Tangan Nyali Nantang – Etape 10 Surabaya – Demak

31 05 2012

Jam tujuh pagi terbangun langsung keluar kamar ternyata telah ada secangkir kopi yang disediakan oleh adik sepupu..langsung disruput..wuih enaknya..ngobrol sebentar mengenai khabar masing-masing..hari itu hanya adik sepupu dan suaminya yang ada..sedangkan adik sepupu yang lain tidak bisa datang karena mereka bersama keluarga mereka tinggal di luar kota.. kusampaikan rencana perjalanan diriku..kusampaikan bahwa hari ini mau keliling pulau Madura dan akan bermalam kembali di Surabaya baru besok berangkat ke Tangerang..ditawarkan apakah mau sarapan terlebih dahulu..diriku menjawab bahwa sebaiknya mandi dulu biar badan kembali segar..

Setelah mandi melahap sarapan yang telah tersedia baru beres-beres barang..keluarin Python..manasin mesin Python..lanjut ngobrol..tidak lama kemudian mendapat berita dari my lovely wife bahwa anakku yang kedua sakit panas..langsung hubungi my lovely wife..menanyakan khabar anak..ternyata sudah dibawa ke dokter..dan dikasih obat..agak tenang..minta untuk terus diinfo perkembangannnya..setelah mendapat berita anak sakit..akhirnya diriku memutuskan untuk membatalkan keliling pulau Madura..hanya melintas jembatan Suramadu karena sudah di Surabaya..mudah-mudahan dapat kesempatan dilain waktu untuk keliling pulau Madura..kusampaikan perubahan rencana kepada adik sepupu yang langsung mengiyakan dan mendoakan semoga perjalanan lancar dan anakku cepat sembuh..terimakasih

Akhirnya Python dan muatannya kupersiapkan..GPS dipasang untuk menuntun ke Jembatan Suramadu..berphoto bersama terlebih dahulu dengan adik sepupu selanjutnya pamit berangkat..GPS menuntun ke arah Jalan Gunung Sari lanjut ke Jalan Darmo Raya selanjutnya ke Jalan Jenderal Basuki Rahmat..perjalanan lancar..cuaca cerah..berhenti untuk mengambil beberapa gambar..

perjalanan dilanjutkan dengan panduan GPS yang terus mengarahkan ke arah Kenjeran..tertahan macet karena ada kereta yang melintas..panas khas kota Surabaya terasa sewaktu menunggu kereta lewat..akhirnya berbelok ke kiri memasuki jalan tol Suramadu..diriku tidak langsung ikut antrian untuk memasuki jembatan Suramadu namun keluar terlebih dahulu menyusur jalan di pinggir jalan tol Suramadu untuk mengambil gambar ditepian selat Madura..dan menikmati pemandangan selat dan perahu yang tertambat..waktu menunjukkan hampir jam sebelas siang..cuaca cerah

Setelah puas menikmati pinggiran selat Mandura dibawah jembatan Suramadu..akhirnya diriku melanjutkan perjalanan..memasuki kembali jalan tol Suramadu..ikut antrian sepeda motor yang membeli tiket seharga tiga ribu rupiah untuk sepeda motor..akhirnya Python memasuki jembatan Suramadu yang merupakan jembatan terpanjang di Indonesia dengan panjang 5.438 meter menghubungkan pulau Jawa dan Madura, jembatan Suramadu pembangunannya dimulai tahun 2003 dan diresmikan penggunaannya tahun 2009 (sumber dari wikipedia)

Pada saat itu arus kendaraan yang melintas jembatan Suramadu sangat lancar, jalur sepeda motor yang berada di sebelah pinggir jembatan memberikan kesempatan untuk melihat pemandangan selat Madura yang dilintasi..terlihat banyak perahu yang tertambat di tepian Selat yang airnya berwarna coklat..jalur sepeda motor juga lebar..dengan lebar mencapai 3 meter (cari lebar dari internet)..memberikan keleluasaan untuk menyusul kendaraan yang lebih lambat..diriku menjalankan Python dengan pelan agar puas menikmati perjalanan di atas jembatan Suramadu dan menikmati pemandangan yang ada..sebenarnya bagi sepeda motor ada larangan untuk berhenti sepanjang jalan ini..namun diriku berhenti sebentar untuk mengambil gambar jalur sepeda motor yang terbentang di depan..sebentar berhenti..langsung ngacir lagi menuju ujung jembatan di pulau Madura..

Akhirnya Python merasakan aspal di pulau Madura..berhenti di ujung jembatan di tempat penjual souvenir dan kaos..memilih kaos untuk seluruh keluarga..he..he..he.. sengaja diriku menawar dengan lama agar bisa juga mendengar logat Madura yang khas dibawakan oleh orang Madura di pulau Madura..setelah apa yang dicari dan harga sesuai..langsung bungkus..masukin sidebox..meneguk sebotol teh manis dingin..set tujuan di GPS dengan memasukkan tujuan kota Semarang sesuai rencana awal..bablas kota Semarang..mengunjungi salah satu teman kerja yang ditempatkan di kota Semarang..sekaligus istirahat dan menginap di rumahnya.. masukkin konci kontak putar posisi on..tombol starter ditekan .. brem..brem.. lanjutkan perjalanan..rencana awal mengelilingi pulau Madura menuju arah kota Sumenep..dimana diriku telah ditunggu oleh sahabat biker dari kota Sumenep..sehubungan dapat berita anak sakit maka rencana dibatalkan..kasih info mengenai pembatalan rencana mengelilingi pulau Madura..langsung Python kubawa untuk menggilas aspal jalan tol Suramadu..tapi balik arah ke Surabaya..selamat tinggal Madura..suatu hari nanti diriku akan balik untuk keliling pulau Madura..saatnya menyusur pantai utara pulau Jawa menuju Tangerang..

Pukul setengah satu siang meninggalkan pulau Madura..kembali menikmati jembatan Suramadu..jalanan lancar cuaca mulai terlihat mendung..memasuki daerah Kenjeran kembali kemacetan terjadi..kali ini GPS menuntun diriku melalui daerah Simokerto Surabaya..hujan lebat turun..Python kupinggirkan di daerah Perak Surabaya untuk mempergunakan rain coat..lanjutkan perjalanan..ditengah hujan menuju arah kota Gresik..lepas kota Surabaya menuju kota Gresik jalanan besar menyambut namun banyaknya truk kontainer dan hujan memaksa diriku untuk tidak menggeber Python my meggy..akhirnya masuk kota Gresik pukul setengah dua siang..hujan telah reda..mampir di minimarket untuk short break dan melepas rain coat..lanjut melintas jalur dalam kota Gresik yang mulus dan arus lalu lintas yang lancar..

GPS menunjukkan kota selanjutnya adalah Lamongan..wah asyik dapat menikmati salah satu makanan kesukaanku yaitu soto ayam Lamongan..dengan senang hati kuikuti saran dari GPS..tidak berapa lama meninggalkan kota Gresik..hujan lebat kembali menerpa..kubelokkan ke pintu masuk pom bensin yang pertama kali kutemui..keluarkan rain coat dan kukenakan lagi..namun kali ini tidak langsung meneruskan perjalanan karena hujan yang sangat lebat serta banyaknya truk yang melintas..menurutku lebih baik istirahat saja dulu sambil menunggu hujan reda..

Setelah hujan reda.. barulah diriku melanjutkan perjalanan..rain coat tetap dikenakan..keluar pom bensin ternyata jalanan tersendat disebabkan jalanan tergenang air dan sedang dilaksanakan perbaikan jalan..

Memasuki kota Lamongan ternyata hujan kembali turun..untunglah raincoat tetap dipergunakan..namun jalanan tersendat macet..banyak kendaraan yang melintas dan kebanyakan sepeda motor..akhirnya memarkirkan Python setelah menemui tempat yang sepertinya tempat istirahat..dan terlihat banyak sepeda motor yang parkir..

..ternyata setelah ditanyakan kepada petugas parkir motor..saat itu ada pertandingan sepakbola antara Persatuan Sepakbola Lamongan (Persela) dengan Sriwijaya Football Club (Sriwijaya FC) di stadion sepakbola Lamongan yang berlokasi di seberang jalan..pantes jalanan rame dan tempat parkir penuh dengan motor..ternyata mereka adalah warga Lamongan yang hendak mendukung kesebelasannya.. karena hujan belum reda ya sudah lanjut istirahat..kebetulan sekali ada tenda penjual soto ayam..parkirin Python di sebelah tenda penjual soto ayam..masuk..pesan soto ayam..ternyata soto ayam Lamongan di kota asalnya berasa lebih gurih dan nikmat..mungkin karena tiga faktor pendukung yang membuat makan soto ayam di Lamongan ini berasa lebih nikmat yaitu memang lebih enak, diriku lagi lapar, serta hujan membuat cuaca dingin.. diriku dengan lahap menghabiskan semangkuk soto ayam dengan nikmat..kapan lagi makan soto ayam Lamongan di kota asalnya..tidak membutuhkan waktu lama untuk menghabiskan semangkok soto ayam nikmat ini..selanjutnya serahin mangkok kosong ke penjualnya..buat minta nambah..

Dua mangkok soto ayam dan segelas teh tawar hangat mampu mengembalikan kesegaran diriku..walaupun hujan masih turun namun karena waktu sudah menunjukkan pukul tiga sore lewat..diriku kembali harus melanjutkan perjalanan..coba lihat tujuan kota selanjutnya..ternyata kota Tuban..jalanan menuju kota Tuban ternyata melalui jalanan yang mulus dan lebar..Python kujalankan dengan kecepatan sedang..

Dalam perjalanan menuju kota Tuban ada sedikit insiden dengan pengendara yang berboncengan sepertinya okamsi atau orang kampung situ ..menurutku mereka adalah okamsi karena boncenger tidak pake helm…yang dari bawaannya sich ingin cari masalah..namun dengan bantuan dari Bro Kasdul salah satu anggota Honda Mega Pro Club Indonesia (HMPCI) Chapter Tubah yang kuhubungi akhirnya dapat diselesaikan juga..

Bro Kasdul mengajak diriku untuk mampir kerumahnya..ajakan yang harus kuikuti karena diriku kedinginan, lelah, dan juga untuk menenangkan diri setelah insiden.. dirumah bro Kasdul dijamu dengan secangkir kopi panas..diminta untuk menginap..tapi harus kutolak karena diriku harus terus melanjutkan perjalanan malam itu juga..pukul tujuh malam akhirnya diriku dilepas oleh bro Kasdul diperbatasan kota Tuban menuju kota Rembang..terimakasih bro Kasdul..terimakasih Honda Mega Pro Club Indonesia Chapter Tuban atas bantuan dan penerimaannya..mohon maaf hanya sebentar mampir..

Perjalanan ke kota Rembang ternyata harus lebih berhati-hati..jalanan gelap..bergelombang..dan truk serta bis berseliweran..beberapa kali diriku seperti menaiki banteng rodeo yang kulihat di televisi..karena Python bergejolak sewaktu melintas jalanan yang bergelombang..

Barulah menjelang kota Rembang… sekitar daerah Bancar-Sarang jalanan mulai mulus..kudengar sayup sayup deburan ombak sesekali terdengar..kuamati lebih seksama ternyata sebelah kanan jalan adalah pantai..jalanan mulus menurun menikung..sayang saat itu malam..kubayangkan kalau siang hari jalanan memasuki kota Rembang ini sangat nikmat dengan pemandangan indah..tidak berapa lama terlihat dari kejauhan kerlap-kerlip lampu di suatu bangunan..sangat indah terlihat dari kejauhan waktu malam hari..dirikupun bermaksud untuk mengunjungi tempat tersebut..tidak lama kemudian barulah sampai pada gedung tersebut yang ternyata harus masuk terlebih dahulu kejalan kecil..

Di ujung jalan ternyata dihadang oleh pintu masuk..diriku berhenti sejenak mengamati lokasi terbaca papan pengumuman ternyata tempat tersebut adalah pintu masuk Pembangkit Tenaga Listrik Uap (PLTU) Rembang.. tidak berapa lama beberapa petugas keamanan keluar dari pos penjagaan dan menghampiri diriku..mereka menanyakan dari mana dan maksud kedatanganku..kusampaikan bahwa diriku dalam perjalanan pulang ke Tangerang dari Lombok serta tertarik dengan banyaknya lampu yang terang terlihat dari kejauhan dan ingin mampir ketempat tersebut..karena sudah sampai di tempat tersebut sayang kalau tidak diabadikan dengan berphoto…sekalian minta ijin untuk mengambil gambar..mengetahui alasan kedatanganku mereka pun mengijinkan..diriku beranjak ke muatan Python bermaksud mengambil tripod kamera…namun ternyata kamera tidak ada yang tersisa adalah karet pengikatnya..waduh tidak perlu dicari lagi..pasti terjatuh pada saat melintasi jalan bergelombang tadi…

Karena tripod tidak ada maka akhirnya diriku minta tolong petugas keamanan untuk mengambil gambar diriku..dengan senang hati mereka mau mengambil photo dengan kamera saku yang kubawa..sekali diphoto..terimakasih pak..eh..mereka juga minta untuk diphoto dengan Python..akhirnya permintaan kupenuhi..tapi kok berkali-kali banyakan situ pak diphotonya dibandingkan diriku yang cuma sekali..baik pak satpam..photo bapak-bapak terpampang juga di internet nich..

Setelah puas berphoto ria di depan pintu masuk PLTU Rembang..diriku kembali melanjutkan perjalanan..di daerah Lasem diriku berhenti untuk break..sewaktu lihat handphone beberapa pesan dan miscall masuk..dari sahabat sahabat Honda Mega Pro Club Indonesia yang menanyakan posisi dan kondisi diriku sehubungan kejadian di kota Tuban..wah kaget juga mereka ternyata terus memonitor perjalananku dan saling memberi informasi..salah satu miscal adalah dari Bro Leo salah satu senior Honda Mega Pro Club Indonesia Chapter Tangerang.. Bro Leo mengingatkan diriku untuk tetap tenang walaupun mendengar khabar anak sakit..dan tetap hati-hati berkendara.. Bro Leo menawarkan untuk melanjutkan perjalanan ke Solo.. oh ya..saat itu Bro Leo mendapat tugas penempatan di Solo.. Bro Leo meminta diriku untuk ke Solo dan melanjutkan perjalanan berbarengan dengan Bro Bagong dan Bro Eko dari HMPCI Chapter Tangerang yang saat ini sedang ada di kota Solo.. kubuka peta ternyata kota Solo jauh di selatan..akhirnya kusampaikan bahwa diriku tidak bisa ke Solo karena rencana kepulangan menyusur pantai utara Jawa dan sudah janjian bertemu dengan teman kerja di Semarang dan janjian juga ketemu dengan teman kuliah di Cirebon.. Bro Leo mengerti alasanku dan akhirnya kami sepakat bahwa diriku akan pulang beriringan dengan Bro Bagong dan Bro Eko namun ketemuan di kota Kendal..Bro Bagong dan Bro Eko dari Solo menuju kota Kendal sedang diriku dari Semarang mampir ke Kota Kendal..

Pukul setengah sepuluh malam.. setelah ngobrol dengan Bro Leo dan mohon ijin lewat kota Rembang ke salah satu sahabat anggota Honda Mega Pro Club Indonesia (HMPCI) Chapter Rembang..diriku melanjutkan perjalanan tujuan kota Kudus.. dimana sahabat dari Honda Mega Pro Club Indonesia Chapter Kudus telah siap untuk menerima diriku.. terimakasih HMPCI diriku akan break di Kota Kudus..

Perjalanan ke kota Kudus melewati Pati jalanan besar dan mulus namun kudu hati-hati karena banyaknya kendaraan terutama truk yang berhenti di pinggir jalan yang gelap dan tiba-tiba menyempit..menjelang pukul 12 malam diriku masuk kota Kudus..berhenti di pom bensin untuk mempergunakan toiletnya.. kontak sahabat HMPCI Chapter Kudus..diriku diarahkan ketempat kopdar mereka.. akhirnya bertemu..ngobrol akrab.. ditraktir makan dan minum …

Setelah makan mie rebus dan minum segelas kopi susu..kami beriringan berangkat menuju kota Demak dimana sahabat-sahabat Honda Mega Pro Club Chapter Demak telah menunggu kedatanganku..perjalanan yang jauh baru terasa melelahkan setelah perut diisi..dalam perjalanan ke kota Demak..rasa kantuk tidak tertahan..beberapa kali Python oleng.. pukul setengah dua pagi kami tiba di alun-alun kota Demak depan mesjid Agung dan berkumpul di sebuah warung makanan penjual seafood..kucoba melawan kantuk dengan meneguk secangkir kopi..dan melahap kerang rebus yang disuguhkan..ternyata rasa lelah dan kantuk tidak bisa dikalahkan..akhirnya diriku minta agar bisa istirahat di kota Demak karena tidak kuat apabila meneruskan perjalanan ke kota Semarang..permintaan disetujui.. kasih berita kepada sahabat-sahabat Honda Mega Pro Club Indonesia (HMPCI) Chapter Semarang bahwa diriku tidak bisa mampir ke Semarang karena tidak kuat melanjutkan perjalanan dan akan beristirahat di kota Demak..serta besok akan menuju Kendal..tanpa mampir Semarang..mohon maaf mas mas bro HMPCI Chapter Semarang..diriku tidak sempat mampir..

Pukul dua pagi diriku diajak ke salah satu rumah anggota Honda Mega Pro Club Indonesia (HMPCI) Chapter Demak… masukin Python di garasi..buka helm..sepatu dan kaos kaki… masuk kamar..buka jaket..basa basi ke tuan rumah tidur duluan..selonjor di kasur.. ora inget opo-opo..bablas..zzzzz….zzzzzz


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: