Tangan Nyali Nantang – Lombok Hari Pertama

7 02 2012

                                       

30 Desember 2011 waktu menunjukkan telah lewat pukul lima pagi ketika diriku sampai di kediaman teman kerja yang sekarang ditugaskan di Lombok.. disambut dengan ramah.. jabat tangan erat sebagai tanda eratnya persahabatan yang telah terjalin.. diriku langsung memarkirkan Python di garasi.. menurunkan barang bawaan.. ngobrol sebentar menanyakan khabar masing-masing.. minta ijin mandi untuk menyegarkan.. sholat subuh.. dijamu sarapan dengan masakan ikan segar.. ngopi.. ngobrol lagi mengenai rencana selama di Lombok..

Kasih khabar ke seluruh sahabat yang pernah dikunjungi bahwa diriku sudah sampai di Lombok dan akan liburan tahun baru di Lombok bersama keluarga.. balasan ucapan selamat.. dikirimkan hampir dari seluruh sahabat.. terutama sahabat-sahabat dari Honda MegaPro Club Indonesia berbagai Chapter yang pernah dikunjungi.. ternyata Honda MegaPro Club Indonesia Chapter Tangerang pun menginformasikan mengenai tibanya diriku di Lombok kepada seluruh chapter Honda MegaPro Club Indonesia.. tidak lama kemudian muncul berita menanyakan khabar dan posisi dari sahabat biker MegaPro Lombok.. nomor telepon mereka diinfokan kepada diriku oleh bro Bagong dan Bro Eko yang sebelumnya telah dijamu selama mereka di Lombok.. sahabat biker Megapro tersebut adalah bro Zul dan bro Rangga dari Honda MegaPro Rider (H-MER) Lombok.. menanyakan posisi dan rencana selama di Lombok.. mereka juga memberitahukan bahwa mereka telah siap menjamu diriku dan siap apabila diriku memerlukan bantuan mereka selama di Lombok… thanks brader atas perhatiannya.. kuuraikan rencana diriku selama di Lombok..

… Kembali ngobrol dengan Pak Permadi demikian nama teman kerja diriku yang saat ini ditugaskan di Lombok sebagai station manager yang berkantor di Bandara Internasional Lombok, sehubungan dengan habisnya persediaan baju.. dan pakaian baru belum sampai karena akan datang bareng dengan keluarga dari tangerang.. akhirnya minta baju salin.. sebab pakaian sudah habis terpakai, aroma khas campuran debu..basah..keringat.. tercium.. kubungkus dengan kantong plastik agar aroma pakaian tidak mencemari suasana keakraban.. biar nanti di laundry..

Obrolan seputar khabar masing-masing.. dan rencana selama di Lombok.. kuutarakan bahwa keluarga hari ini akan tiba di bandar udara international Lombok dari Cengkareng.. tentu Pak. Permadi sudah tahu hal itu karena rencana perjalanan diriku dan keluarga sebelumnya telah diinfokan dan segala kebutuhan mengenai akomodasi dan transportasi telah diatur oleh Pak Permadi.. thank ya sohib..

Rencana hari ini adalah menuju tempat kerja Pak. Permadi di kota dan airport.. mempergunakan mobil karena akan menjemput keluarga.. cari laundry untuk pakaian kotor.. selanjutnya Pak Permadi menawarkan mobilnya untuk dipakai keliling tempat wisata lombok oleh sekeluarga dan akan diantar oleh supirnya… tentu saja tawaran tersebut tidak kutolak.. mengenai tempat menginap sebenarnya sudah direncanakan untuk menginap di hotel tanggal 31 Desember 2011, sedangkan malam pertama akan menginap di rumah Pak. Permadi.. namun melihat rencana diriku yang akan menghabiskan malam tahun baru di Senggigi dan kemungkinan hanya beberapa jam saja di Hotel maka diputuskan bahwa malam pertama di Lombok akan dihabiskan di hotel selanjutnya malam kedua akan menginap di rumah Pak Permadi..

Setelah membereskan barang maka bersama-sama Pak Permadi menuju airport namun sebelumnya mencari laundry .. mendatangi beberapa laundry yang buka ternyata mereka menyatakan bahwa paling cepat laundry baru bisa diambil tanggal 2 Januari 2012 karena libur tahun baru.. wah.. tanggal 1 Januari 2012 diriku akan meluncur kembali ke Tangerang… akhirnya diputuskan untuk mengirimkan pakaian kotor lewat jasa Pak Permadi.. pakaian kotor dikirimkan dan dititipkan ke perwakilan perusahaan di bandara Soekarno-Hatta biar nanti kalau keluarga pulang tinggal ambil.. bungkus rapat dengan plastik dan dus..

Mampir di kantor perusahaan perwakilan kota Mataram, karena Pak Permadi saat itu juga ditugaskan untuk menggantikan pimpinan perwakilan kota Mataram yang sedang cuti.. beliau membereskan administrasi setelah itu meluncur ke Airport dimana Pak Permadi akan melaksanakan tugas kesehariannya dan diriku menanti keluarga yang akan datang

Sekedar informasi mengenai bandara internasional Lombok disadur dari Wikipedia :

Bandar Udara Internasional Lombok (kode IATA: LOP ; ICAO: WADL) (Lombok International Airport) adalah Bandara domestik dan internasional yang berlokasi di Kab. Lombok Tengah, NTB. Bandara ini dioperasikan oleh PT Angkasa Pura I.[1][2] dan dibuka pertama kali pada tanggal 1 Oktober 2011 untuk menggantikan fungsi dari Bandara Selaparang Mataram. Terletak persis di jantung pulau “eksotik” Lombok tepatnya di Jalan Tanak Awu. Melayani penerbangan domestik maupun international. Maskapai yang melayani rute domestik seperti Garuda Indonesia, Merpati, Lion Air, Wings Air, Batavia Air, Trigana Air. Rute internasional dilayani oleh Silk Air.

Pada tanggal 20 Oktober 2011 Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan bandara ini . Arsitektur bandara ini memiliki ciri khas rumah adat sasak, namun tentu saja menggunakan bahan-bahan modern baja galvanis.

Lokasi Bandara Internasional Lombok di Tanak Awu, Kabupaten Lombok Tengah, Lombok, Indonesia, barat daya Kota Mataram ibukota provinsi Nusa Tenggara Barat dan beberapa kilometer barat daya dari kota kecil Praya. Bandara ini dibangun diatas lahan seluas 550 hektar yang menelan biaya Rp.625 milyar (US$73.100.000)

Kuamati fasilitas bandara internasional Lombok ternyata telah tersedia beberapa fasilitas umum yang memadai, namun masih sepi menurutku mempertimbangkan pulau Lombok yang telah menjadi tujuan wisata dan musim liburan tahun baru ini..

Tiba di Bandara menjelang sholat Jumat.. ngobrol sebentar di ruangan kantor Pak. Permadi.. lalu berangkat sholat Jumat.. selepas sholat jumat kembali ke kantor menunggu keluarga yang akan tiba..

Pukul dua siang waktu setempat keluarga akhirnya tiba.. kujemput di tempat kedatangan.. akhirnya kami bisa berkumpul juga.. peluk cium rindu terlampiaskan… kami akan menikmati liburan tahun baru di pulau lombok sekeluarga dari tanggal 30 Desember 2011 hingga tanggal 01 Desember 2012, dimana isteri dan anak-anakku akan kembali terbang ke Cengkareng mempergunakan penerbangan pertama pada tanggal 01 Desember 2012 karena penerbangan lainnya telah penuh.. selepas keluarga berangkat ke Cengkareng direncanakan diriku akan touring bareng Pak. Permadi menikmati pulau Lombok mempergunakan sepeda motor..

Sesuai dengan janji Pak. Permadi mengenai tawaran untuk mempergunakan mobilnya.. kami langsung berangkat ke tempat wisata diantar oleh sopir.. dan akan kembali menjemput Pak Permadi setelah itu berangkat ke hotel untuk menghabiskan malam dan beristirahat..

Pertama kali kami diantar menuju Desa Adat Sade Sasak Rambitan.. sebuah desa adat berdasarkan keterangan mas Bagiawan pemandu yang menyertai kami sekeluarga terdiri dari 150 rumah yang disebut Bale Tani karena penghuninya para petani dengan jumlah penduduk 700 jiwa, memasuki kampung Sasak langsung dihadapkan pada suatu bangunan untuk berkumpulnya masyarakat.. yang disebut bale pertemuan.. rumah-rumah penduduk yang beratap ilalang.. terdapat pula tempat berbulan madu bagi pengantin baru yang disebut dengan bale lodong.., sebagian besar pekerjaan penduduk di kampung Sasak ini adalah bertani, yang cukup unik adalah hasil pertanian mereka tidak dijual tapi akan disimpan di Lumbung Desa untuk dikonsumsi oleh kalangan mereka.

Di kampung adat Sasak dijajakan pula berbagai kerajinan hasil karya tangan penduduk setempat berupa kain dan pernak-pernik perhiasan… Para wanita kebanyakan melakukan pekerjaan bertenun mulai dari memintal benang hingga menjadi kain berupa kain songket,selendang dan juga syall selain itu juga beberapa penduduk membuat pernak-pernik dari cangkang kerang, biji-bijan, tulang hewan, tempurung kelapa, tanduk kerbau, dan sebagainya .. tidak seperti di tempat wisata lainnya dimana pengunjung selalu dikuntit oleh pedagang asongan.. di desa adat Sasak ini para pedagang hanya menawarkan barang dagangannya namun tidak memaksa ataupun mengerubuti kami.. sehingga kami merasa nyaman dapat menikmati bangunan dan kehidupan desa adat Sasak sambil mendengar penjelasan dari pemandu.

Untuk mempertahankan budaya desa adat Sasak.. mereka tidak diperbolehkan membangun rumah atau bangunan selain bangunan adat… apabila mereka ingin membangun tidak mengikuti adat istiadat maka harus membangun di luar wilayah desa adat..selain itu banyak juga warga desa adat Sasak yang menikah dengan sesama warga desa adat Sasak sehingga dapat menjaga tradisi yang telah diwariskan turun temurun..

Menjelang keluar maka kita akan disodori buku tamu untuk diisi nama dan kesan-kesan.. juga dipersilahkan untuk memberikan sumbangan yang tidak ditentukan besarnya..demikian pula untuk pemandu lokal.. mereka tidak menentukan tarif khusus.. sayang waktu yang terbatas membuat kami harus segera meninggalkan desa adat Sasak ini..

Selanjutnya kami diantar menuju pantai Kuta Lombok, suatu pantai yang indah di selatan pulau Lombok.. pada saat itu hanya terlihat satu dua turis yang berkunjung.. pantai yang dituju adalah pantai dibelakang suatu hotel berbintang… selama perjalanan terlihat pemandangan pantai yang indah.. sewaktu kami turun dari mobil yang mengantar.. kami dihadapkan pada pemandangan yang indah.. air laut yang jernih.. pasir pantai yang lembut serta deburan ombak.. sayang.. kami langsung dikerubungi oleh para pedagang asongan yang terus menguntit dan memaksa kami untuk membeli barang dagangan mereka.. membuat kami kurang merasa nyaman untuk menikmati liburan di pantai ini… sayang sekali pemandangan yang indah tidak dapat dinikmati secara santai karena gangguan para pedagang asongan.. kalaulah pengelola parawisata di indonesia dapat mengatur para pedagang di tempat wisata sehingga tidak berkesan memaksa dan mengganggu pengunjung.. mungkin dapat meningkatkan jumlah pengunjung ke suatu tempat wisata…

Kami tidak lama di pantai Kuta Lombok.. alasan utamanya adalah untuk secepatnya menghindari ganguan para pedagang asongan yang terus menguntit kami.. selanjutnya kami kembali ke bandara untuk menjemput Pak. Permadi dan berbarengan ke hotel dimana kami hendak menginap yang telah dipesan oleh pak Permadi sebelumnya

Hotel tempat kami menginap adalah Hotel Lombok Garden yang berlokasi di Jalan Bung Karno No. 7 Mataram Lombok

Sebelumnya kami merencanakan untuk menginap pada tanggal 31 Desember 2011 hingga 01 Januari 2012.. namun mempertimbangkan rencana kegiatan kami sekeluarga selama di Lombok.. akhirnya kami mengganti tanggal menginap kami yaitu menjadi tanggal 30-31 Desember 2011.. kami berangkat ke hotel untuk memastikan ketersedian kamar pada tanggal tersebut karena musim liburan tahun baru ini dipastikan tingkat hunian hotel meningkat dan cenderung pada penuh…

Untunglah kamar hotel tersedia.. sehingga kami dapat mengganti tanggal menginap.. setelah memastikan untuk menginap di hotel tersebut.. maka kami bersama-sama pak Permadi menuju kerumah beliau untuk silahturahmi dengan keluarga beliau karena my lovely wife dan anak-anak belum ketemuan dengan keluarga beliau.. sekaligus juga membawa Python dan perbekalannya yang diparkir di rumah beliau..

Setelah bersilaturahmi, kami pamit untuk menginap di Hotel.. diriku bersama Python menguntit mobil pak Permadi yang membawa my lovely wife beserta anak-anak..

Sewaktu tiba di Hotel .. my beloved family langsung di drop di lobby hotel sedangkan diriku mencari tempat parkir untuk Python.. sewaktu kutanyakan kepada petugas security hotel dimana tempat parkir motor.. ternyata perlakuan petugas security menurutku tidak sopan.. dengan gaya tumpang kaki dan tanpa melihat diriku serta menurutku dengan nada ketus menunjuk suatu arah..tanpa jelas tempat mana yang harus kutuju… dengan berusaha menahan amarah kucoba kembali menanyakan dan memastikan tempat parkir motor untuk tamu.. sekali lagi perlakuan yang sama kuperoleh.. waduh apa sich maunya petugas security ini.. akhirnya dengan nada marah kuminta agar petugas security tersebut menunjukkan secara jelas dimana Python harus diparkir.. dan kusebutkan bahwa diriku adalah tamu yang hendak menginap di hotel tersebut.. wah jangan-jangan kita harus menjelaskan bahwa kita tamu agar mendapatkan perlakuan yang sopan dari petugas hotel Lombok Barat ini.. wah berabe pariwisata Indonesia kalau pelayanan yang berkaitan dengan pariwisata seperti petugas security hotel Lombok Barat ini… akhirnya mendapatkan petunjuk yang jelas dimana Python harus diparkir… namun .. setelah memarkirkan Python kudatangi kembali petugas security tersebut dan menanyakan kenapa ketus kepada saya.. apakah karena diriku pake motor sehingga tidak dianggap dan tidak layak untuk menginap di hotel Lombok Barat Mataram ini.. eh.. jawabannya.. kalau tidak puas silahkan complain… waduh hampir saja emosi tidak terbendung……heran.. tamu kok harus ngikutin standar kesopanan petugas hotel.. kalau nggak puas silahkan complain.. ya sudah daripada makin kesel mendingan lapor ke duty managernya..selain itu juga keluarga sedang menunggu di lobby hotel..

Diriku kembali menuju lobby tempat check in.. sambil meminta menghadap duty manager karena diriku ingin complain mengenai perlakuan petugas security tadi.. tidak lama kemudian duty manager hotel Lombok Barat datang… langsung kusampaikan keluhan.. ditanggapi bahwa keluhan akan menjadi masukkan dan akan diberikan pengarahan kepada petugas security tersebut…. sekarang tinggal nunggu petugas bell boy untuk bantuin bawain barang ke kamar… lho kok lama nunggu di lobby.. petugas hotel nggak nonggol-nonggol juga.. kutanya kepada petugas front office kenapa kok lama nunggu bell boy yang bawain barang ke kamar.. dijawab bahwa petugas saat itu terbatas.. sudah dipanggil..harap tunggu..waduh.. nunggu lagi.. mulai kesal nich..tapi kok nggak nonggol-nonggol.. kutanyakan lagi ke petugas front office.. jawaban sama.. ya daripada nunggu lebih lama lagi… akhirnya kami sekeluarga membawa sendiri barang bawaan kami ke kamar… waduh tadi sudah kesel sama petugas security.. sekarang sama petugas front office dan petugas pengantar barang..

Akhirnya dengan membawa barang bawaan, kami sekeluarga pergi mencari nomor kamar yang diberikan oleh petugas front office.. sambil membereskan barang bawaan dan siap-siap istirahat.. mendapat SMS dari bro Rangga dan bro Zul dari Honda MegaPro Raider (H-MER) Lombok bahwa diriku diundang untuk hadir dalam Kopdar mereka.. minta waktu untuk mandi.. siap-siap berangkat ke kopdar H-MER Lombok sekalian sowan ke yang punya daerah dan minta informasi mengenai tujuan dan kegiatan wisata sekeluarga yang paling sesuai dengan situasi liburan tahun baru… akhirnya diriku dijemput dari hotel menuju tempat kopdar mereka.. tidak lama diriku kopdar dengan H-MER Lombok karena diriku perlu istirahat sebelum besok sekeluarga berwisata di Lombok dan mengunjungi Gili Trawangan.. bertemu dengan sahabat biker Lombok ternyata menyenangkan.. mereka menawarkan bantuan yang sekiranya dibutuhkan.. diriku berterimakasih atas tawarannya namun kusampaikan bahwa kami telah mempersiapkan semuanya hanya perlu konfirmasi mengenai waktu dan lokasi wisata yang tepat bagi kami sekeluarga selama di Lombok.. banyak bantuan dan informasi yang bermanfaat untuk berwisata sekeluarga.. thanks brader H-MER Lombok… setelah kopdar dengan diantar oleh rombongan biker H-MER menuju hotel.. pamit dan mengucapkan thanks H-MER Lombok atas penerimaan selama di Lombok.. akhirnya diriku pergi ke kamar hotel untuk istirahat agar besok bisa segar berwisata dan menghabiskan liburan tahun baru di pulau Lombok..


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: