Liburan Ke Banjarmasin

22 05 2014

Liburan sekolah menjelang.. saatnya untuk wisata sekeluarga.. kemana yak..? rundingan sekeluarga akhirnya ditetapkan kali ini wisata sekeluarga tidak akan traveling berkendara sekeluarga seperti yang sudah-sudah apabila kami berwisata sekeluarga.. kami berdiskusi daerah mana yang belum dikunjungi oleh sekeluarga.. anak-anak ingin berwisata ke luar pulau Jawa..

Kami orang tua setuju kali ini kami akan berwisata ke luar Pulau Jawa.. tapi kemana yak..?? liburan anak-anak pas bulan puasa.. harus mempertimbangkan pula ibadah puasa kami.. akhirnya kami setuju untuk mengunjungi sanak keluarga di Banjarmasin Kalimantan Selatan yaitu keluarga Paman dan Sepupu yang tinggal di Banjarmasin… liburan.wisata..dan bersilaturahmi bisa dilakukan sekaligus dan bisa menikmati ibadah puasa dengan family yang sudah tidak ketemu puluhan tahun.. kami merencanakan liburan selama 5 hari.. dari tanggal 30 Juli 2013 hingga tanggal 3 Agustus 2013

Setelah keputusan bersama dicapai maka selanjutnya adalah menyusun rencana perjalanan.. yang pertama dilakukan tentu saja menghubungi Paman mengenai rencana kami sekeluarga berkunjung.. disampaikan bahwa kami akan tinggal di hotel dan menyewa kendaraan di sana.. Paman menyambut rencana kunjungan kami sekeluarga dan menyuruh kami untuk menginap di rumahnya kalau kendaraan nanti Paman yang akan cariin buat di sewa.. baik Paman terimakasih atas kesediaan Paman sekeluarga menerima dan menampung kami selama liburan di Banjarmasin

Masalah tempat akomodasi dan transportasi telah teratasi.. saatnya browsing cari informasi mengenai tujuan wisata di Banjarmasin.. hasil browsing mendapatkan beberapa tempat yang akan kami kunjungi yang utamanya adalah Sungai Barito dengan Pasar Apungnya.. Penambangan emas dan intan di Martapura..pasar batu mulia Martapura serta tentu saja keliling kota Banjarmasin dan merasakan ibadah puasa di Banjarmasin..

001_bdj

002_bdj

Rencana liburan sekeluarga di Banjarmasin akhirnya tiba… tanggal 30 Juli 2013 kami akhirnya berangkat ke Banjarmasin mempergunakan pesawat terbang yang pagi.. mendarat di Bandar Udara Syamsoedin Noer Banjarmasin.. selesai pengambilan bagasi.. kami keluar Bandara.. ternyata Paman sekeluarga ternyata menunggu kedatangan kami.. tidak lama kami di Bandara selanjutnya kami langsung menuju kediaman Paman yang ada di kota Banjarbaru Kalimantan Selatan.. sekitar 30 km dari Banjarmasin..

Siang itu kami habiskan dengan ngobrol dan saling bercerita.. anak-anak langsung istirahat.. kami sampaikan rencana liburan kami.. Paman menyampaikan masukkan mengenai waktu dan susunan tempat wisata sesuai dengan lamanya waktu kami di Banjarmasin…

Menjelang sore.. Paman dan Bibi mengajak kami sekeluarga untuk melihat keramaian khas Banjarmasin selama bulan Ramadhan.. Paman dan Bibi mengajak kami mengunjungi Pasar Makanan yang hanya ada selama bulan Ramadhan yang biasa disebut Pasar Wadai.. dimana banyak penjual makanan dan minuman untuk berbuka puasa..

Pasar Wadai yang kami kunjungi tidak jauh dari tempat kediaman Paman.. suasana sangat ramai.. banyak pedagang berjejer mengisi stand yang disediakan.. kebanyakan yang dijual di Pasar Wadai ini adalah beragam kue (wadai) terutama makanan tradisional khas Banjar. Selain makanan khas Banjar, makanan yang paling banyak dijumpai adalah makanan untuk berbuka puasa.. selain itu juga terdapat menjual yang menjajakan pakaian dan keperluan rumah tangga lainnya bahkan ada stand kendaraan bermotor…

003_bdj

004_bdj

Berdasarkan cerita Paman dan Bibi.. memang Pasar Wadai ini cuma diselenggarakan selama bulan Ramadhan, dimulai dari sore hari sekitar pukul 3 sore hingga malam.. Paman dan Bibi menyampaikan pula saat berlangsungnya Pasar Wadai.. kita dapat menemukan dengan mudah beragam wadai (kue) dengan citarasa tinggi. Bahkan wadai yang hari-harinya sudah sulit ditemui di pasaran, di Pasar Wadai bisa ditemukan yaitu Kue Bingka adalah kue yang sangat populer dan banyak menjadi favorit warga banjar. Kue bingka sendiri ada beberapa macam, dari bingka kentang, keju, kelapa muda, telur sampai dengan nangka. Selain kue bingka anda juga bisa menemukan aneka jenis kue yang lain seperti Putri Selat, Amparan Tatak Pisang, Pais.. Paman dan Bibi menunjukkan kue-kue tradisional Banjar dan membelinya untuk kami cicipi saat nanti berbuka puasa.

Menjelang waktu berbuka puasa kami kembali ke rumah keluarga Paman di kompleks Balai Latihan Kerja Banjarbaru dengan membawa makanan berbuka dan kue khas Banjar

Waktu berbuka puasa telah tiba.. kami berbuka bersama melahap hidangan yang disediakan oleh Bibi yang telah membuat gulai ayam yang nikmat.. setelah itu kami mencicipi kue khas Banjar yang tadi dibeli di Pasar Wadai.. kami cicipi kue Bingka yang manis serta beberapa kue tradisional Banjar lainnya.. semuanya nikmat..

Sepanjang malam kami bercengkrama… diriku dan Paman ngobrol di teras.. my lovely wife dan Bibi membereskan bekas kami berbuka puasa..anak-anak terlihat sudah asyik dengan game bersama anak-anak Paman.. menjelang malam kami minta ijin untuk istrirahat..

Malam pertama di Kalimantan kami lewatkan dengan tidur pulas.. menjelang subuh kami terbangun.. tunaikan shalat subuh dan bersiap-siap melaksanakan rencana liburan pertama yaitu mengunjungi pasar apung di sungai Barito.. berdasarkan informasi dari Paman dan Bibi.. kami harus berangkat pagi sekali ke tempat pasar apung karena keramaian pasar apung berlangsung dari pagi hari hingga siang menjelang…

Pagi sekali kami berangkat ke Muara Muin yang masuk dalam wilayah Desa Kuin Alalah, Banjarmasin Utara demikian nama daerah tempat pasar apung Barito yang didapat sewaktu browsing mengenai tempat wisata yang akan kami kunjungi.. sebagai petunjuk jalan GPS yang sengaja dibawa kutetapkan koordinat pelabuhan Desa Kuin yang juga didapat waktu browsing.

Berangkat dari Banjar Baru menuju kota Banjarmasin.. jalanan lebar dan lancar.. GPS terus menuntun kami melintasi pusat kota Banjarmasin… akhirnya kami tiba di pelabuhan Desa Kuin menjelang pukul 7 pagi waktu setempat, parkirin mobil di tempat yang disediakan.. kami beranjak ke pelabuhan

005_bdj

007_bdj

008_bdj

Di Pelabuhan terlihat ada sebuah kapal yang bersandar..banyak yang hendak naik dari yang berseragam sekolah, para pegawai hingga para pedagang.. sewaktu ditanya kapal hendak kemana kami dapat info bahwa kapal tersebut melayani tempat tempat di sepanjang Sungai Barito dan menjadi salah satu sarana transportasi utama di Kalimantan Selatan.. kami sebenarnya ingin mencoba untuk menikmati sarana transportasi sungai Barito ini.. namun berdasarkan info bahwa Pasar Apung Barito hanya sampai pukul 9an, maka kami putuskan untuk mengunjungi pasar terapung…

006_bdj

Kami sewa salah satu perahu kecil yang banyak tersedia di pelabuhan dan melayani para pengunjung yang ingin mengetahui pasar terapung..

Anak-anak sangat senang menaiki perahu kecil atau yang disebut oleh masyarakat sekitar Jukung.. tidak berapa lama kemudian terlihat keramaian dan banyak jukung di tepian sungai.. Perahu diarahkan ke tempat tersebut..

Kami tiba di Pasar Terapung Barito.. banyak pedagang yang membawa dagangannya dengan perahu dan melaksanakan transaksi jual beli di atas perahu.. suatu pengalaman yang unik bagi kami sekeluarga melihat pasar terapung ini.. Barang yang dijual hampir sama dengan pasar-pasar yang ada di daratan. Dan umumnya kebutuhan makanan sehari-hari, seperti ikan, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Berdasarkan pengamatan diriku, di pasar terapung ini juga ada pedagang yang menjual makanan siap saji, seperti kopi, teh, kue, nasi untuk sarapan dengan berbagai menu, seperti soto banjar, ikan goreng, dan sate.

010_bdj

Pak Hasan demikian nama pengemudi perahu yang disewa oleh kami menyampaikan bahwa sekarang pasar terapung tidak begitu ramai lagi seperti dahulu karena sekarang pembeli lebih banyak yang belanja di pasar-pasar di darat yang banyak berdiri dan lebih mudah didatangi dengan kendaraan.. selain karena jalanan yang semakin memudahkan masyarakat Banjarmasin bepergian..

Selanjutnya Pak Hasan pengemudi perahu menawarkan kepada kami untuk mengunjungi suatu pulau yang menjadi tempat wisata juga yaitu pulau Kembang yaitu pulau yang banyak dihuni oleh kera dan kalau beruntung bisa melihat Bekantan..salah satu jenis kera khusus yang terdapat di pulau tersebut.. Pak Hasan juga menyampaikan bahwa biasanya para tamu seperti kami, apabila setelah dari pasar terapung lalu menuju Pulau Kembang.. kami setuju dengan usul Pak Hasan dan sesuai dengan anjuran Pak Hasan.. kami membeli beberapa ikat pisang untuk diberikan kepada kera yang ada di Pulau Kembang…

Pak Hasan mengarahkan perahu berbalik ke tempat pelabuhan dimana kami tadi tiba.. namun hanya melintas pelabuhan karena perahu terus melaju di Sungai Barito yang lebar.. sepanjang perjalanan kami melihat berbagai jenis perahu yang melintasi Sungai Barito ini.. ombak sungai yang kecil menambah nikmatnya menaiki perahu jukung.. sinar matahari pagi menambah keindahan pemandangan Sungai Barito.. kami bersyukur bisa berwisata sekeluarga dan menikmati kehidupan dan keindahan di Sungai Barito…

012_bdj

013_bdj

014_bdj

Akhirnya kami tiba di Pulau Kembang, perahu ditambatkan di dermaga pintu masuk kawasan hutan di Pulau Kembang.. terlihat sudah banyak pengunjung yang datang.. terlihat banyak kera yang menghampiri pengunjung untuk mendapatkan makanan.. beberapa orang petugas mengawasi.. yang seru adalah cara ngusir kera yang terlihat akan membahayakan.. cara mengusirnya adalah dengan melemparkan dan membunyikan petasan.. kera kaget.. pengunjung kaget dan tentu saja kami juga kaget setiap ada petasan yang meledak…

Kami naik ke dermaga beberapa kera menghampiri kami.. anak-anak langsung melempar pisang yang dibawa… kera berlarian mengejar pisang yang dilempar.. sesekali kami kaget lagi sewaktu petasan berbunyi.. makin lama makin banyak saja kera yang menghampiri.. tapi tidak ada bekantan.. kata petugas jaga bekantan tidak mau keluar hutan.. para bekantan ngumpul di hutan.. kalau kami mau melihat dan kalau beruntung bisa melihat bekantan..

Melihat banyaknya kera yang datang..bahkan ada yang mencoba untuk merebut pisang yang dibawa anak-anak.. kami putuskan untuk tidak masuk area hutan.. kami cukup di dermaga saja dekat dengan petugas biar ada yang jagain kalau keranya terlalu dekat dengan kami… anak-anak sibuk melempar pisang dan kegirangan sewaktu kera berebut pisang yang dilempar.. tidak lama pisang yang dibawa habis… saatnya kembali..

Kami minta agar Pak Hasan mengantar kami ke pelabuhan.. menyusuri kembali sungai Barito.. beberapa kali perahu yang kami naikin bergoyang cukup keras menurut kami karena hembasan riak sungai saat beberapa kapal besar melintas dekat perahu kami..

Tiba di pelabuhan.. membayar uang sewa perahu.. kembali ke mobil.. hari masih pagi.. menjelang pukul 10 pagi.. kemana ya… ah keliling kota Banjarmasin saja… menyasarkan diri..

Keluar pelabuhan menyusur kembali jalan kecil.. tiba di jalan utama… kami berkeliling kota Banjarmasin.. keramaian kota mulai terlihat.. lalulintas ramai.. kami tidak tahu hendak menuju kemana.. hari ini programnya adalah jalan-jalan sambil ngabuburit…

Sewaktu menyusuri jalanan kota Banjarmasin.. diriku bercerita mengenai Jembatan Barito..jembatan gantung terpanjang di Indonesia dan melintasi Sungai Barito.. jembatan tersebut adalah kebanggaan masyarakat Banjarmasin.. diriku mengusulkan bagaimana kalau hari ini saja mengunjungi Jembatan Barito.. memang Jembatan Barito menjadi tujuan kunjungan kami..tapi rencananya esok hari… usulan diterima.. kami akan mengunjungi Jembatan Barito hari ini agar banyak waktu untuk rencana kegiatan hari esok..

GPS kembali menjadi penuntun arah kami.. set tujuan Jembatan Barito.. kami lintasi jalanan kota Banjarmasin sesuai arah yang diberikan oleh GPS.. menjelang keluar kota Banjarmasin melintasi rumah sakit… dan universitas Lambung Mangkurat jalanan lancar…

Jalanan menuju Jembatan Barito lancar.. kondisi jalanan mulus namun ada beberapa lobang yang harus diwaspadai.. kendaraan yang banyak melintas adalah truk dan kendaraan umum serta sepeda motor warga setempat..
Akhirnya kami tiba di Jembatan Barito.. di sebelah kanan terlihat bekas pos masuk..namun sangat terlihat tidak terurus.. masih ada tulisan selamat datang di tempat wisata .. kami berhenti di sebelah kiri jalan.. berphoto dulu sebelum melintas Jembatan Barito

Setelah berphoto.. kami lanjutkan perjalanan menyusuri Jembatan Barito yang berdasarkan informasi sewaktu browsing mempunyai panjang 1.082 meter yang melintasi Sungai Barito selebar 800 meter. Jembatan Barito ini merupakan akses jalan Trans Kalimantan dari Banjarmasin menuju ke Palangkaraya dan sebaliknya. Ketinggian ruang bebas jembatan utama 15 – 18 meter (sumber : Wikipedia)

….bersambung….


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: