Bro Santi Unik : Siduru Sisi Situ

18 06 2014

000

Udara segar terasa menerpa wajah.. sayup sayup terdengar obrolan di sela-sela kicauan burung.. sinar pagi yang lembut terasa saat membuka mata.. hijaunya daun adalah pemandangan pertama yang terlihat.. terbangun dari lelapnya tidur di pinggir Situ Cisanti

Duduk di luar tenda yang sebelumnya tempat diriku tidur.. masih berselimut sleeping bag.. memandang sekeliling.. menikmati sajian alam Situ Cisanti.. beberapa sahabat Nusantaride terlihat dengan kesibukan masing-masing.. ada yang menikmati kopi pagi yang disediakan panitia.. bercengkrama sesama sahabat.. membereskan tenda.. terlihat pula banyak yang mengambil gambar berphoto di lokasi Situ Cisanti.. beberapa sahabat menyapa diriku.. selamat pagi sahabat.. selamat pagi Situ Cisanti.. selamat pagi Indonesia..

Selanjutnya adalah membereskan tempat tidur.. matras dan sleeping bag digulung.. sedangkan jaket dan kaos kaki tetap dipakai.. masih dingin udara terasa di Situ Cisanti pada pukul tujuh pagi ini.. ah mendingan langsung pake sepatu… masukkin sleeping bag ke box dan ikat kembali matras di belakang Python..

002A

Saatnya ngopi dan bercengkrama dengan para sahabat Nusantaride yang jarang ketemu secara langsung…

002B

Pertemuan langsung yang sangat jarang di antara para sahabat, serta berkenalan dengan sahabat baru membuat kami larut dalam cengkrama yang sangat akrab.. maklum penghobi berkendara sepeda motor yang bergabung dalam forum Nusantaride berasal dari berbagai wilayah dan pulau.. ketemuannya juga kalau ada acara yang disepakati bersama.. tidak ada pertemuan rutin semacam kopdar seperti halnya kelompok penggemar bersepeda motor lainnya..

Ngobrol dengan sahabat sambil menyeruput kopi tahlil demikian sahabat Nusantaride Bandung menyebut kopi seduh berasa jahe yang disediakan oleh panitia penyelenggara.. kopi enak hangat cocok dengan udara dingin Pangalengan Bandung Selatan

Senda gurau.. celoteh.. kangen.. akrab.. semua berbaur.. mendapat cerita bahwa kemarin susunan acara berjalan sukses dan lancar sesuai dengan susunan acara yang telah tersusun.. kemarin telah dilaksanakan beberapa kegiatan yang bermanfaat bagi para penggiat hobi bersepeda motor dalam sesi Ride and Share.. ada Akang Yukie bercerita mengenai menjelajah negeri Indonesia hingga ke Malaysia.. selanjutnya Kang Ibra mengisi mengenai kepedulian terhadap aturan lalu lintas dan menyampaikan pula semua pengguna lalulintas wajib untuk mengutamakan keselamatan berkendara.. setelah itu disusul oleh Kang Dendy Julius mengenai trip dan trik mengambil foto .. acara ride and sharing ditutup oleh Om Hendra Yosk Tanjung yang katanya bercerita mengenai sejarah Situ Cisanti

Mendapat informasi pula bahwa acara kumpul bareng Nusantaride Siduru Sisi Situ yang digagas oleh para sahabat Nusantaride Bandung dihadiri 95 sahabat Nusantaride dan sepeda motor yang tiba di lokasi berjumlah 91 sepeda motor dari berbagai wilayah dari Pulau Jawa dan Sumatera.. semuanya sengaja datang untuk mendukung kegiatan tersebut untuk mempromosikan salah satu tujuan wisata di Indonesia serta berupaya melakukan hal positif berupa sumbangan nyata untuk kebersihan lingkungan wisata tersebut berupa aksi pungut sampah dan penyediaan tong sampah serta kegiatan positif lainnya yaitu tebar bibit ikan di situ Cisanti.. alasan lainnya adalah jalur ke lokasi yang sedikit menantang serta gambaran keakraban bertemu para sahabat..

Sayang diriku tidak bisa datang sebelumnya.. dan tidak sempat mengikuti kegiatan yang sangat bermanfaat.. namun dari cengkrama singkat kudapatkan beberapa point penting dari kegiatan hari sebelumnya.. ah tidak apa-apa.. nanti saja browsing cerita Kang Yukie mengenai perjalanannya.. keselamatan berkendara pasti menjadi hal utama bagi diriku dalam melakukan perjalanan.. nah kalau photo.. diriku masih belum beranjak untuk meningkatkan kualitas pengambilan photo.. masih mengandalkan auto capture oleh kamera saku dan auto edit oleh computer.. cerita mengenai Cisanti.. diriku akan browsing dari internet..

Walaupun tidak bisa menghadiri kegiatan Siduru Sisi Situ sejak hari pertama.. namun semua itu terbayar dengan pertemuan para sahabat dan yang penting lagi adalah menikmati dan menjaga keindahan alam Indonesia.. satu semangat sama yang diusung oleh Nusantaride yaitu mempromosikan keindahan alam dan wisata Indonesia melalui kegiatan bersepeda motor..

Selesai bercengkrama.. diriku menikmati lagi pemandangan indah depan mata.. berdiri di pinggir situ atau danau Cisanti.. wooww.. sungguh indah pemandangan.. terimakasih ya Allah SWT Sang Pencipta alam semesta yang telah memberikan kesempatan kepada diriku untuk sekali lagi merengguk anugerah Mu atas keindahan alam Situ Cisanti ini..

Cuaca cerah saat kupandangi Situ Cisanti.. air tenang dan jernih.. latar belakang gunung.. sungguh indah dan damai memandangi Situ Cisanti.. sesuai dengan arti Santi yaitu damai.. demikian arti Santi dalam bahasa Sansekerta yang berarti damai sewaktu diriku browsing internet untuk mengetahui lebih jauh Situ Cisanti ini..

Perjalanan panjang dan melelahkan seakan sirna dengan hanya memandang Situ Cisanti.. terlena dengan indahnya salah satu ciptaan Sang Pencipta.. sekali lagi diriku bersyukur telah diberikan kesempatan untuk dapat datang ke lokasi indah Situ Cisanti ini.. Thanks God I’ve been here.. nginglish dikit

Tidak lengkap kiranya tulisan ini bila tidak juga menyertakan informasi perihal Situ Cisanti… berikut adalah beberapa cuplikan hasil browsing internet mengenai Situ Cisanti


Panorama Situ Cisanti Manjakan Mata

sumber : klik-galamedia.com

SITU Cisanti memiliki luas sekitar 5 hektar di lahan seluas 7 hektar merupakan kawasan Perhutani yang terletak kaki gunung Wayang, dengan ketinggian 1.500-3.000 dpl, tepatnya di Kampung Pajetan, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Akses menuju situ ini bisa dari Majalaya, Pangalengan atau dari Ciparay. Kedalaman situ ini belum diketahui, dan merupakan hulu Sungai Citarum.

Keelokan panorama situ Cisanti yang masih dikelilingi oleh hutan dan gunung tersebut belum banyak terjamah wisatawan. Situ Cisanti hanya dikunjungi orang untuk memancing dan menjala ikan. Selain di saat-saat tertentu ada juga orang yang datang ke ke sana untuk melakukan wisata ziarah, serta bisa ditempuh oleh kendaraan sekitar 2-3 jam.

Di kawasan situ Cisanti terdapat tujuh mata air, yaitu Pangsiraman, Cikoleberes, Cikawedukan, Cikahuripan, Cisadane, Cihaniwung dan Cisanti. Tujuh mata air ini mengalir ke situ Cisanti sebelum mengalir ke sungai Citarum dan berakhir di laut utara Jawa, yaitu di Muara Gembong Bekasi.
….


Asal Mula Situ Cisanti

sumber : elangkesepian.wordpress.com

….

Situ yang terletak di kampung Pejaten, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung ini menjadi titik sentral kehidupan jutaan warga Jabar. Apa pasal? Dari tempat ini, Sungai Citarum mengalir sepanjang 300 kilometer (km) hingga berakhir di Pantai Muara Bendera, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.

Situ ini dibangun pada 2001. PT Perhutani selaku penguasa lahan yang melihat potensi debit air membuat pintu air untuk membendung kawasan ini. Sebelumnya, situ ini hanya berupa rawa-rawa yang banyak ditumbuhi rumput liar di tengah hutan

….


Asal Mula Nama Situ Cisanti
sumber : gunteaa.blog.com

…….
“Dinamian Cisanti, lantaran saluyu sareng salah sahiji cinyusu nu
paling ageung di dieu (Diberi nama Cisanti karena sesuai dengan salah
satu mata air terbesar di sini),” ujar Aceng Sukma, lelaki
kelahiran 1927 yang menjadi salah satu juru kunci makam leluhur di
mata air Citarum.

… Namun.. sekali lagi namun… hasil dari browsing internet juga mendapatkan informasi yang tidak baik perihal Sungai Citarum yang airnya bermula dari Situ Cisanti ini.. sewaktu googling Situ Cisanti ada beberapa web yang mengkaitkan Situ Cisanti dengan Sungai Citarum.. dan mencantumkan bahwa Sungai Citarum hingga hari ini menjadi salah satu sungai paling beracun dan paling berbahaya di dunia bagi kesehatan manusia karena begitu banyak limbah dan sampah yang mengkotori Sungai Citarum..

Berikut diriku cantumkan artikel dari Wikipedia yang menyebutkan bahwa pada tahun 2008 Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank) memberikan bantuan pinjaman sebesar USD 500 juta untuk program pembersihan Sungai Citarum yang disebut sebagai sungai terkotor di dunia.. hadeuuhh..


The World’s Dirtiest River
sumber : wikipedia.org

The river is heavily polluted by human activity; about five million people live in its basin. Textile factories in Bandung and Cimahi were major toxic waste contributors.More than 2,000 industries contaminate 5,020 sq miles of the river with lead, mercury, arsenic and other toxins.
On December 5, 2008, the Asian Development Bank approved a $500 million loan for cleaning up the river, calling it the world’s dirtiest

kakek..nenek..om..tante..abang..adek..sodara..sahabat.. yuk kita bersihin lingkungan kita dengan yang kita bisa lakukan .. gampang kok.. kita mulai dari yang sederhana saja.. yaitu buanglah sampah pada tempatnya.. syukur-syukur kita bisa berperan lebih banyak misalnya terlibat dalam kegiatan yang peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan..

yuk kita mulai dari kita sendiri.. karena sepertinya pemerintah kok sulit ya.. bantuan sudah ada.. program sudah tersusun.. tapi kok saling menunggu dan menyalahkan.. seperti artikel berikut..


Konsep Pembenahan Sungai Citarum Sejak Tahun 2009
sumber : republika.com

….

Kebijakan industrialisasi pada 1980-an membuat sungai ini menjadi tempat pembuangan limbah yang jumlahnya tidak terkendali. Bertambah mudahnya sarana transportasi darat juga membuat peran Citarum semakin tersisihkan.

Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jabar pernah berjanji akan membenahi pencemaran sungai. Konsep pembenahan Sungai Citarum juga sudah dirumuskan sejak 2009.

Namun, hingga saat ini konsep untuk membuat Citarum bersih pada 2018 belum berjalan sama sekali. Padahal, semua program sudah ada dan dilakukan penelitiaan.

“Ya, kendalanya kaitannya dengan kewenangan. Dari mulai pemerintah pusat sampai daerah. Bahkan, Keppres mengatakan Sungai Citarum sebagai sungai strategis nasional,” ujar Kepala BPLHD Jabar, Setiawan Wangsaatmadja.

Setiawan mengatakan, seharusnya Citarum menjadi kewenangan pemerintah pusat terkait program revitalisasi sampai pendanaan. Tetapi, di sisi lain, Citarum ini berada di Jabar dan melintasi sembilan kabupaten/kota.

Menurut Setiawan, kendala lain yang menyebabkan konsep tidak berjalan karena permasalahan yang kompleks, mulai industri, sampah domestik, pertanian, dan peternakan.

….

Baca artikel tersebut diatas jadi miris.. saling tunjuk dan menunggu di antara aparat pemerintah baik pemerintahan daerah maupun pusat.. terus beralasan bahwa masalahnya kompleks.. wadduhh.. Bapak dan Ibu pejabat pemerintahan dan lembaga tinggi negara lainnya.. Bapak dan Ibu itu diberikan gaji dan fasilitas negara yang sebagian dananya itu dari pajak rakyat.. mohon donk ingat bahwa Bapak dan Ibu memang digaji untuk mikirin yang kompleks.. kalau mau sederhana.. lepasin itu jabatan.. lalu ikutin saran diriku yaitu lakuin yang sederhana buat ngedukung kebersihan dan kelestarian alam..yaitu munggutin sampah dan buang sampah pada tempatnya.. mau..?? atau saran sederhana tersebut masih disebut kompleks juga..??

Yuk mari kita jaga kelestarian lingkungan dan kebersihan… kalau boleh mengutip slogan dari kepolisian namun sedikit disesuaikan dengan tema kebersihan diharapkan slogan ini dapat juga dipergunakan dan diterapkan dalam menjaga kelestarian alam dan kebersihan lingkungan kita

“ Jadilah pelopor kelestarian alam dan budayakan kebersihan lingkungan sebagai kebutuhan”

…. yuk kita lanjut ceritanya…

Terdengar panitia mengumumkan agar seluruh sahabat yang datang ke tempat acara kegiatan Siduru Sisi Situ Nusantaride Bandung Gathering berkumpul untuk pengambilan gambar bersama dengan latar belakang spanduk kegiatan..

Seluruh peserta menghampiri tempat berphoto.. namun karena kita bukan militer yang harus selalu patuh terhadap pimpinan.. hahaha.. kita hanya patuh pada peraturan lalu lintas dan petunjuk keselamatan berkendara.. dan sering kali mengikuti kata hati untuk menentukan jalur.. para sahabat yang telah berkumpul tidak serta merta langsung mengambil posisi untuk sesi photo bareng… ngumpulnya sih cepat.. dan cepat pula untuk bercengkrama karena banyak yang baru ketemu dan kenalan.. panitia mencoba untuk mengatur pengambilan gambar.. yuk berphoto bersama terlebih dahulu setelah itu cengkramanya dilanjutkan kembali..

008b

009

Setelah berphoto bersama dan bercengkrama… banyak para sahabat yang kembali ketempat masing-masing untuk mempersiapkan bawaan dan kendaraan tunggangan masing-masing.. sebagian akan meneruskan perjalanan , sebagian akan kembali ke kota masing-masing dan ada beberapa yang merencanakan untuk tinggal lebih lama di Situ Cisanti ini.. diriku memilih untuk kembali pulang.. cuti yang telah habis.. kondisi Python yang memerlukan perawatan.. dan yang paling utama adalah kangen dengan keluarga.. merupakan alasan utama diriku untuk kembali ke Tangerang..

Menjelang pukul sepuluh siang… sebagian besar peserta bersiap-siap meninggalkan lokasi.. jabat tangan erat sambil mengucapkan janji untuk kembali bertemu di ajang kumpul Nusantaride lainnya.. cie..cie.. janji untuk kembali bertemu.. romantis banget ya…

Saatnya untuk meninggalkan lokasi.. Saat siang baru terlihat kondisi jalur menuju dan meninggalkan lokasi kegiatan Nusantaride ini.. kami beriringan menyusuri jalan setapak di tepian Situ Cisanti… antri menunggu giliran satu persatu melintasi jembatan darurat dari bambu..

009b

Python harus menyeberang jembatan darurat yang terbuat dari bambu.. saling bantu untuk melintasi jembatan tanpa dikomando.. satu persatu tunggangan melewati jembatan bambu yang kecil..

Selepas melintasi jembatan darurat.. jalur di depan mata adalah jalur yang baru dibuat khusus untuk peserta kegiatan Siduru Sisi Situ Nusantaride Bandung Gathering ini.. jalur yang menurut panitia telah mendapatkan ijin dari pihak pengelola.. jalur tanah basah..licin.. melewati kebun.. ada yang hati-hati melintasi.. ada yang senang mendapatkan jalur seperti itu.. ada yang lancar melintasi.. ada yang harus rebahan dulu… semua merasa senang mendapatkan bonus jalur istimewa ini.. ajrut-ajrutan dan rebahan adalah salah satu moment menarik bagi para sahabat Nusantaride saat menjelajah dengan sepeda motor..

Setelah melintasi jalur bonus.. semua sahabat yang hendak meneruskan perjalanan ke tujuan masing-masing berkumpul bersama tunggangannya di area parkir kendaraan kawasan wisata Situ Cisanti.. kami merencanakan untuk jalan bareng meninggalkan lokasi acara Siduru Sisi Situ Nusantaride Bandung Gathering.. yuk kita bersiap-siap meninggalkan lokasi Situ Cisanti..

Saat menyusun cerita ini dan mengumpulkan photo-photo dan cerita baik dari social media Group Nusantaride maupun kiriman photo dari sahabat mengenai kegiatan Siduru Sisi Situ Nusantaride Bandung Gathering.. mendapat informasi bahwa kegiatan Siduru Sisi Situ dilanjutkan setelah kami pulang.. kegiatan yang memang telah direncanakan untuk turut melestarikan lingkungan dan kebersihan Situ Cisanti yaitu berupa kegiatan punggut sampah, penebaran benih ikan di Situ Cisanti dan penyerahan tong sampah kepada perwakilan pengurus Situ Cisanti..

Terimakasih NR Bandung yang telah menggagas serta melaksanakan kegiatan ajang temu para sahabat Nusantaride.. terimakasih pula para sahabat Nusantaride yang telah memberikan kontribusi nyata untuk mempromosikan keindahan dan wisata Indonesia serta peduli dan aktif terhadap kelestarian kebersihan lingkungan.. Nusantaride Bandung aya-aya wae tentu dalam artian positif.. Bravo Nusantaride..

logo nusantaride


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: