Tangan Nyali Nantang – Etape 5 Lumajang – Denpasar

30 01 2012

                                       

Tanggal 28 Desember 2011..waktu menunjukkan pukul lima pagi..periksa barang bawaan..check kondisi Python..saatnya menghidupkan Python my meggy untuk melanjutkan perjalanan..brem..brem..ucapkan terimakasih kepada petugas pom bensin yang telah mengijinkan diriku untuk istirahat melewatkan malam di Lumajang..cuaca saat itu gerimis namun diriku harus melanjutkan perjalanan agar jadwal yang telah tersusun terutama jadwal tiba di Lombok paling lambat tanggal 30 Desember 2011 dapat tercapai.. rute perjalanan kali ini adalah kota Jember, Banyuwangi nyebrang ke pulau Bali.. rest di Denpasar

Perjalanan dilanjutkan dengan harapan hujan segera reda.. namun setelah perjalanan sekitar 15 menit memasuki jalan Lumajang-Jember di daerah Wonosobo Lumajang ternyata hujan sepertinya semakin membesar.. dinginnya pagi disaat hujan memaksa diriku mencari tempat berteduh sekalian mencari tempat untuk menikmati segelas kopi susu hangat..

Sambil menunggu hujan reda mendapat berita dari HMPC Chapter Tangerang bahwa Honda Mega Pro Club Chapter Jember telah menunggu dan siap menerima diriku.. wow kembali diriku kaget.. ternyata Honda MegaPro Club terus memonitor dan berusaha memberikan perhatian dan bantuan selama perjalanan ini.. thanks a lot brader-brader .. HMPC Chapter Tangerang memberikan nomor kontak brader HMPC Jember dan meminta diriku untuk menghubungi member HMPC Jember.. kirim SMS terlebih dahulu kepada brader HMPC Jember.. dijawab bahwa mereka telah siap menerima diriku dan mohon dikabari apabila telah masuk kota Jember… makin tenang nich perjalanan..

Pukul enam pagi kurang sepuluh menit ternyata hujan mereda.. kembali mesin Python kunyalakan.. brem..brem.. kopi susu hangat yang tinggal seperempat kuhabiskan dalam satu kali tegukan.. pamit sama penjaga warung kopi.. jalan basah mulai digilas oleh ban.. jalanan sepi hanya satu dua kendaraan yang melintas itupun kebanyakan kendaraan umum.. sepertinya kendaraan pribadi dan sepeda motor saat itu masih enggan untuk ikut meramaikan jalan Lumajang-Jember…

Jalanan sepi.. menggoda diriku untuk menggeber Python.. namun safety first.. jalan basah dan ada beberapa ruas yang berlobang membuat diriku menahan diri.. satu jam perjalanan Lumajang menuju Jember.. jalanan sangat lancar, menjelang pukul tujuh pagi memasuki kota Jember..sedikit kemacetan kuhadapi saat melewati pasar Gentol Jember selebihnya.. lancar..

Pukul tujuh pagi.. saatnya sarapan dan menunggu brader HMPC Chapter Jember menjemput diriku.. di daerah Rambipuji Jember kutemukan tempat makan soto ayam yang cocok untuk sarapan.. kontak brader HMPC Jember bahwa diriku sedang sarapan.. tidak lama kemudian ada jawaban bahwa diriku diminta untuk menuju daerah Kasiyen menjumpai brader Ulum.. set tujuan pertemuan ternyata GPS menunjukkan bahwa diriku harus menempuh perjalanan 17 kilometer menuju Kasiyen tempat pertemuan.. ok brader.. sekalian ingin tahu daerah Jember dan apalah artinya jarak dengan sebuah persahabatan..

Menunggu tidak terlalu lama.. dijemput oleh bro Ulum HMPC Chapter Jember ketempat tinggalnya.. ngopi dan ngobrol terlebih dahulu… setelah itu barengan menuju kost Ketua Chapter dan salah satu member HMPC Jember untuk ketemuan dengan member HMPC Chapter Jember lainnya yang telah menunggu disana.. sekitar pukul 10 pagi sampai disana bertemu pula dengan brader Cak Nur yang sudah melakukan perjalanan solo touring dari Jambi tempat asalnya… hujan ternyata turun dengan lebatnya sesampai di tempat tersebut.. diriku dijamu dengan makan dan minum.. ngobrol.. menunggu hujan reda..mendapat berita bahwa Honda MegaPro Club (HMPC) Chapter Banyuwangi telah mendapat info dan siap menerima diriku di Banyuwangi.. wow again.. kaget campur senang mendapat berita tersebut.. pukul setengah satu siang.. hujan tidak mereda juga akhirnya diriku memaksa untuk pergi walaupun dicoba ditahan di Jember karena hujan lebat.. maaf brader diriku harus berangkat karena tidak ingin molor jadwal tiba di Lombok.. pukul setengah satu siang akhirnya dikawal oleh brader dari HMPC Jember hingga perbatasan kota Jember menuju Banyuwangi menembus hujan lebat.. Python dan diriku melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi dibawah hujan lebat.. thanks brader Honda MegaPro Club Jember.. atas penerimaan dan persahabatan yang ditunjukkan kepada diriku.. lain waktu pasti kita ketemuan dan kembali memperkuat persahabatan yang kurasakan ini… brader HMPC Banyuwangi.. diriku mohon ijin mampir ya..

.. Selepas Jember.. hujan semakin deras.. teruskan perjalanan.. jalanan lancar namun hujan deras membuat diriku harus meningkatkan kewaspadaan.. perjalanan ternyata harus melalui jalur pegunungan di daerah Kemitir.. jalanan berkelok..basah..hujan deras membatasi pandangan.. udara pegunungan saat hujan membuat diriku menggigil..br…br.. ditambah adanya truk besar yang sedang berupaya menembus tanjakan dan kelokan di daerah Kemitir.. menyebabkan Python tidak bisa berjalan cepat..

Perjalanan kembali lancar setelah jalan lurus selepas kelokan Kemitir, lanjut hingga Glennmore dan Genteng memasuki Banyuwangi… menjelang pukul empat sore berhenti di sebuah minimart daerah Ronggojiwo kota Banyuwangi sekedar menghangatkan badan yang telah kedinginan.. hujan telah reda..sewaktu membaca pesan-pesan yang masuk ternyata brader megapro club Banyuwangi telah di posisi menjemput di perbatasan memasuki kota Banyuwangi namun tidak bertemu.. berkomunikasi dengan brader-brader HMPC Chapter Banyuwangi melalui pesan singkat akhirnya diriku dapat bertemu dengan brader-brader HMPC Banyuwangi… diriku di bawa ke rumah brader Tikno anggota Honda MegaPro Club Chapter Banyuwangi untuk ganti baju.. shalat Ashar ..istirahat..ngopi..ngobrol dengan brader-brader HMPC Banyuwangi..hujan kembali mengguyur…

.. Selepas sholat Maghrib.. diriku dikawal oleh brader-brader dari HMPCI Banyuwangi menembus hujan berangkat menuju pelabuhan penyebrangan Ketapang untuk naik ferry ke pulau Bali…

Dengan membayar 16 ribu rupiah pada pukul delapan malam diriku diijinkan untuk memasuki pelabuhan dan naik ferry menuju pelabuhan Gilimanuk pulau Dewata.. Python diarahkan untuk diparkir di sebelah pinggir sewaktu memasuki ferry.. mendapat informasi bahwa perjalanan melintas selat Bali dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk hanya berkisar 40 menit.. maka waktu di dalam ferry kupergunakan untuk menata barang bawaan di Python..

Ombak selat Bali pada saat itu tenang membuat tidak terasa ferry sudah mau merapat pada pukul sembilan malam atau sepuluh malam waktu Bali… sebelumnya sudah kontak dengan bro Bagong dan Bro Eko dari Honda MegaPro Club Indonesia (HMPCI) Chapter Tangerang.. mereka berdua dalam perjalanan pulang ke Tangerang setelah mencapai Bima.. kita janjian untuk ketemuan di pelabuhan Gilimanuk..

..oh ya sebelumnya brader dari Honda MegaPro Club Indonesia Bali juga sudah menginformasikan bahwa mereka telah menerima pesan bahwa diriku dalam perjalanan ke Lombok.. dan saat itu telah siap untuk menerima diriku selama di Bali..

Mendarat di pelabuhan Gilimanuk langsung menyesuaikan waktu di jam tangan dengan waktu Bali yang lebih cepat satu jam.. kontak dengan bro Bagong serta bro Eko.. diminta untuk menunggu di Pelabuhan karena mereka dalam perjalanan dari Denpasar setelah dilepas oleh bro Hamid dan bro Andi dari HMPCI Bali.. namun pada saat itu juga diriku diminta oleh bro Hamid dan bro Andi agar segera menuju Denpasar dan mereka telah menunggu diriku untuk pengkondisian (istilah untuk dijamu dan diberi tempat istirahat) … setelah menunggu sekitar satu jam di Gilimanuk untuk koordinasi dengan Bro Bagong dan Bro Eko.. akhirnya sepakat untuk dengan bro Bagong dan bro Eko dari HMPCI Tangerang untuk ketemuan di perjalanan karena mereka dari Denpasar menuju Gilimanuk berlawanan arah dengan diriku yang akan menuju Denpasar.. janjian untuk memberitahu posisi terakhir masing-masing satu jam kemudian… namun kita ternyata tidak ketemuan.. sayang juga.. ya.. padahal diriku ingin mendengar cerita mereka sewaktu melintas Bali pulau Lombok hingga ke Bima..

Perjalanan dilanjutkan ke Denpasar setelah makan malam di pelabuhan Gilimanuk.. saat keluar pelabuhan Gilimanuk jalanan lurus namun gelap.. kendaraan yang lalu lalang kebanyakan bis malam dan truk..

Perjalanan malam menuju Denpasar melalui wilayah Negara, Tabanan, Badung..ternyata membutuhkan kewaspadaan selain jalanan yang gelap, jalanan berkelok.. banyak kendaraan bis malam dan truk angkutan..juga perlu diperhatikan anjing yang menyebrang tiba-tiba.. ditambah pada saat itu hujan mulai dari Negara hingga daerah Bajre Tabanan.. memasuki daerah Kediri ada perbaikan jembatan.. waktu sudah menunjukkan hampir pukul dua pagi.. lihat petunjuk bahan bakar sudah melewati setengah tangki terpakai.. mata sepertinya sudah mulai meredup..badanpun baru berasa pegal-pegal… waduh Python minta minum.. badan minta istirahat.. memasuki jalan Bypass Kediri Bali kutemukan SPBU.. mampir dulu ach untuk memuaskan dahaga Python.. kali ini seratus ribu kukeluarkan sebagai pengganti pertamax biru penawar dahaga Python.. giliran badan.. di seberang SPBU ternyata ada pedagang kopi.. mampir pesan kopi susu.. minta ijin rebahan.. eh tidak lama kemudian mendapat pesan dari brader HMPCI Bali yang sedang menunggu menanyakan posisi terakhir.. kubalas diriku sedang break sebentar dan menanyakan apakah masih jauh dari lokasi penjemputan.. ternyata mereka menunggu di sebuah minimart di terminal Badung.. diinformasikan pula bahwa perjalanan ke tempat penjemputan mungkin sekitar 15 menit.. ok brader mohon maaf ya nunggu agak lama.. mau selonjoran dan minum kopi dulu.. sekedar mengurangi kepenatan..

Istirahat lima belas menit.. lanjut ke tempat penjemputan.. ternyata bro Hamid dan bro Andi dari HMPCI Bali telah menunggu di lokasi penjemputan..semenjak melepas bro Bagong dan Bro Eko.. waduh berarti mereka berdua telah menunggu diriku lebih dari tiga jam… maaf brader telah menunggu lama.. diriku langsung diajak oleh mereka ke tempat tinggal bro Hamid yang juga Ketua Chapter HMPCI Bali untuk beristirahat.. ditempat tinggal bro Hamid ngobrol tidak lama.. karena diriku langsung mohon ijin rebahan di kasur.. tidur sepulas-pulasnya..

Bangun kesiangan.. buru-buru kontak istri apakah sudah siap-siap pergi ke bandara untuk terbang ke Lombok.. dijawab bahwa mereka akan berangkat besok.. hah.. diriku ternyata sudah lupa tanggal dan hari.. dikirain sekarang tanggal 30 Desember 2011 sesuai jadwal keberangkatan keluarga dari Cengkareng menuju Lombok untuk menyusul diriku agar bisa liburan tahun baru sekeluarga di Lombok.. ternyata masih ada waktu satu hari untuk sampai di Lombok.. ya sudah berarti bisa agak nyantai di Bali… ditanya apa rencana selama di Bali.. ku utarakan bahwa diriku perlu ke bengkel untuk mengembalikan kondisi Python dan membeli beberapa perlengkapan pribadi seperti kaos kaki dan pakaian dalam .. sehubungan dengan telah menipisnya perlengkapan tersebut karena terguyur hujan..

Setelah mengetahui rencana diriku selama di Bali sebelum melanjutkan perjalanan ke Lombok sehubungan bro Hamid saat itu harus berangkat kerja, diriku diajak oleh Bro Hamid ke tempat kediaman Bro Andi untuk diantar sesuai keperluanku..

.. Sesampainya di kediaman bro Andi.. bro Hamid pamit untuk bekerja.. thanks brader atas penerimaannya… ternyata diriku di jamu oleh bro Andi dengan sarapan dan ngopi.. setelah itu diajak ke bengkel resmi sepeda motor Honda langganannya untuk perawatan Python..kusampaikan keluhan yang dirasa yaitu minta ganti oli, terdengar bunyi sewaktu dilakukan pengereman.. selebihnya tidak ada.. untuk menghabiskan waktu menunggu Python dirawat.. diriku diajak jalan-jalan oleh bro Andi mengunjungi beberapa rekanan kerjanya.. lumayan juga buat jalan-jalan.. siang baru kembali ke bengkel.. ternyata Python telah selesai dirawat.. cobain eh.. ternyata Python makin mengeluarkan bunyi yang keras sewaktu di rem… dan juga kurang pakem sewaktu di rem.. keluhan juga dirasakan pada kopling yang semakin keras.. langsam mesin yang tinggi.. akhirnya komplain kembali ke petugas bengkel… Python kembali masuk bengkel untuk perbaikan… perawatan membutuhkan waktu agak lama.. pukul tiga siang baru Python selesai menjalani perawatan.. kucoba sekarang sudah enak.. Python berasa seperti sebelum melakukan perjalanan.. ringan dan bertenaga.. rem pun sekarang sudah pakem.. selanjutnya ternyata dijamu makan siang oleh bro Andi.. dan diantar ke supermarket untuk membeli keperluannku…

Setelah semua kebutuhan selama di Bali terpenuhi diriku diajak kembali ke tempat bro Hamid untuk menunggu bro Hamid selesai bekerja dan menunggu bro Putra divisi humas HMPCI Bali untuk bertemu.. mandi..menata barang bawaan.. ngobrol.. tidak lama kemudian bro Hamid selanjutnya bro Putra datang.. ngobrol-ngobrol sebentar.. setelah itu diriku mohon pamit untuk melanjutkan perjalanan ke Lombok..

Selepas Magrib diriku dikawal oleh bro Hamid, bro Putra dan bro Andi menuju pelabuhan Padang Bai.. diriku dilepas untuk melanjutkan perjalanan di perbatasan kota Denpasar menuju Padang Bai.. terimakasih brader Honda MegaPro Club Chapter Bali atas penerimaan dan jamuan selama di Bali.. istirahat yang berkesan telah kudapatkan.. dan terimakasih kuucapkan atas persahabatan yang telah ditujukkan.. Toet.. toet.. sebagai salam perpisahan.. perjalanan solo touring selanjutnya adalah menyusuri jalan menuju Padang Bai untuk menyebrang ke pulau Lombok…


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: