Wisata puasa di Bali

26 04 2013

 

 

Sewaktu berkumpul dengan kerabat di Bandung, kami diajak oleh kerabat kami yang masih mempunyai silsilah keturunan Bali untuk datang dan berlibur di Bali sekaligus melihat acara Ngaben massal yang akan diikuti oleh keluarga besar kerabat di Bali

Beberapa kerabat dari Bandung dan Jakarta menyatakan akan datang.. kutanya pada keluarga apakah mau berlibur di Bali… tentu saja jawabnya mau.. baik kita ke Bali… beberapa kerabatpun berencana untuk berwisata ke Bali sekaligus melihat kegiatan Ngaben..

Prosedur tetap langsung dilaksanakan… diskusi mengenai tanggal pelaksanaan dan rencana kegiatan disana..

Diketahui acara puncak Ngaben massal dilaksanakan tanggal 28 Juli 2012 hari Sabtu.. anak-anak tidak ada libur sekolah hari Seninnya.. jadi waktu yang tersedia adalah hanya Sabtu dan Minggu.. kalau hanya melihat acara Ngaben dan menghadiri pertemuan keluarga besar kayaknya sayang.. pulau Bali kalau nggak wisata kok kurang lengkap ya..

Berarti disusun juga tempat wisata yang akan dikunjungi.. pertemuan dan acara Ngaben dilaksanakan di Ubud.. beberapa tempat dan kegiatan wisata telah disusun.. eh… harus disesuaikan juga dengan waktu pelaksanaan yang akan dilaksanakan pada bulan Ramadhan.. ke Bali pas sekeluarga menjalankan ibadah puasa.. harus disesuaikan kegiatan dan tujuan agar tidak terlalu melelahkan..

Disusun rencana kegiatan.. akhirnya diputuskan untuk berangkat hari Sabtu pagi pakai pesawat terbang.. berwisata dan untuk kemudahan transportasi selama disana akan menyewa mobil.. penginapan akan mencari di Ubud dan Sanur.. toh sudah ada kendaraan untuk mencari hotel atau tempat penginapan..

Beli tiket pesawat… cari perusahaan sewa mobil di Bali lewat internet.. semua ok.. siapan barang-barang yang perlu dibawa..hayu berangkat..

01 naik pesawat

Berangkat ke Bali pada Jumat pagi tanggal 27 Juli 2012 mempergunakan pesawat terbang yang pagi hari.. karena kami sampaikan bahwa kami sedang berpuasa.. kami tidak mendapatkan makanan siap santap tapi mendapatkan kotak makanan yang dapat disantap saat buka puasa..

02 informasi penerbangan

Penerbangan sekitar dua jam.. kami berusaha untuk tidur selama di pesawat.. menghemat energi… sekitar pukul delapan pagi mendarat di Bandara Ngurah Rai Bali.. ambil barang bawaan.. photo-photo.. keluar ketempat yang disepakati dengan penyewa mobil.. kontak dengan yang anterin mobil sewa.. ketemu.. bayar sewa kasih salinan KTP.. isi formulir sewa menyewa.. prosedur yang sangat gampang untuk menyewa kendaraan di Bali.. dapat kunci mobil.. GPS yang kubawa diset ke kota Ubud.. kami berempat mempergunakan mobil sewa keluar daerah Bandara..

02a bandara ngurah rai

Keluar bandara melalui jalan raya By Pass.. lancar dan cuaca cerah.. anak-anak tertidur mungkin karena berpuasa dan tidur yang kurang malam sebelumnya.. namun memasuki simpang Patung Dewa Ruci perjalanan tersendat kemacetan yang ternyata disebabkan ada pembangunan jalan.. kami berbelok ke arah jalan raya Tuban untuk memasuki kota Denpasar karena ada yang akan kami beli untuk keperluan selama di Bali ini.. ternyata kami harus mengalami beberapa kali kemacetan di kota Denpasar menuju Ubud…

03 menuju ubud

Selepas kota Denpasar mempergunakan rute Batu Bulan mampir terlebih dahulu ke pasar Sukowati buat beli keperluan mendadak.. sekaligus mengincar barang belanjaan kalau mau pulang.. terus menuju jalan Singapadu … anak-anak sudah bangun.. jalanan lancar.. obrolan kami seputar rencana kegiatan selama di Bali..

Pukul setengah sebelas siang tiba di Ubud.. tidak kesulitan untuk mencari rumah kerabat di Ubud tempat berkumpul karena dipandu oleh kerabat dan GPS.. ngumpul di rumah kerabat yang juga membuka restaurant..ngobrol dengan kerabat dan disampaikan oleh kerabat bahwa puncak kegiatan Ngaben dilaksanakan esok hari.. selanjutnya kami melihat persiapan acara puncak Ngaben besok hari…

04 lokasi acara

13 rangkaian persiapan acara utama

Selama jalan menuju tempat acara Ngaben, anak-anak bertanya mengenai acara Ngaben.. kusampaikan bahwa Ngaben adalah salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh pemeluk agama Hindu terhadap yang telah meninggal serta beberapa hal yang berkaitan dengan upacara Ngaben bagi pemeluk agama Hindu.. dan kusampaikan bahwa kami ke tempat acara Ngaben bukan untuk bergabung ikutan acara namun hanya melihat saja karena kebetulan kita sedang wisata ke Bali,ada acara kumpul kerabat serta ada kegiatan Ngaben.. kusampaikan pula bahwa agama Islam yang kami anut tidak memperbolehkan terlibat dalam upacara keagamaan atau kepercayaan lain.. tapi sekedar melihat dan menghormati sebagai agama yang diakui oleh negara.. serta untuk menambah pengetahuan dan wawasan mengenai kehidupan beragama.. yang tujuannya untuk lebih meningkatkan iman kita

Di tempat acara Ngaben yang berlokasi di suatu pura terlihat kegiatan keagaamaan dan persiapan untuk acara puncak yang akan dilaksanakan esok harinya.. banyak juga jenazah yang akan diupacarakan.. di lapangan telah disiapkan banyak tempat untuk masing-masing jenazah yang ikut Ngaben massal demikian kerabat menyampaikan.. tidak lama diriku disana karena diriku harus mencari mesjid untuk melaksanakan sholat jum’at bersama anak-anak..

Sebelum kembali ketempat kumpul kerabat selama di Ubud.. kami mampir terlebih dahulu di pasar Ubud untuk membeli pakaian dan keperluan selama di Bali.. kami memang mau beli baju dan beberapa keperluan rumah.. belanja yuk..

Balik ke tempat berkumpul untuk ngobrol dan melepas lelah… sore hari kami beranjak mencari penginapan.. ternyata penginapan di kota Ubud hampir semuanya penuh karena akhir pekan dan ada acara Ngaben massal ini membuat tamu dan wisatawan banyak yang mencari penginapan di Ubud.. untunglah datang saudara kerabat di Bali yang punya usaha penginapan.. setelah menyampaikan bahwa kami kesulitan untuk mencari penginapan.. ditawarkan untuk mempergunakan penginapan mereka.. langsung kami setujui.. sore hari kami menuju penginapan milik kerabat yang bernama INA INN.. penginapan bagus berkonsep beberapa bungalow berada di tengah perkampungan dengan pemandangan sawah di depan penginapan.. penginapan yang sangat nyaman dan asri dengan interior khas Bali.. ada petunjuk arah kiblat membuktikan bahwa penginapan ini menghormati dan memahami kebutuhan tamu muslim yang sangat memerlukan informasi arah kiblat di suatu penginapan untuk melaksanakan kewajiban shalat..kami langsung merasa senang dengan penginapan ini..

Setelah membereskan barang bawaan kami dipenginapan.. kami kembali ke tempat kumpul kerabat yang sudah menyampaikan bahwa mereka sudah menyiapkan untuk berbuka puasa bagi kami yang saat itu berpuasa.. oh iya kami bangga terhadap anak-anak kami yang mampu bertahan untuk tidak membatalkan puasa mereka walaupun telah melakukan perjalanan jauh..

Berbuka puasa bersama dengan kerabat, melepas lelah dan bercengkrama.. suatu acara yang mengasyikan.. tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul sembilan malam.. kami segera minta ijin untuk kembali ke penginapan agar anak-anak dapat beristirahat..

Tiba di penginapan.. anak-anak langsung ganti baju dan beristirahat.. langsung tidur.. diriku dan my lovely wife membereskan barang bawaan dan mempersiapkan keperluan untuk besok… selanjutnya adalah menikmati malam di Ubud.. pacaran lagi …

21a berdua di penginapan

Sebelum kami berdua bergabung dengan anak-anak untuk beristirahat.. kami bertanya kepada pengurus penginapan. apakah kami dapat mempergunakan dapur di penginapan untuk mempersiapkan sahur bagi kami sekeluarga nanti subuh.. dipersilahkan oleh pengurus..

Menjelang pukul empat pagi waktu Bali.. kami bangun.. my lovely wife langsung menyiapkan makan dan minum untuk bersahur.. setengah lima pagi kami sahur bersama.. kesederhanaan dan kebersamaan serta suasana yang berbeda membuat sahur kali ini sangat nikmat..

Shalat subuh setelah sahur.. anak-anak kami biarkan untuk kembali tidur.. sedangkan diriku dan my lovely wife membereskan kamar dan sisa sahur.. dilanjutkan dengan memastikan keperluan untuk wisata kami hari ini..

Pagi hari.. matahari berbagi keceriaan menerangi bumi.. keindahan pemandangan di depan penginapan makin mempesona.. pesawahan yang baru ditanami padi.. beberapa burung mencari makanan di sawah.. penduduk dan wisatawan yang mulai melaksanakan aktifitas.. nuansa pedesaan dan kehidupan penduduk lokal di daerah Ubud sangat berasa.. ditambah sayup-sayup terdengar suara musik trandisional khas Bali..

Untuk melaksanakan kegiatan wisata hari ini.. kami sengaja mengenakan pakaian khas Bali yang kami peroleh sewaktu kami berkeliling di pasar sekitar Ubud kemarin.. yuk photo keluarga dulu..

Pamit dan mengucapkan terimakasih kepada kerabat yang telah menawarkan untuk mempergunakan pengipannnya.. kami mengemasi barang bawaan ke mobil.. karena rencananya kami akan langsung berwisata ke beberapa tempat setelah melihat kegiatan Ngaben massal.. rencananya kami akan menginap di Kuta atau Denpasar..

Beranjak ke tempat kumpul kerabat.. ambil gambar di depan restoran MIROS.. nama restoran yang dimiliki oleh kerabat di Ubud dan sekaligus tempat bertemunya seluruh kerabat kami yang kebetulan bersamaan berwisata di Ubud saat ini..

Ngobrol dan bersantai dengan seluruh kerabat.. ambil gambar dulu sebelum beranjak untuk melihat rangkaian kegiatan Ngaben..

Pukul sepuluh pagi terdengar keramaian di jalan.. kami diinformasikan bahwa kegiatan Ngaben telah dimulai.. kami beranjak untuk melihat… di jalan Ubud Raya terlihat patung binatang diarak ramai-ramai.. berdasarkan informasi dari kerabat kami yang tinggal di Ubud yang menemani kami, disampaikan bahwa patung binatang tersebut merupakan kendaraan bagi yang telah meninggal untuk pergi ke surga dan baru dilaksanakan upacara keagamaan di Pura Utama Ubud.. selanjutnya dibawa dan digotong bersama-sama oleh kerabat yang meninggal menuju Pura dimana jenazah disemayamkan yang selanjutnya akan dilaksanakan kegiatan pembakaran jenazah bersamaan dengan patung binatang tersebut..

27 rangkaian ucara utama

Karena kegiatan Ngaben kali ini adalah Ngaben massal maka banyak arak-arakan patung binatang.. tetabuhan musik tradisional Bali dan teriakan para pemanggul suatu pengalaman yang menarik untuk melihat langsung kegiatan Ngaben massal ini.. sepanjang jalan dari Pura Utama menuju Pura pelaksanaan Ngaben dipenuhi oleh pengunjung dan wisatawan baik domestik maupun wisatawan mancanegara..

Setelah melihat iring-iringan patung binatang.. kami menuju Pura pelaksanaan Ngaben.. Pura dan lapangan tempat pembakaran patung dan jenazah dipenuhi oleh keluarga yang ikut Ngaben massal serta pengunjung..

Sebenarnya menurut kerabat kami.. bahwa rangkaian kegiatan akan berlangsung lama.. namun setelah melihat pembakaran jenazah dan patung binatang dari kerabat kami sekitar pukul setengah tiga.. akhirnya kami beranjak dari tempat kegiatan untuk kembali ke rumah kerabat untuk beristirahat karena panas dan jaga kondisi karena kami sekeluarga sedang melaksanakan puasa..

Pukul lima sore kami pamit keseluruh kerabat untuk menuju Sanur karena kami akan mencari penginapan di Sanur.. sesuai rencana kami untuk malam ini….

Berangkat dari Ubud menyusuri jalanan yang lancar.. beberapa kali berhenti untuk mampir di beberapa toko souvenir dan keperluan rumah.. mendapat beberapa barang yang cocok.. sebelum memasuki Sanur terdengar suara adzan maghrib di radio dan penyiarnya menyampaikan bahwa adzan tersebut adalah adzan maghrib untuk wilayah Denpasar dan sekitarnya.. saatnya untuk berbuka puasa.. mampir di suatu rumah makan yang bertuliskan menyediakan makanan muslim.. kami berbuka puasa bersama..

Memasuki wilayah Sanur.. mencoba mencari hotel yang tidak terlalu mahal.. yang penting ada air panas dan kolam renang sesuai permintaan anak-anak… ternyata hotel yang sesuai dengan harga dan fasilitas yang kami hendaki hampir semuanya penuh.. hadeuh… kucoba menghubungi sahabat Bro Hamid dan Pakde Andi dari Honda MegaPro Club Indonesia (HMPCI) Chapter Bali.. barangkali bisa membantu memberikan informasi mengenai hotel yang sesuai kriteria kami.. rekan-rekan dari HMPCI Chapter Bali memberikan informasi dan bahkan mencarikan hotel.. kami datangi hotel yang diinformasikan ke kami.. ada yang kosong.. namun anak-anak tidak cocok.. batal.. sampai malam belum nemu juga..

Sewaktu kami menyusur daerah Sanur mencari hotel untuk menginap.. mendapat telpon dari Bro Hamid yang menanyakan ciri-ciri mobil kami… eh ternyata bro Hamid menanyakan ciri-ciri mobil kami karena Bro Hamid menyusul kami dan akan langsung membantu kami dalam pencarian hotel ini.. tidak lama kami bisa bertemu langsung setelah sebuah sepeda motor berstiker Honda Mega Pro Club Bali menyusul kendaraan kami.. dan ternyata Bro Hamid.. kami langsung berjabat tangan erat layaknya sahabat yang sudah lama tidak bertemu.. disampaikan bahwa kami kesulitan mencari hotel untuk menginap..

Bro Hamid langsung menawarkan bagaimana kalau mencari hotel nya di daerah Kuta.. kami setuju.. dipandu oleh Bro Hamid.. kami ikuti Bro Hamid dengan Honda Megapronya membawa kami ke sebuah hotel di jalan Popies Lane Kuta Bali… setelah melihat fasilitas dan harga.. anak-anak kami merasa cocok.. akhirnya kami menginap di hotel yang ditunjukkan oleh Bro Hamid.. setelah dipastikan bahwa kami bisa istirahat di hotel tersebut, Bro Hamid pamit.. thanks banyak ya brader sudah membantu kami..

Anak-anak langsung berganti pakaian tidur.. nyalain televisi..nonton..sambil nikmatin makanan dan minuman ringan yang kami bawa.. My lovely wife membereskan bawaan.. sedangkan diriku langsung mencari makanan untuk sahur bersama nanti subuh.. makanan siap saji menjadi pilihan… selanjutnya tiidduurrr…

Pukul setengah empat pagi waktu Bali.. kami bangunkan anak-anak yang tertidur pulas untuk melaksanakan sahur bersama… berpergian jauh tidak boleh menjadi alasan untuk membatalkan puasa.. itu yang coba kami tanamkan agar kami sekeluarga berusaha sekuat mungkin untuk tetap melaksanakan kewajiban kami sebagai pemeluk agama Islam.. sahur dengan makanan siap saji.. sederhana namun dilaksanakan bersama..

Kali ini anak-anak tidak kembali tidur setelah shalat subuh.. anak kami yang pertama asyik menonton acara televisi.. anak kami yang kedua sudah tidak sabar untuk berenang… pukul setengah tujuh anak kami yang kedua langsung berenang.. sedangkan anak kami yang pertama tetap asyik menonton televisi.. diriku mengawasi yang berenang.. my lovely wife sibuk membereskan barang bawaan..

31 hotel kuta

Pukul setengah delapan barulah acara mandi dimulai.. sambil menunggu giliran mandi.. hehehe.. biasa kalau mandi pagi diriku akan mencari alasan supaya mandinya ditunda.. beralasan siapan barang bawaan untuk ditata dalam mobil.. maka diriku mendapat giliran mandi paling terakhir..

Setengah sepuluh pagi seluruh keluarga telah beres mandi.. check out hotel untuk berwisata seputar Bali.. tujuan pertama adalah pantai Kuta

Cuaca cerah jalanan lancar.. di pantai Kuta masih sepi pngunjung di pagi hari.. kami menikmati pantai yang merupakan salah satu tujuan utama wisata Pulau Bali.. Pantai Kuta memang terkenal akan keindahan pemandangan dan ombaknya.. sudah lama kami tidak berwisata ke pantai Kuta Bali.. perbedaan yang mencolok adalah kebersihan pantai.. selain banyaknya hotel dan restoran serta cafe baru.. kawasan pantai lebih bersih dibandingkan kunjungan kami beberapa tahun yang lalu.. sarana wisata lebih lengkap.. begitupun para pedagang souvenir dan penyedia jasa urut, yang nawarin kamar hotel, tato sementara tidak lagi mengerubungi kami.. pedagang makanan dan minuman pun sekarang lebih tertata.. kami sekarang dapat menikmati wisata Pantai Kuta tanpa terganggu oleh para pedagang yang mengerubungi kami..

Sekitar satu jam kami menikmati Pantai Kuta.. saatnya untuk menuju kawasan wisata lainnya.. Tanah Lot.. tapi sebelum itu mampir lagi ah ke pasar Sukowati.. cari lagi buat keperluan kami dan oleh-oleh.. yuk belanja

Perjalanan menuju Pasar Sukowati dari Kuta kali ini lancar.. mungkin masih pagi.. karena berdasarkan informasi.. kawasan pantai Kuta Bali terkenal akan kemacetannya dimulai malam menjelang.. Kami mampir di beberapa toko yang menjual bed cover sebelum menyusur pasar Sukowati untuk mencari bed cover bagi tempat tidur anak-anak yang meminta bed cover baru..

Beberapa toko bed cover dikunjungi namun kalau nggak cocok motif dengan anak-anak.. maka nggak cocok soal harga yang.. terutama kecocokan harga antara penjual dan my lovely wife.. coba ah mencari di Pasar Sukowati..

Tiba di Pasar Seni Sukowati pukul setengah satu siang waktu Bali.. pencarian belanjaan dimulai… anak-anak mencari bed cover yang diminati.. diriku mencari baju kaos untuk touring.. istri mencari pakaian wanita dan keperluan rumah.. dapat barang.. acara tawar menawar dimulai.. segala strategi dijalankan untuk mendapatkan harga yang pantas menurut kami.. untunglah tercapai kesepakatan harga.. bungkus… bawa ke mobil.. yuk lanjutkan perjalanan menuju kawasan wisata Tanah Lot..

Perjalanan ke Tanah Lot sangat enak, jalanan lancar, pemandangan indah melalui perkebunan dan persawahan serta berhenti sebentar untuk melihat keceriaan anak-anak yang sedang bermain layang-layang di persawahan serta menikmati keindahan alam sekitar..

ada beberapa ruas jalan yang berlobang namun tidak mengurangi nikmatnya perjalanan menuju kawasan wisata Tanah Lot..

Pukul empat sore kami tiba di gapura yang menandakan kami akan memasuki kawasan wisata Tanah Lot, berpose sekeluarga di gapura masuk kawasan wisata Tanah Lot.. yuk masuk ke kawasan wisata Tanah Lot..

Jalan lurus mengikuti petunjuk.. tidak berapa lama kami berhenti di pos retribusi untuk masuk kawasan wisata Tanah Lot.. ambil jalur untuk mobil sambil melirik jalur untuk sepeda motor.. terbayang Me and Python ambil jalur sepeda motor.. ngebayanginnya sebentar saja ya.. harus menyerahkan sejumlah kertas yang ada tulisan Bank Indonesia dan Rupiah.. serahin uang dan asyyikkk dapat tiket .. he..he.. biasa aja kali… itukan bayar tiket..

Menuju parkiran mobil.. agak susah juga nyari tempat parkir.. parkiran sudah penuh oleh kendaraan baik mobil pribadi maupun mobil rombongan wisata.. mobil yang kami sewa harus diparkirkan di belakang.. jauh dari pintu masuk.. nggak apa-apa olah raga sedikit ke pintu masuk..

yuk kita masuk.. eit photo-photo dulu di patung dan pintu masuk..

40a sebelum masuk tanah lot

serahin tiket.. mari kita lihat keindahan Tanah Lot.. melewati pintu masuk berjajar toko-toko yang menjual souvenir, makanan & minuman, serta menjadi ciri khas tempat wisata adalah pedagang asongan yang menghampiri menawarkan dagangannya.. untunglah pedagang asongan ini tidak memaksa dan terus menguntit.. wajar apabila pedagang menawarkan barang dagangannya.. yang kurang ajar kalo sudah terus menguntit dan terus menawarkan disertai dengan rayuan, keluhan, mencoba menimbulkan rasa iba.. itu yang mengganggu wisatawan.. kali ini kami tidak mengalami hal tersebut.. coba kalo para pedagang di tempat wisata dapat menghargai wisatawan yang tujuannya memang mau rekreasi.. pasti nyaman wisatanya.. kalo tamu wisatawan mau beli sesuatu pasti mencari dan menghampiri penjualnya..

Kawasan wisata Tanah Lot pada hari Minggu di sore hari ternyata padat dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara.. bukti bahwa kawasan wisata Tanah Lot sudah terkenal.. pengunjung banyak terlihat berjalan menuju pantai dimana ada pura di sebuah pulau kecil.. toko-toko dan tempat jualan hampir semuanya ramai oleh pengunjung.. beberapa pedagang makanan kami lewati.. lho kok ngelirik pedagang makanan..?? iya kami saat itu sedang berpuasa dan sedang menentukan makanan apa yang akan kami nikmati apabila waktu berbuka puasa tiba..

Berjalan terus menuju pantai.. tibalah kami di kawasan pantai.. tempat wisata utama Tanah Lot berupa pulau kecil yang ada bangunan pura terlihat di bawah.. sudah banyak pengunjung sepertinya sama dengan kami yang ingin menikmati keindahan Tanah Lot pada saat matahari terbenam

Istirahat di taman sambil menikmati pemandangan indah… mengawasi anak-anak yang asyik memainkan mainan yang baru dibeli.. agak lama kami istirahat.. setengah enam sore waktu setempat barulah kami turun ke pantai.. menikmati pemandangan indah dan deburan ombak di batu karang yang landai… terlihat beberapa pengunjung yang hendak menuju Pura Tanah Lot… kami hanya menikmati pemandangannya saja.. kami merencanakan untuk pulang setelah menikmati matahari terbenam dan akan kembali ke Bandara setelah berbuka puasa…

Matahari semakin rendah turun di ujung ufuk timur.. makin petang.. pemandangan makin indah.. akhirnya saat indah itupun tiba.. matahari mulai sedikit demi sedikit seakan tenggelam di lautan.. pemandangan yang sangat indah.. Tanah Lot memang sangat layak untuk dijadikan tujuan wisata apabila berwisata ke Bali..

Matahari sudah tenggelam.. kamipun beranjak meninggalkan pantai.. kami mencari informasi mengenai saat berbuka puasa melalui browsing internet pada gadget kami.. jadwal berbuka puasa menginformasikan bahwa saat berbuka puasa telah lewat beberapa menit yang lalu… bergegas menuju toko penjual makanan untuk sekedar membatalkan puasa kami.. selanjutnya beranjak ke tempat mobil kami diparkir.. tidak lupa mampir juga di beberapa toko souvenir untuk membeli dagangan yang dijajakan…

Anak-anak meminta untuk makan nasi dengan lauk-pauk di rumah makan biasa.. mereka saat itu kurang berselera apabila menyantap makanan siap saji (fastfood).. bosen kali karena beberapa hari ini santapan berat mereka adalah fastfood.. menyantap makan malam untuk berbuka puasa kami laksanakan di salah satu warung makan yang banyak terdapat di kawasan parkir.. .. makan dulu ya..

Saatnya berangkat ke Denpasar dan langsung menuju Bandara Ngurah Rai Bali.. kami harus pulang malam ini besok akan melaksanakan rutinitas kegiatan seperti biasa.. kami sudah memesan tiket untuk jadwal penerbangan malam dari Bandara Ngurah Rai Bali menuju Bandara Soekarno-Hatta untuk penerbangan pukul sepuluh malam waktu Bali.. jadi perjalanan dari Tanah Lot menuju Bandara Ngurah Rai tidak terburu-buru..

Perjalanan malam hari ternyata mengasyikan juga.. keluar kawasan Tanah Lot jalanan ramai dengan kendaraan pengunjung yang meninggalkan kawasan wisata Tanah Lot.. perjalanan lancar.. pukul setengah sembilan kami tiba di parkiran bandara Ngurah Rai.. pemilik mobil sewaan sudah menanti.. proses serah terima mobil yang kami sewa dilaksanakan di tempat parkir Bandara Ngurah Rai.. sungguh mudah dan nggak ribet.. pihak penyewa memeriksa kondisi mobil.. kami memeriksa apakah ada barang bawaan kami yang tertinggal.. serahin kunci dan bayar.. beres.. selanjutnya menuju tempat check in naik pesawat…

Check in pesawat.. ok.. penerbangan masih sekitar satu jam lagi.. mampir dulu ah ketempat tunggu di lounge tempat tunggu penumpang.. meneruskan makan malam.. menyantap makanan dan bersantai menunggu panggilan untuk naik ke pesawat..

43b makan malam

Pukul sepuluh malam waktu Bali terdengar bahwa penerbangan kami telah siap dan para penumpang diminta untuk naik ke pesawat.. kami beranjak menuju pintu untuk menuju pesawat.. menyerahkan tiket pesawat.. langsung menuju pesawat yang telah terparkir.. pilih kursi.. pasang seatbelt.. siap-siap tinggal landas..

Pesawat akhirnya bergerak.. tepat waktu.. menderu di landasan.. akhirnya tinggal landas… anak-anak tertidur pulas tidak lama setelah pesawat tinggal landas..

Pesawat yang membawa kami meninggalkan tanah Bali.. Pulau Bali.. pulau dengan segala keindahannya… kami selalu puas setiap berwisata di pulau Bali.. kami kembali pulang ke Tangerang meninggalkan kenangan indah bagi kami sekeluarga selama di Bali…


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: