Tendang ke Pantai Tanjung Kait

6 01 2014

 
 
 

Bertanding dalam suatu kejuaraan beladiri merupakan salah satu ajang untuk menilai kemajuan setelah sekian lama mengikuti kegiatan latihan, dan sekarang telah tiba waktunya bagi anak kami untuk menunjukkan kemampuannya dalam beladiri taekwondo..Anak kami yang kedua mendapatkan kesempatan untuk bertanding di kejuaraan terbuka taekwondo lingkup Tangerang yang akan dilaksanakan tanggal 2 Desember 2012 di suatu mall di kota Tangerang

01 atlet siap bertanding

Semenjak mendapat khabar akan diterjunkan pada kejuaran tersebut, anak kami terus giat berlatih.. kami orang tua tentu mendukung… dorongan semangat terus diberikan.. wejangan non teknis diberikan misalnya pentingnya bertanding agar kita dapat menilai kelemahan dan kekuatan sendiri.. yang penting tunjukkan semangat berjuang..kalah menang itu soal biasa.. kita boleh kalah oleh lawan di pertandingan tapi kita tidak boleh kalah melawan ketakutan dan kekhawatiran diri sendiri.. maju terus nak..

Tibalah tanggal pertandingan.. sekeluarga berangkat ke tempat pertandingan untuk memberikan dukungan kepada anakku dan teman-teman latihan se klub yang ikut bertanding.. anakku kelihatan sudah siap untuk bertanding..

02 atlet dan supporter

Sebelum dilaksanakan pertandingan… seperti biasa.. sambutan dan pengarahan mengenai pertandingan yang akan dilaksanakan.. terkesan bahwa pertandingan ini direncanakan dengan matang.. semua sudah siap baik lapangan tanding, perlengkapan pertandingan, tempat tamu undangan.. banyak juga peserta yang akan turun bertanding..

002 tanding tanjung kait

Tibalah saatnya anak kami turun bertanding.. coach mempersiapkan anak kami dan memberikan arahan untuk tanding…

003 tanding tanjung kait

Maju ke lapangan tanding… eh mana lawannya…??

Lawan tanding anak kami terlambat masuk arena.. pertandinganpun dimulai..

004 tanding tanjung kait

Pertandingan berjalan seru.. anak kami ngotot untuk terus menyerang.. tendangan bertubi-tubi diarahkan ke badan lawan.. lawan terus menghindar.. namun sekali-kali membalas serangan.. anakku tidak menghiraukan serangan balik.. pokoknya menyerang.. seru banget..

005 tanding tanjung kait

Pertandingan akhirnya berhenti.. ternyata anak kami kalah dalam perolehan angka.. tidak apa-apa, kami orang tua puas dengan semangat bertanding yang tidak mengenal takut dan menyerah yang telah ditunjukkan anak kami.. hebat nak.. walaupun kalah tapi dirimu telah menunjukkan semangat tinggi dan sportivitas dalam bertanding..

Seusai pertandingan, kami orang tua mengajak anak-anak untuk wisata keluarga.. pamit kepada sabeum dan coach serta teman-teman latihan anak kami.. kamipun beranjak dari tempat pertandingan.. daerah yang dituju adalah Tanjung Kait.. suatu daerah wisata pantai di sebelah utara kota Tangerang .. kami ingin menikmati ikan laut segar di pantai disebabkan rencana menikmati santapan ikan laut sebelumnya di Muara Angke tidak terlaksana..

Perjalanan menuju Tanjung Kait saat itu lancar..jalanan mulus.. memasuki kecamatan Mauk dimana Pantai Tanjung Kait berada, kami disuguhi pemandangan indah.. jalan mulus dengan persawahan di kiri dan kanan jalan.. setelah itu kami memasuki perkampungan dengan pohon rindang di kiri kanan jalan..

006 tanding tanjung kait

Pukul setengah satu siang akhirnya kami memasuki suatu kompleks atau perumahan Angkutan Udara yaitu Satuan Radar 211 TNI-AU… demikian tertulis di gapura masuk kompleks.. kami putuskan untuk melihat tempat radar yang dimaksud terlebih dahulu sebelum ke tempat makan..

Jawara our xenia kami belokan ke kiri..menuju tempat radar berada.. mengikuti jalan dimana tambak ikan di sebelah kiri jalan… akhirnya kami tiba di tempat satuan radar 211 yang dimaksud.. tentu kami tidak masuk ke dalam kompleks militer tersebut.. cuma berphoto di depan gerbang pintu masuk dan menikmati pemandangan di lokasi serta menikmati semilir angin yang segar..

Sekilas mengenai Satuan Radar 211 Tanjung Kait yang dikuti dari web Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) :

Satrad 211 Tanjung Kait bertugas melaksanakan pembinaan kesiapan operasional beserta personilnya dan pengoperasian Alutsista Radar dalam rangka deteksi dini pada operasi pertahanan udara guna mendukung tugas Komando Sektor Hanudnas I. Radar yang digunakan Satuan Radar 211 adalah Radar Thomson TRS 2230 D buatan Negara Perancis dan merupakan Radar generasi ketiga. Radar Thomson dapat menampilkan data azimuth, jarak dan ketinggian sasaran yang terdeteksi serta dapat bekerja dalam segala kondisi cuaca baik siang maupun malam

…..

Wilayah cakupan Radar (area coverage) Satuan Radar 211 meliputi wilayah Utara sampai Pulau Sumatra bagian Selatan, Pulau Bangka dan Belitung. Wilayah Timur sampai Semarang dan Yogyakarta. Wilayah Selatan sampai pertengahan perbatasan Pulau Jawa dengan Pulau Chrismast dan wilayah Barat sampai Samudra Hindia. Radar ini beroperasi selama 18 jam perhari. Selain itu, dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah udara yang menjadi tanggung jawab Satuan Radar 211, Satuan Radar 211 melaksanakan operasi pengamatan udara, Radar Cover VVIP, VIP ataupun pesawat khusus lainnya serta Latihan Hanudnas Kilat, Cakra, Perkasa, Tutuka, Latihan Angkasa Yudha dan Latihan Gabungan TNI sesuai perintah dari Komando Atas.

…..

(sumber : http://www.kohanudnas.mil.id/read/satrad211/34)

007 tanding tanjung kait

Setelah puas menikmati pemandangan hamparan tambak dan udara segar di depan pintu gerbang Satuan Radar 211 Tanjung Kait.. kami kembali menaiki mobil beranjak menuju tempat tujuan utama yaitu Kawasan Wisata Pantai Tanjung Kait dan menikmati santapan ikan laut segar..

Kembali menyusuri jalan yang sebelumnya kami lalui.. menemui pertigaan kami arahkan Jawara our xenia belok kiri menuju Pantai Tanjung Kait..

Pukul satu siang lebih sepuluh menit, akhirnya kami tiba di lokasi Tanjung Kait.. ucapan selamat datang menunjukkan bahwa kami telah sampai dan sekaligus menunjukkan lokasi yang harus kami masuki..

008 tanding tanjung kait

Memasuki kawasan Tanjung Kait kami diminta pungutan masuk oleh beberapa orang yang tidak berpakaian seragam .. kami bayar.. kendaraan kami arahkan terus.. kami masuki tempat wisatanya yang ditandai dengan banyaknya penjual ikan dan souvenir.. eh sebelum masuk kami diminta pungutan kembali oleh beberapa orang yang tidak berseragam.. waktu ditanya pungutan apa dan darimana ternyata yang meminta pungutan adalah dari organisasi pemuda setempat dan berdalih untuk keamanan dan ketertiban di tempat wisata serta sebagian dananya untuk pembangunan daerah setempat.. kami bayar.. cari tempat parkir.. dapat.. diminta kembali punggutan.. sekarang adalah retribusi parkir.. sepertinya masalah punggutan dan retribusi ini perlu dikelola dengan baik.. sehingga pengunjung tidak terganggu dengan beberapa macam pungutan apalagi petugas penjaganya tidak berpakaian seragam..

Sekilas mengenai tempat wisata Tanjung Kait dari Web Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten :

Berada di Desa Tanjung Anom Kecamatan Mauk sekitar 25km dari Kota Tangerang dengan kondisi jalan yang cukup baik dengan hamparan tanaman semangka dan pohon kelapa di sepanjang jalan membuat suasana semakin asri.

Aktivitas wisata unggulan Pantai Tanjung Kait yaitu : menikmati hidangan laut bersama keluarga diatas rumah makan terapung sambil memandang aktivitas nelayan disekitar pantai termasuk menawarkan wisata mancing di atas bagan atau perahu. Aktivitas lain yang biasa dilakukan adalah menyewa perahu untuk mengitari kawasan Pantai Tanjung Kait ataupun menyebrang ke Pulau Untung Jawa (Kepulauan Seribu)

(sumber : http://disbudpar.bantenprov.go.id/place/pantai-tanjung-kait)

009 tanding tanjung kait

Beranjak dari tempat parkir kami menuju restoran apung Tanjung Kait.. kuperhatikan lokasi wisata ini perlu peningkatan dalam hal penataan tempat penjual, fasilitas umum seperti toilet umum.. terutama masalah kebersihan..terlihat beberapa gundukan sampah

Pengunjung pada saat itu lumayan ramai.. kami memasuki tempat dimana restoran apung berada.. menyusuri jembatan setapak dari bambu.. kami sengaja menuju restoran paling ujung agar dapat menikmati pemandangan laut lebih luas..

010 tanding tanjung kait

Di restoran apung paling jauh, kami dapat menikmati pemandangan ke laut.. pemandangan yang tersaji memuaskan mata kami… terlihat beberapa perahu nelayan tertambat..terlihat pula radar dimana kami datangi

Setelah menandai tempat yang akan pakai, maka saatnya kembali ke penjual ikan yang banyak terdapat sebelum kami memasuki kawasan restoran apung tadi.. yuk milih ikan.. pilih ikan dan tentuan cara masaknya.. tawar menawar harga.. kesepakatan tercapai.. sebutkan restoran dimana kami tempati.. disampaikan oleh penjualnya bahwa olahan ikan akan dikirim setelah selesai.. baik sekarang kembali ke restoran apung.. kembali nikmatin pemandangan sampil nunggu masakan siap disantap..

011 tanding tanjung kait

Akhirnya pesanan menu datang juga.. yuk mari kita santap.. menikmati menu olahan ikan laut segar dengan semilir angin segar ditambah keceriaan kami bersama sekeluarga.. sungguh waktu kebersamaan yang sangat mengesankan..

012 tanding tanjung kait

Saatnya menikmati kembali pemandangan indah di Tanjung Kait.. terlihat beberapa perahu nelayan beranjak dari tempat berlabuh menuju laut..

013 tanding tanjung kait

…Namun ada yang mengurangi keasyikan kami untuk menikmati keindahan di Pantai Tanjung Kait ini..

014 tanding tanjung kait

..waduh.. pengelola restoran apung ini membersihkan sisa makanan pengunjung dengan sengaja membuang sisa makanan langsung ke laut.. sungguh disayangkan.. kepedulian terhadap kebersihan dan keindahan pantai Tanjung Kait dirusak oleh masyarakat yang sebenarnya sangat tergantung pada kebersihan dan keindahan di lokasi.. sungguh ironi.. masyarakat yang sebenarnya mengandalkan tempat wisata untuk menarik pengunjung ternyata merusak sumber nafkah mereka sendiri.. yuk Ibu..Bapak..Om..Tante..kakak.. adik..semuanya.. jaga kebersihan..mohon gambar diatas jangan diulang dan jangan ditiru..

Setelah sekian lama beristirahat dan bersenda gurau sekeluarga di restoran apung Tanjung Kait.. kami memutuskan untuk kembali pulang..

Keluar dari tempat wisata pantai Tanjung Kait.. keluar gapura.. kami sengaja mampir terlebih dahulu ke salah satu bangunan yang menjadi ciri khas pantai Tanjung Kait yaitu Kelenteng Tjoe Soe Kong..

015 tanding tanjung kait

Bagaimana sejarah mengenai Kelenteng Tjoe Soe Kong Tanjung Kait.. berikut adalah cuplikan dari internet hasil browsing mengenai Kelenteng tersebut :

kelenteng tanjung kait

(sumber : http://travellesia.blogspot.com/2013/11/Mari-Berkunjung-ke-Tempat-Wisata-di-Banten-yang-Menarik-Berikut-Ini.html#.UsVEjvvf78o)

Beranjak dari kelenteng Tanjung Kait.. jalan-jalan diteruskan ke suatu bangunan di seberang kelenteng yaitu keramat Dewi Neng..

016 tanding tanjung kait

Berdasarkan informasi salah satu penjaga Kramat Dewi Neng pada saat kami berkenalan dan menanyakan sejarah singkat dari ketokohan Dewi Neng adalah salah satu tokoh Tanjung Kait yang semasa hidupnya selalu berbuat baik dan suka menolong bagi penduduk yang kesulitan.. kramat Dewi Neng hingga saat ini banyak didatangi oleh peziarah dengan berbagai maksud dari berbagai kota

Sebagai tambahan informasi mengenai ketokohan Dewi Neng ini.. berikut adalah cuplikan dari e-book perpustakan Universitas Indonesia yang didapat sewaktu browsing untuk mencari siapakah tokoh Dewi Neng Tanjung Kait..

dewi neng tanjung kait

(sumber: http://lontar.ui.ac.id/file?file=digital/124471-RB03N34k-Kelenteng%20Tanjung-Analisis.pdf)

Hari menjelang sore.. saatnya pulang.. kebersamaan keluarga kali ini sangat berkesan.. cuaca yang cerah menyertai kami kembali pulang ke Tangerang..

017 tanjung kait

.. Tujuan wisata keluarga selanjutnya kemana ya..?


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: