Palembang Touring.. Mantap…

22 05 2014

Sumatera.. daerah tujuan touring selanjutnya setelah menjelajahi pulau Jawa-Madura-Bali-Lombok.. keinginan untuk menjelajah aspal Sumatera semakin lama semakin kuat..

Tibalah saat yang ditunggu.. awal bulan Maret 2013 saat sowan ke tempat kopdar sahabat Honda Mega Pro Club Indonesia (HMPCI) Chapter Tangerang ternyata sahabat Honda Mega Pro Club Indonesia (HMPCI) Chapter Tangerang menyampaikan bahwa akan diadakan Touring Gabungan Nasional (Tourgabnas) ke Palembang tanggal 29- 30 Maret 2013.. diriku diajak untuk menghadiri.. mencoba mengingat adakah kegiatan kantor atau keluarga pada tanggal tersebut.. seingat diriku belum ada kegiatan khusus pada tanggal itu.. diriku sampaikan keinginan untuk bergabung touring bersama ke Palembang.. asyikk.. Sumatera akhirnya Me and Python bisa juga menginjak tanah Sumetera..

Rencana perjalanan ke Palembang kusampaikan juga ke beberapa rekan kantor dan sahabat yang mempunyai hobi menjelajah bersepeda motor… ternyata gayung bersambut.. beberapa rekan kerja dan sahabat sehobi lainnya menyampaikan keinginan untuk berangkat ke Palembang.. setelah diskusi dengan rekan kerja dan sahabat Honda Mega Pro Club Indonesia Chapter Tangerang sehubungan dengan perbedaan waktu keberangkatan dan jadwal ngantor maka diputuskan kami dari kantor akan berangkat berbeda waktu namun akan ijin gabung dengan rombongan Honda Mega Pro Club Indonesia selepas Lampung menuju Palembang..

Prosedur standar apabila hendak melakukan perjalanan jauh adalah perencanaan.. bikin rute perjalanan.. penentuan waktu dan point riding serta istirahat.. memasukkan rencana kunjungan ke beberapa tempat di Lampung dan Palembang.. akhirnya jadi juga rencana perjalanan.. jumlah sepeda motor yang hendak berangkat adalah 7 motor tentu dengan pengendaranya… direncanakan berangkat dari Tangerang tanggal 28 Maret 2013 malam hari.. istirahat di Bandar Lampung.. gabung dengan Honda Mega Pro Club di daerah Tulang Bawang masuk barengan Palembang tanggal 29 Maret 2013 malam.. di Palembang tanggal 30 Maret 2013.. setelah itu berpisah kembali karena kami harus pulang kembali untuk ngantor…

Seiring waktu.. beberapa sahabat yang berencana hendak jalan bareng mengundurkan diri dengan berbagai alasan… tinggal 3 orang termasuk diriku yang tetap memastikan berangkat…

28 Maret 2013.. tanggal yang ditunggu-tunggu akhirnya menyapa.. persiapan pribadi telah dilakukan..siapin kendaraan..siapin bawaan..ijin keluarga.. seluruhnya telah siap..

Berangkat dari rumah pukul 19.00 wib lewat… ketempat janjian ketemuan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pukul 20.00 wib sebagai tempat awal perjalanan… perjalanan akan dimulai pukul 21.00 wib

Ternyata ketemuan dengan sahabat yang hendak berangkat bareng di perjalanan menuju Puspem.. berdua tiba di tempat janjian menunggu satu rekan lagi.. akhirnya yang ditunggu datang juga… tapi kok tidak bawa perlengkapan buat jalan jauh… ternyata teman datang untuk menyampaikan langsung bahwa tidak bisa berangkat ke Palembang.. ya sudah jadi kita berdua saja yang jalan…

Pukul Sembilan malam lewat setelah ngobrol dan ngopi akhirnya kami berdua berangkat… keluar kota Tangerang menuju pelabuhan Merak…

Perjalanan menuju Merak dilakukan dengan santai.. menikmati perjalanan malam dan dikarenakan juga perlu kehati-hatian karena jalanan gelap dan berlobang sewaktu keluar kota Tangerang dan memasuki kota Serang..ditambah bis malam dan truk barang yang berseliweran.. malam itu jalanan lancar…

Pukul setengah dua belas malam kami berhenti di suatu minimart di Ciruas Serang untuk break setelah riding lebih dari 2 jam… segarkan phisik.. periksa bawaan dan kondisi kendaraan.. semua lancar.. lanjut..

Jalanan lancar namun gelap… pukul setengah satu malam akhirnya kami tiba di daerah pelabuhan Merak.. jalanan mulai ramai dengan antrian berbagai kendaraan dari sepeda motor, mobil dan kendaraan besar.. terutama truk barang..

Masuk ke pelabuhan.. bayar tiket penyeberangan.. meliuk di antara kendaraan yang antri.. akhirnya kami berhenti di jembatan kendaraan buat naik ke kapal.. kapalnya belum datang.. nunggu naik kapal sambil istirahat…

Menjelang pukul setengah dua pagi tanggal 29 Maret 2013 akhirnya Me and Python bergerak menaiki jembatan ke kapal penyeberangan.. penuh juga diatas kapal.. lama juga menunggu kapal berangkat..

Akhirnya pukul menjelang pukul tiga pagi kapal bergerak meninggalkan pelabuhan Merak menuju pelabuhan Bakahuni Lampung menjelang pukul setengah dua pagi.. terlihat beberapa penumpang yang bawa kendaraan banyak yang istirahat.. yang bawa mobil pada istirahat di mobil.. sedangkan yang bawa sepeda motor cari tempat geletakan baik diatas motor maupun di sela-sela kendaraan..

Diriku keluarkan sleeping bag yang dibawa.. dijadikan alas untuk sekedar tiduran diantara kendaraan.. lumayanlah.. satu atau dua jam tiduran.. perjalanan masih jauh…

istirahat di kapal

Ketiduran sekitar satu jam.. bangun beresin sleeping bag… masukkan kembali ke boks.. ternyata masih ditengah laut.. namun kerlap-kerlip lampu di daratan sudah terlihat.. Sumatera di depan kami.. sudah tidak sabar untuk menjejakan roda Python di tanah Sumatera…

Lewat pukul empat pagi kapal semakin mendekati pulau Sumatera.. namun kok berhenti… terdengar dari beberapa penumpang bahwa saat ini kapal belum bisa mendarat karena ombak yang terlalu tinggi dan banyak kapal yang tertahan di pelabuhan Bakauhuni jadi harus nunggu giliran.. ya sudah beresin dan periksa kendaraan serta nikmatin pemandangan subuh di laut memandangi kerlap-kerlip lampu di depan mata…

Pukul 5 pagi akhirnya kapal mendekati pelabuhan Bakauhuni Lampung… daratan semakin terlihat mendekat.. yuk siap-siap mendarat..

Akhirnya setengah enam pagi kami bisa keluar dari kapal penyeberangan dan menginjakkan ban Python di tanah Sumatera..

Badan belum berasa capek apalagi udara segar menyambut kami.. berphoto sejenak di dalam pelabuhan Bakauhuni.. selanjutnya mengikuti petunjuk arah keluar pelabuhan…

Keluar pelabuhan.. terlihat ciri khas bangunan yang terlihat sewaktu di kapal penyeberang mau berlabuh … selanjutnya adalah menuju kediaman rekan perjalanan di Bandar Lampung.. mampir dulu kerumahnya sekalian istirahat… rekan kerja jadi pemandu…

Pukul setengah delapan kami tiba di rumah rekan perjalanan di daerah Kalianda Bandar Lampung… disuguhi sarapan dan kopi.. eh ditawarin apakah mau dipijat dulu… tentu saja mau… pijat dulu ah… biar segar.. tidak terasa tertidur…

Tertidur lebih dari satu jam… terbangunkan karena mendengar suara mesin motor dihidupkan.. ternyata rekan perjalanan sedang bersiap-siap… diriku pun bangun dan mempersiapkan untuk melanjutkan perjalanan… mandi..??.. ah entar aja di perjalanan… diputuskan kami akan melewati jalur tengah ke Palembang..

Waktu menunjukkan pukul setengah sebelas siang.. cuaca terang dan panas saat kami meninggalkan tempat kediaman rekan perjalanan di Bandar Lampung… beriringan dua motor menuju Palembang melewati jalur tengah…

Ternyata kami melewati daerah wisata Pantai Putih.. mampir dulu ah.. pengin melihat kawasan wisata tersebut… mampir sebentar tanpa turun dari motor.. lalu lanjut perjalanan.. tidak berapa lama terlihat papan petunjuk arah Palembang dengan jarak lebih dari 500 km lagi… asyik.. kota Palembang sudah tertera di petunjuk jalan… walaupun masih jauh…

Lanjut.. lalu lintas lancar.. cuaca semakin panas… dahaga sudah mulai berasa.. celingukan cari warung untuk sekedar minum dan beristirahat… pukul setangah 12 siang akhirnya menemukan warung di pinggir jalan dengan pepohonan yang teduh.. cocok dijadikan tempat istirahat…

Istirahat sebentar.. lanjut kembali.. memasuki pusat kota Bandar Lampung terdengar sayup-sayup adzan tanda waktu shalat Jum’at telah masuk.. sekarang target adalah mencari masjid untuk menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim

Menjelang selepas kota Bandar Lampung menemukan masjid.. parkirin kendaraan.. bergabung dengan jamaah masjid lainnya untuk menunaikan kewajiban shalat Jum’at berjamaah…

Setelah menunaikan kewajiban shalat Jum’at.. kami rasanya enggan untuk meninggalkan masjid yang dihalamannya banyak pohon besar sehingga teduh.. cuaca panas menjadi salah satu faktor kami untuk menunda keberangkatan…

Namun karena perjalanan masih jauh.. waktu tempuh yang masih lama dan kondisi jalan yang belum tahu memaksa kami untuk segera berangkat.. target adalah sebelum malam sudah ketemuan dengan para sahabat Honda Mega Pro Club di Tulang Bawang untuk berangkat bareng masuk kota Palembang

Berangkat menjelang pukul satu siang.. menyusuri jalanan lancar.. selepas kota Bandar Lampung jalanan mulai bergelombang bekas roda kendaraan besar truk barang dan bis… tidak berapa lama terlihat bangunan seperti topi khas Lampung dengan warna kuning.. mampir dulu ah… sekedar photo-photo…

Perjalanan dilanjutkan.. cuaca semakin panas.. jalanan mulai berlobang dan bergelombang menuju Metro Lampung … mendung mulai terlihat.. namun perjalanan kali ini menyenangkan karena disuguhi oleh pemandangan indah daerah Sumatera bagian selatan.. rumah-rumah tradisional dari kayu yang didirikan sepanjang jalan menambah semangat perjalanan… ada beberapa tempat yang bisa dijadikan tempat istirahat dan mengambil gambar.. tapi kami jalan terus.. berhenti sekedar ngopi..

Menjelang pukul empat sore..hujan mulai turun saat kami memasuki wilayah Kotabumi kami terpaksa menepi di sebuah warung untuk berteduh.. ah sekalian makan siang yang terlambat…

Hujan mulai reda.. kami lanjutkan perjalanan memasuki Kotabumi berdua beriringan melintasi jalanan sepi namun mulus…

Memasuki Tulang Bawang terlihat beberapa sepeda motor Honda Mega Pro berjejer di pinggir jalan dan ada spanduk kegiatan acara di Palembang.. pasti tempat janjian ketemuan .. mampir dulu.. ternyata sahabat Honda Mega Pro Club Indonesia Chapter Tangerang belum tiba.. istirahat sekaligus menunggu sahabat..

Menjelang pukul tujuh malam rombongan HMPCI Chapter Tangerang tiba.. terlambat karena ada beberapa motor yang mengalami kendala rusak mesin..sehingga harus menunggu perbaikan… pukul setengah Sembilan malam akhirnya kami bergabung dengan para sahabat Honda Mega Pro Club dari berbagai wilayah beriringan menuju Palembang.. hujan masih turun saat kami beranjak berangkat..

Beriringan menembus malam.. jalan santai.. rombongan tertib.. menjadikan perjalanan menyenangkan menembus malam di Sumatera.. beberapa kali dan beberapa anggota rombongan menggilas lobang besar yang banyak terdapat sepanjang jalan Tulang Bawang menuju Mesuji .. gelap..hujan..lobang menjadi kenikmatan tersendiri… pukul setengah empat pagi pimpinan rombongan membawa kami ke sebuah rumah makan yang masih buka…di daerah Mesuji kami diinformasikan bahwa tempat tersebut dijadikan tempat istirahat dan tidur.. perjalanan akan dilanjutkan esok hari setelah pagi menjelang…

Menjelang pukul enam pagi kami akhirnya melanjutkan perjalanan.. tidur sebentar membuat tubuh sedikit segar.. memasuki Kayu Agung kami mampir di sebuah pom bensin.. mengisi bahan bakar dan mampir ke warung di sebelah pom bensin untuk sekedar mengisi perut dengan cemilan yang ada..

Perjalanan dilanjutkan.. kami tertib beriringan… tidak berapa lama jalanan mulai rusak namun dalam proses perbaikan ..jalanan berbatu kecil namun sudah dalam tahapan pemerataan..

Di daerah Indralaya Menjelang memasuki kota Palembang terlihat banyak sepeda motor Mega Pro yang berhenti di depan SPBU Indralaya ternyata rombongan terdahulu sedang istirahat.. dan disepakati bahwa kami akan gabung memasuki kota Palembang…

Setelah diyakini bahwa tidak ada lagi rombongan yang akan gabung maka kami sekarang dengan lebih banyak sepeda motor beriringan memasuki kota Palembang… jalanan macet dan melalui beberapa pusat keramaian…

Menjelang pukul sepuluh pagi.. akhirnya kami memasuki kota Palembang.. berhenti dulu di pom bensin untuk memberikan kesempatan kepada beberapa sahabat yang perlu mengisi bahan bakar tunggangannya…

Lanjut ke tempat lokasi acara Honda Mega Pro Club di Palembang.. berlokasi di Gedung Pramuka jalan Srijaya Palembang.. ternyata telah banyak sahabat Honda Mega Pro Club Chapter lainnya dari berbagai wilayah Sumater, Jawa bahkan Bali apabila dilihat dari stiker dan plat nomornya.. serta dari beberapa komunitas motor lain di Palembang.. kami memasuki tempat acara disambut hangat oleh para sahabat yang telah tiba duluan…

Berkenalan dengan sahabat baru dan bertemu dengan sahabat yang lama tidak berjumpa merupakan kesempatan yang mengesankan… acara berlangsung semenjak kemarin.. ada beberapa acara lagi kalau dilihat dari susunan acara.. ah sekarang cari warung aja dulu… ngopi dan selonjoran…

Rundingan sama rekan perjalanan dari Tangerang.. melihat waktu dan jarak.. disepakati bahwa kami tidak bisa berlama-lama di Palembang.. karena paling lambat hari Minggu malam kami harus tiba di Tangerang agar keesokan harinya bisa masuk kantor..

Pukul 2 siang kami pamit kepada para sahabat Honda Mega Pro Club untuk kembali ke Tangerang.. tapi sebelumnya disampaikan bahwa kami akan berkeliling terlebih dahulu di kota Palembang.

Beranjak dari tempat acara Honda Mega Pro Club.. kegiatan pertama yang ingin kami lakukan adalah mandi.. mencari tempat yang cocok sambil meninggalkan lokasi.. akhirnya menemukan suatu masjid yang menurut kami patut untuk dilihat apakah bisa untuk menumpang mandi.. parkirin motor.. buka sepatu.. lihat toilet ternyata bisa dipergunakan mandi.. tentu saja minta ijin kepada pengurus masjid.. kami mulai mengeluarkan peralatan mandi.. segar setelah mandi.. ganti pakaian bersih.. ambil wudhu sekalian shalat Dzuhur..

Pukul tiga siang kami berangkat kembali.. tujuan selanjutnya adalah tujuan wajib di Kota Palembang yaitu Jembatan Ampera… masukkin tujuan Jembatan Ampera ke GPS… biarkan GPS yang menuntun kami

Memasuki jalan raya kota Palembang langsung dihadapkan pada kemacetan kota Palembang…. Menjelang jembatan Ampera terlihat ada sepeda motor dengan stiker Nusantaride.. langsung didekati.. ngobrol dan kenalan.. akhirnya kami bertiga menuju jembatan Ampera… sayang sahabat Nusantaride Palembang harus meninggalkan kami karena ada pekerjaan yang harus diselasaikan.. terimakasih sahabat sudah menemani..

Jembatan Ampera lokasi wajib kunjung kalau ke Palembang… kami nikmati Sungai Musi dan tentu saja photo-photo sepuasnya…

Setelah puas menikmati Jembatan Ampera tujuan berikutnya adalah mengunjungi Pulau Kemaro.. pulau di tengah sungai Musi

Menyusuri kembali kemacetan.. melewati pusat kota..akhirnya menjelang pukul 6 sore kami berdua tiba di pintu masuk tempat penyebarangan ke Pulau Kemaro.. namun kok sepi.. bertanya kepada penduduk di lokasi ternyata untuk menyeberang ke Pulau Kemaro kalau sore memang tidak ada… ya sudah kita alihkan tujuan yaitu celingukan cari rumah makan.. lapar…

Sambil makan kami berdiskusi apakah mau melewatkan malam di Palembang baru besok pagi nge gas langsung ke Lampung atau kita lanjutkan perjalanan malam ini dan istirahat di tempat yang ditemukan sepanjang perjalanan… kami sepakat kali ini jalur yang akan lewati adalah lintas timur Sumatera.. mendapat informasi dari penjual makanan mengenai kondisi jalan menuju Lampung melalui lintas timur Sumatera.. akhirnya diputuskan untuk bermalam di Palembang dan menjelang pagi baru keluar dari Palembang.. kalau gitu kita jalan-jalan di Palembang dulu aja sebelum istirahat..

Pukul tujuh malam kami meninggalkan restoran tempat kami makan.. tujuan selanjutnya adalah keliling Kota Palembang sambil mencari tempat penginapan.. target penginapan utama adalah SPBU atau masjid atau geletakan dimana saja yang penting aman.. sepakat bahwa hotel-rumah penginapan dicoret dari daftar pencarian tempat menginap… dari berangkat sudah sepakat bahwa kita ingin menikmati perjalanan ini secara berbeda..

Malam minggu ternyata kota Palembang ramai.. tunggangan kami arahkan ke daerah sekitar Mesjid Agung yang berdasarkan informasi penjual makanan merupakan pusat kegiatan kalau malam minggu.. yuk sekalian survey apakah masjid agung Palembang bisa dijadikan tempat menginap malam ini…

Santai kami gilas aspal kota Palembang.. melewati berbagai pusat keramaian di kota Palembang.. toet-toet.. klakson kami bunyikan saat melewati sekumpulan biker yang sedang kopdar… lewati suatu SPBU.. isi bahan bakar penuh.. terus survey lokasi apakah bisa dijadikan tempat menginap.. ternyata tidak bisa dijadikan tempat menginap.. lanjut… akhirnya kami tiba di daerah sekitar Mesjid Agung Palembang.. berkeliling sekedar melihat keramaian…

Di sudut jalan terlihat ada beberapa biker dengan sepeda motor vespa sedang kopdar.. ah mampir dulu mau Tanya-tanya mengenai kota Palembang sekaligus kenalan dengan biker Palembang.. berhenti disambut hangat oleh biker vespa Palembang.. kami larut dalam obrolan senda gurau.. mendapat informasi mengenai kondisi Palembang malam minggu ini.. dan mendapat informasi bahwa apabila kami ingin melanjutkan perjalanan keluar kota Palembang menuju Lampung lewat lintas timur.. kondisi relatif aman namun disarankan beristirahat di sekitar Kayu Agung sehubungan jarak yang jauh dan sudah malam serta menjaga keselamatan.. terimakasih infonya bro… kami berdua sepakat untuk meninggalkan Palembang malam ini karena sepertinya tidak ada tempat nginap di kota Palembang yang sesuai dengan tujuan perjalanan kami

Pukul sepuluh malam tidak terasa.. kami pamit.. diantar oleh salah seorang biker Vespa Palembang menuju luar kota Palembang…

Berpisah dengan pengantar sampai batas kota Palembang.. kami berdua beriringan menuju Lampung melintasi Jalur Lintas Timur… namun tidak lama kemudian hujan besar turun… untung tidak lama kemudian ketemu sebuah SPBU yang masih buka.. kami mampir untuk berteduh… namun sayang tidak ada tempat yang menurut kami aman dan nyaman kalau beristirahat di SPBU ini…

Hujan sepertinya masih lama.. diskusi sebentar dan disepakati untuk melanjutkan perjalanan menembus hujan.. kali ini tujuan kami melintasi jalur Lintas Timur Sumatera menuju Lampung dengan tujuan Taman Nasional Way Kambas

Pukul sebelas malam kami menembus hujan di malam gelap berdua… diriku di depan.. ternyata sepanjang perjalanan hujan besar mengiringi kami… beberapa kali berhenti untuk mengeluarkan air hujan di dalam sepatu serta memeras kaos kaki.. sekedar agar kaki kami tidak terlalu dingin dan agak ringan untuk menginjak rem dan memindahkan gigi kecepatan… selebihnya dingin..gelap..basah-basahan.. asyikk…

Waktu menunjukkan telah melewati tengah malam saat kami melihat ada petunjuk kota Kayu Agung.. GPS menyarankan untuk berbelok ke kanan ke arah Lampung.. namun kuputuskan untuk beristirahat di Kota Kayu Agung…sudah larut malam.. badan lelah..dingin..teringat informasi dari sahabat Vespa sewaktu melepas di perbatasan Palembang… akhirnya kuputuskan untuk berbelok ke kiri… memasuki kota Kayu Agung mencari tempat istirahat…

Rencana istirahat di Kayu Agung disampaikan ke rekan perjalanan dan disetujui.. dan disepakati kami tidak akan mencari hotel atau rumah penginapan… hanya pelataran pom bensin yang akan kami jadikan termpat istirahat karena waktu sudah menunjukkan hampir pukul satu pagi dan rencana untuk melanjutkan perjalana paling lambat pukul 6 pagi.. Cuma punya waktu 5 jam untuk istirahat… sayang kalau masuk hotel atau rumah penginapan..

Menyusuri jalanan dalam kota Kayu Agung… mencari tempat menginap yang cocok… ternyata masih ada minimart yang buka hingga lewat tengah malam ini.. lokasi di deretan ruko yang sudah pada tutup di sebelahnya.. pasti minimart yang buka 24 jam… dilihat pelataran di depan ruko yang tutup cocok buat istirahat.. belokkin motor ke minimart.. lihat kondisi sangat memungkinkan apabila istirahat di pelataran ruko… masuk minimart.. beli minuman ringan terlebih dahulu..bertanya kepada penjaganya untuk memastikan apakah minimart tersebut buka 24 jam.. mendapat kepastian bahwa minimart tersebut buka 24 jam.. bertanya apakah kami diperbolehkan untuk istirahat di pelataran ruko.. dijawab boleh.. terimakasih.. keluar sampaikan ke rekan perjalanan bahwa kita tidur malam ini di pelataran ruko di samping minimart yang buka 24 jam.. sepakat.. yuk mari kita istirahat…

Buka boks.. keluarin slepping bag..keluarin pakaian ganti.. buka sepatu dan kaos kaki.. minta ijin ke penjaga minimart untuk mempergunakan toiletnya… ganti pakaian dengan yang kering… keluar.. kunci ganda motor.. pastiin boks terkunci.. gelar sleeping bag di pelataran ruko… tidur..

Terbangun pukul lima pagi.. tidur berasa pulas bener.. badan sudah segar… beresin bekas tidur.. tata kembali peralatan… panasin motor… nggak usah mandi… yuk sekarang kita lanjutkan perjalanan menuju Lampung lewat lintas timur…

Pukul enam pagi kami meninggalkan kota Kayu Agung… memasuki wilayah Mesuji.. jalan jelek sekarang terlihat jelas.. lobang besar dimana-mana… yuk lanjut…

Pukul Tujuh pagi.. mulut kering.. perut minta diisi… mampir dulu saja di sebuah warung makan di daerah Muara Burnai Ogan Komering Ilir Sumsel… ngopi..sarapan..break perjalanan…

muara burnai OKI

Setelah break dan sekedar mengisi perut.. kami lanjutkan perjalanan.. jalanan masih banyak lobang..cuaca mulai panas.. berdebu… jalanan mulai mulus menjelang memasuki wilayah Tulang Bawang.. berdua kami beriringan menjalankan sepeda motor dengan kecepatan sedang.. sayang pemandangan dan jalanan mulus terlewatkan begitu saja…

Menjelang siang.. kami memasuki kota Tulang Bawang… panas yang menerpa dan mengendarai sepeda motor hampir 3 jam membuat kami lelah.. di sebuah rumah makan di Tulang Bawang akhirnya kami mampir untuk istirahat dan makan…

Sekarang badan sudah segar kembali.. lewat tengah hari.. kami lanjutkan perjalanan.. selepas Tulang Bawang kami berbelok ke kiri… ternyata jalanan yang akan kami lewati sangat lebar dan mulus serta lurus.. dengan perkebunan tebu di kiri kanan… kami sedikit menggeber kendaraan kami di lintasan ini.. berhenti sebentar di tengah perjalanan di jalur ini…

Selepas jalan mulus di lintas timur ini.. kami memasuki daerah Lampung… ternyata indikator bahan bakar menunjukkan bahwa kami harus mencari pom bensin.. lewati beberapa SPBU ternyata yang didapat adalah tulisan premium habis… akhirnya selepas jalur lintas mulus menemukan SPBU yang buka..namun antrian sepeda motor sangat panjang.. kami ikut antrian.. dan isi penuh bahan bakar..

Melanjutkan kembali perjalanan.. selepas jalanan mulus ternyata kami harus melewati jalanan berlobang besar kami lewati… menjelang sore akhirnya kami tiba di daerah Way Kambas… bertanya ke penduduk ke arah pusat konservasi gajah.. ditunjukkan oleh penduduk jalan lintas lewat perkampungan yang lebih dekat.. kami ikuti petunjuk yang disampaikan… akhirnya sekitar pukul setengah lima sore kami tiba di pusat konservasi gajah.. yuk lihatin gajah dan biarkan gajah lihatin kita juga…

Tidak lama kami di tempat konservasi gajah Way Kambas.. pukul setengah enam kami lanjutkan perjalanan.. sewaktu perjalanan keluar kami bertemu dengan sahabat Honda Mega Pro yang baru mau masuk lokasi pusat konservasi gajah.. ngobrol sebentar.. ternyata masing-masing punya rencana.. kami harus tiba di Tangerang malam hari.. sedangkan sahabat masih ada keperluan di Lampung… akhirnya kami berpisah..

pulang dari way kambas

yuk lanjutkan perjalanan.. Memasuki jalan utama menjelang malam… mampir dulu di sebuah warung untuk sekedar ngopi dan istirahat serta menanyakan kondisi jalan di depan kami… didapat informasi bahwa jalanan ke Bakauhuni relative bagus dan ramai… yuk kita lanjut…namun kami harus mampir dulu ke bengkel untuk benerin sepeda motor rekan seperjalanan yang rantai motornya sudah sangat kendor… dan harus diganti atau dipotong..

Perjalanan dilanjutkan.. jalan pelan untuk mencari bengkel.. beruntung tidak lama kemudian menemukan bengkel yang masih buka.. mampir terlebih dahulu untuk perbaikan… lebih satu jam untuk perbaikan

Pukul delapan malam kami lanjutkan perjalanan.. gelap..lampu motor standar ternyata sangat terbatas daya terangnya.. jalanan mulus.. kami tambah kecepatan untuk mengejar waktu ke Tangerang.. tiba-tiba… kami harus mengerem sekerasnya karena lobang sebesar kolam ternyata harus kami lalui.. tidak ada pilihan lain…hajar.. lobang sebesar kolam dan dalam harus kami gilas… gubrak-gubrak… pasrah.. untunglah sepeda motor masih dapat kami kendalikan… kami selamat tidak terjatuh.. berhenti terlebih dahulu untuk menenangkan diri… kami sekarang harus lebih hati-hati karena kondisi jalanan yang tidak bisa diduga bisa mulus maupun jelek didepan kami.. ditambah lampu motor standar tidak bisa berbuat banyak untuk menyingkap kegelapan jalanan..

Sekarang kami harus menjalankan kendaraan dengan pelan… namun terlihat dari belakang ada sinar terang dari sepeda motor… motor dengan lampu yang terang melewati kami.. diriku memberi tanda kepada rekan untuk mengejar dan membututi sepeda motor tersebut… kami kebut motor kami.. ternyata motor yang hendak kami ikuti makin bertambah kecepatannya… kami terus kejar.. motor yang ingin diikuti bertambah cepat… geberr habiss… akhirnya diriku bisa menempel di samping pengendara motor tersebut.. agak kaget juga motor yang diikuti.. sebelum bertambah kaget.. diriku berteriak.. bro ikut nempel.. mau numpang lampunya… baru ngeh dia ternyata kami kejar dia karena kami butuh lampu penerangannya.. mendapat jawaban bahwa kami dikira orang jahat yang mau berbuat macam-macam ke dia.. oh pantas waktu di kejar malah tambah kecepatan.. dikiranya kami rampok.. kami ketawa.. dan akhirnya jalan beriringan dengan sahabat yang mengira kami orang jahat di depan.. kami ngekor.. sekarang kami bisa lebih jelas melihat kondisi jalanan..

Perjalanan dari Way Kambas menuju pelabuhan Bakauhuni melewati jalan perkampungan yang jelek sebelum memasuki jalan berkelok dengan turunan dan tanjakan… namun sekarang kami lebih mantap untuk melintasinya karena ada pimpinan dengan lampu terang di depan dan jalannya sekarang lebih nyantai…

Di pertigaan ke arah pelabuhan Bakauhuni.. kami pamit dan mengucapkan terimakasih atas riding barengnya.. kami pamit untuk beristirahat terlebih dahulu sebelum memasuki pelabuhan dan menyeberang mempergunakan kapal menuju pelabuhan Merak…

Pukul sebelas malam akhirnya kami masuk pelabuhan dan naik kapal penyeberangan.. setelah memastikan motor tunggangan kami aman untuk ditinggalkan.. kami mencari tempat geletakan di kapal… tidur lumayan…

Menjelang pukul 2 pagi kami dibangunkan oleh penumpang kapal yang lain.. karena kapal sebentar lagi berlabuh di pelabuhan Merak.. kami bangun dan mempersiapkan diri dan tunggangan untuk menjejakkan kembali di pulau Jawa di Pelabuhan Merak…

Pukul 2 pagi lebih kami akhirnya mendarat.. kaimi sekarang menjejakkan lagi di pulau Jawa… sepakat untuk langsung ngacir ke Tangerang.. mengejar pagi hari sampai rumah agar kami bisa langsung kerja…

Perjalanan dari Pelabuhan Merak hingga Tangerang kami jalani dengan kecepatan sedang.. beruntung jalanan lancar.. berhenti sebentar di sebuah SPBU untuk buang air kecil… selebihnya lanjut… pukul enam pagi akhirnya kami memasuki kota Tangerang dilanjutkan kea rah Serpong Tangerang Selatan.. berpisah di jalan Serpong Raya untuk menuju rumah masing-masing…

Tiba dirumah pukul enam pagi lebih.. keluarga sudah menunggu.. namun diriku tidak bisa berlama-lama bercengkrama dengan keluarga di rumah.. harus persiapan untuk berangkat kerja …

IMG00970-20130401-0611

Sungguh suatu perjalanan yang mengasyikan.. penuh cerita..penuh suka..nggak ada duka.. Me and Python telah menjelajahi Sumatera bagian selatan.. sebuah perjalanan yang memberi pelajaran apabila Me and Python mau mewujudkan impiannya mengelilingi Pulau Sumatera..


Aksi

Information




%d blogger menyukai ini: