. dihari akhir tugas belajar ada ujiannya.. dan diriku bisa mengerjakan semua soal dengan baik.. diriku mendapatkan sertifikat tanda lulus belajar dan ada kata-kata memuaskan.. horree…

Tugas telah diselesaikan.. siang menjelang sore kelas bubar.. pulang esok hari.. saatnya jalan-jalan.. melihat keramaian Singapura.. tapi kemana.. balik aja dulu ke hotel.. ganti baju buat jalan santai.. ambil peta tujuan wisata yang ada di front desk hotel.. Tanya tempat yang direkomendasikan oleh petugas hotel dengan waktu yang singkat dari sore hingga malam dan akan mempergunakan angkutan umum.. mendapat beberapa masukkan.. diriku telah beberapa kali ke Singapura.. beberapa tempat telah kukunjungi.. cari yang belum ah dengan cara berbeda.. tetapkan pertama kali menuju kawasan kota China atau Chinatown pake bis umum.. atau lebih dikenal dengan Mass Rapid Transport atau disingkat MRT .. setelah itu lalu jalan kaki entah kemana.. yang penting bawa peta dan alamat hotel.. kalau nyasar ya pake taksi saja sambil serahin alamat hotel.. pasti sampai ke hotel lagi.. tidak lupa bawa surat identitas.. ini Negara orang.. daripada-daripada mendingan-mendingan…

Tujuan telah ditetapkan… menuju halte bis di depan hotel.. naik bis dengan nomor yang telah diberitahu oleh petugas hotel.. bisnya datang.. calon penumpang tertib antri masuk bis.. bayar sesuai tariff.. bis agak kosong.. tertib juga penumpang bis di Singapura.. tempat duduk buat orang tua, yag hamil, dan anak-anak serta yang mempunyai keterbatasan fisik diisi oleh yang sesuai dengan peruntukkannya.. bis berhenti di halte yang sudah ditetapkan.. tidak saling serobot.. diluar lalu lintas terlihat tertib.. di setiap perempatan pengguna sarana lalu lintas menunggu giliran…. namun terlihat pengguna sepeda kayuh banyak yang mepergunakan trotoar untuk pejalan kaki..

Turun di daerah China Town.. berjalan kaki ke dalam wilayah China town.. toko-toko penjual souvenir Singapura mulai dari pernik-pernik, tas dan pakaian banyak di sepanjang jalan menuju pusat kawasan China Town.. yang menjadi ciri khas juga adalah bangunan yang terkesan tua dengan nuansa bangunan dari negeri Tiongkok

Tiba di pusat kawasan China Town dengan ciri khas kuil Budha besar dan supermarket serta toko-toko souvenir mengelilingi lapangan cukup luas.. terlihat tempat parkiran luas dengan banyak bis pariwisata yang parkir membuktikan bahwa China Town ini adalah salah satu tempat tujuan wisata di Singapura..

Di pinggir lapangan ada kumpulan orang-orang yang sedang asyik bermain seperti permainan catur.. umumnya yang lagi main adalah orang tua..

Lihat sekeliling.. diputuskan untuk masuk kuil Budha pengin melihat kedalam.. Kelenteng sekaligus museum yang diberi nama Budha Tooth Relic Temple And Museum.. masuk kedalam gedung Kelenteng.. di pintu masuk terbaca peringatan bahwa gedung ini diawasi oleh kamera keamanan.. pengumuman yang banyak terlihat di berbagai gedung dan tempat di Singapura..

Hari masih sore.. jalan-jalannya dilanjutkan.. kemana ya.. lihat peta wisata.. ada people market tertulis… pasar rakyat.. tertarik juga.. jaraknya dekat.. jalan kaki saja.. menyeberang menyusuri jalanan… sepanjang jalan toko dan supermarket.. belok mengikuti petunjuk arah menuju people market..

Memasuki kawasan People Market sudah ada beberapa pedagang yang berjualan di lapangan.. ada juga seorang bapak tua yang sedang asyik memberikan jasa perbaikan sepatu… masuk lagi ke pasar.. di sisi luar ternyata dipenuhui oleh pedagang buah-buahan dan makanan.. sebelah dalam baru pedagang macam-macam.. mirip pasar modern di daerah tempat tinggal diriku.. kondisi kebersihan.. ya lumayanlah.. standar dengan pasar modern di Indonesia.. banyak juga yang buang sampah sembarangan…

Berkeliling pasar rakyat.. kembali ke jalan utama.. lanjutkan perjalanan menyusuri toko-toko yang menjual berbagai kebutuhan dan perlengkapan rumah tangga.. pedagang kakilima juga ada yang berjualan di trotoar.. yang membedakan adalah kondisi trotoar buat pejalan kaki lumayan bersih..

Di peta ternyata ada petunjuk masjid dekat dengan lokasi diriku saat ini.. pengin mampir dan istirahat di salah satu masjid di Singapura.. bertanya kepada petugas keamanan suatu perkantoran.. ditunjukkan arahnya.. ternyata masjid Omar Kampong Malaka demikian nama masjid tersebut berada disamping suatu kementrian.. saat masuk terasa teduh dengan pepohonan yang menaungi.. bangunan mirip rumah biasa namun menara ciri khas masjid yang membedakan bahwa bangunan ini adalah tempat ibadah orang muslim…

Di halaman mesjid terlihat deretan kursi dan bangku.. disebelah samping bangunan ada dapur umum.. ngobrol dengan pengurus.. didapat informasi bahwa di masjid Omar Kampong Malaka ini selama bulan Ramadhan diadakan buka bersama untuk masyarakat muslim di Singapura…. Dana berbuka puasa kebanyakan berasal dari sumbangan kaum muslim di sana.. di papan pengumuman terbaca penyumbang dan tanggal sumbangan untuk berbuka puasa.. seluruh tanggal selama bulan Ramadhan telah terisi.. mumpung nemu masjid… shalat Ashar dulu ah.. pengin sih nunggu waktu berbuka untuk menikmati suasana berbuka puasa bersama di Singapura ini.. tapi waktu berbuka masih lama… diputuskan untuk lanjut perjalanan.. tujuan selanjutnya adalah Bugis Street yang katanya pusat belanja murah di Singapura.. ditunjukkan arah dan cara mencapai kesana.. disarankan untuk pake angkutan umum.. tapi diriku putuskan untuk jalan kaki saja.. jalan-jalan nikmatin sorenya Singapura sekalian olah raga..

Setelah istirahat di Mesjid Omar Kampong Malaka.. jalan-jalan dilanjutkan ke Bugis Street.. mengikuti arah sesuai peta.. jalan kaki di sepanjang Hill Street.. sekarang jalan raya maupun trotoar sudah banyak penggunanya.. baik yang baru pulang kantor maupun yang berwisata seperti diriku…

Jalan santai saja.. menyusuri jalanan di Singapura.. terlihat di setiap perempatan pengendara pasti tertib berhenti dan jalan sesuai tanda..tidak ada yang ngacir duluan sebelum lampu hijau nyala.. yang kurasakan bahwa setiap pengendara kendaraan pasti memberi jalan bagi pejalan kaki yang menyeberang.. Cuma sepeda motor banyak juga yang lewatin garis tanda batas berhenti serta sepeda yang mempergunakan trotoar… ternyata untuk bersepeda.. di tempat tinggal diriku lebih maju.. telah banyak jalan yang diberi tanda untuk jalur sepeda.. enggak usah ngomongin tapinya.. cerita ini lebih ditekankan pada jalan-jalan di Singapura dan kondisi budaya berlalu-lintasnya

Tidak lama jalan-jalan diriku melintasi sungai besar.. yang bernama Singapore River membelah Singapura di kejauhan terlihat bangunan megah yang menjadi salah satu kebanggaan Singapura yaitu Marina Bay Sands dengan ciri khas tiga gedung pencakar langit disatukan dengan bangunan berbentuk perahu.. kelihatan tidak jauh.. terbersit untuk mengambil jalan ke arah Marina Bay tempat setahu diriku dimana gedung itu berada dan ada patung Singanya… tapi karena sudah beberapa kali kesana.. mending tetap ke tujuan semula yaitu Bugis Street..

Perjalanan dilanjutkan.. tidak berapa lama ada suatu taman di bawah bukit kecil.. ada tulisan Fort Canning Park.. berbelok sebentar.. duduk di taman untuk istirahat dulu.. taman yang asri dan terawat.. ada papan pengumuman berisi informasi mengenai Fort Canning Park ini yang ternyata dulu adalah tempat penguasa Inggris bermarkas.. juga cerita pembangunannya… juga disebutkan juga bahwa sekarang Fort Canning Park ini dijadikan tempat rekreasi, museum dan tempat pertunjukkan seni

Istirahat sebentar.. lanjutkan jalan kakinya.. situasi mulai gelap.. jalan terus.. jalanan tambah ramai.. jalanan besar dan mulus.. perkantoran, pertokoan dan hotel di sepanjang pinggir jalan Victoria Street nama jalan dimana diriku sekarang berada

Lewatin suatu pusat pertokoan sepertinya tempat kumpul anak muda Singapura karena banyak muda-mudi yang nongkrong di halamannya.. lanjut saja jalan kakinya… pukul tujuh malam waktu Singapura tibalah di tempat yang banyak kerumunan orang dan banyak bis berhenti menurunkan penumpang… ternyata diriku sudah sampai di pusat belanja Bugis Street..

Pusat belanja Bugis Street ini sangat ramai.. ikutin orang-orang yang masuk.. di dalam ternyata terdiri dari banyak toko yang menjual berbagai macam barang.. ada yang jual minuman jus buah yang rata-rata seharga satu dollar Singapura untuk satu gelas plastic agak besar.. karena yakin bahwa waktu berbuka puasa telah tiba.. diriku membeli jus buah untuk berbuka puasa dan melepas dahaga.. lanjut ke dalam.. barang yang dijual umumnya adalah pakaian dan souvenir.. banyak sekali pengunjung yang datang ke Bugis Street ini.. menyusuri gang utama sekedar lihat-lihat dulu dan untuk memutuskan barang apa yang akan dibeli untuk oleh-oleh keluarga..

Keluar dari pusat pembelanjaan Bugis Street di ujung gang utama.. terdapat banyak pedagang kaki lima.. ada juga jasa becak dengan sepeda disamping buat penumpang berjajar rapi.. lihat-lihat kondisi yang ada.. ah balik lagi ke dalam.. sebelum kedalam mampir dulu ke sebuah toko di sebelah pintu masuk.. ternyata banyak barang dari Indonesia yang dijual di toko tersebut mulai dari Mie Instant..rokok dan berbagai macam barang dari Indonesia lainnya.. tidak ada yang dibeli disini.. besok mau pulang.. masa beli mie instant dari Indonesia untuk oleh-oleh dari Singapura..

Masuk lagi.. lihat-lihat barang dagangan.. tidak ada yang jual perlengkapan touring… lihatin barang yang dijual.. eh ada tangga.. yuk naik dulu.. ternyata di lantai dua kebanyakan barang yang dijual adalah pakaian dan pernak-pernik untuk kaum muda.. pertokoan di lantai dua lebih sepi dibandingkan di bawah… turun lagi…

Akhirnya diputuskan untuk membeli pakaian yang bercirikan Singapura.. pilih-pilih didapat pakaian yang cocok.. coba nawar harganya.. wah harga pas.. nggak bisa ditawar.. kata yang jual sih kalau beli banyak baru dapat diskon.. ya udah beli aja sesuai harga.. jangan sampai bawa oleh-oleh buat keluarga batal karena perbedaan harga yang sedikit..

Oleh-oleh sudah ditangan.. waktu sudah malam.. diputuskan untuk balik hotel.. ikutin lagi peta dan pastikan nama jalan sesuai dengan dipeta untuk arah pulang ke hotel… susuri trotoar lagi.. mampir di suatu minimart untuk membeli makanan sekedar ngemil di kamar nanti malam.. makin malam ternyata makin banyak yang lalu-lalang.. lewatin pusat kesenian Singapura dimana banyak pemuda-pemudi yang nongkrong.. lewatin Istana Sri Temasek tempat tinggal resmi Presiden Singapura

Menjelang pukul Sembilan malam waktu Singapura.. akhirnya diriku tiba kembali di hotel.. masuk kamar.. mandi.. makan.. beresin barang buat pulang biar besok tidak buru-buru.. tidur…

Terbangun oleh ketukan pintu yang ternyata adalah petugas hotel yang mengantar makanan buat sahur.. sahur dulu… ambil wudhu.. shalat subuh.. pastiin semua barang tidak ada yang tertinggal.. leha-leha sebentar.. mandi.. keluar kamar.. menuju front office hotel.. beresin administrasi selama nginap.. ke lobby bergabung dengan rekan kantor yang sudah ngumpul buat berangkat ke Bandar Udara Changi Singapura buat balik ke Indonesia

Masuk terminal keberangkatan.. bangunan luas dan megah.. beranjak ke tempat check in pesawat yang akan membawa kami balik ke Indonesia.. lanjut antri di Imigrasi.. buku hijau yang ada tulisan passport Indonesia diserahkan untuk dapat cap yang ada tulisan Singapura.. menuju tempat tunggu yang tertulis di boarding pass

Tidak lama nunggu.. diberitahukan bahwa kami boleh naik pesawat.. yuk pulang…

Nikmatin lagi penerbangan yang menyenangkan dengan pelayanan yang memuaskan kelas dunia.. penerbangan dari Singapura ke Bandara Soekarno-Hatta tidak terasa..

Menjejakkan kaki di tanah Indonesia tanggal 26 Juli 2014 pukul sebelas siang.. langsung diarahkan ke tempat tunggu bagasi.. tidak lama kemudian koper datang.. keluar Bandara Soekarno-Hatta numpang kendaraan teman yang dijemput.. numpang menuju kantor dimana Python setia menunggu beberapa hari ini..

Ikat koper di belakang.. nyalain mesin Python.. suara khas terdengar.. brem..brem… asyiknya bisa mengendarai Python.. perjalanan pulang ke rumah.. berasa bersyukur bisa jalan lagi di jalanan Indonesia dengan segala ciri khasnya.. perhatiin kendaraan lain..hati-hati sama yang nyelonong tiba-tiba nyeberang dan potong jalur.. siap-siap untuk menghindar angkutan umum yang bisa saja berhenti mendadak.. ah.. seandainya pengguna lalu-lintas disini lebih tertib.. maka berkendara di Indonesia akan lebih jauh nikmat..walaupun demikian tetap saja diriku sangat bangga dengan Indonesia apalagi Indonesia punya begitu banyak tujuan wisata buat touring Me and Python.. jadi pengin menjelajah lagi nih sama Python.. brem..bremm..


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: