Tangan Nyali Nantang – Etape 3 Jogjakarta – Ponorogo

19 01 2012

                                       

.. Setelah puas ngobrol sambil minum kopi jos bersama member Jogja MegaPro Club (JMPC).. diriku diajak oleh brader-brader JMPC menuju tempat kost bro Imam JMPC untuk beristirahat.. mandi..makan..ngobrol sampai lewat tengah malam.. tidur pulas…

Bangun kesiangan.. langsung mandi..siapin dan rapihkan kembali barang bawaan.. minta dus ke Bro Imam untuk paketin kerumah oleh-oleh Jogjakarta berupa pakaian kotor dan basah hasil perjalanan Bandung-Jogjakarta menembus hujan deras.. bro Imam menawarkan untuk mempergunakan jasa laundri di Jogja.. namun karena diriku akan melanjutkan perjalanan siang nanti serta kemungkinan susah mendapatkan laundry sehari beres karena hari libur.. maka tetap kuputuskan untuk mengirimkan oleh-oleh Jogjakarta tersebut kerumah..

Setelah pengiriman ‘oleh-oleh’ sarapan soto ayam bareng Bro Imam JMPC, diteruskan untuk membeli tripod sebagai pengganti tripod yang rusak karena dipaksakan dicabut dari rangsel sewaktu hendak dipergunakan.. berabe nich kalau nggak ada tripod.. dokumentasi bisa tidak lengkap.. cerita perjalanan ke lombok cuma rangkaian kalimat… emangnya cerita kayak undang-undang yang tulisan doank tanpa gambar.. nggak rame.. jadi tripod perlu biar photo-photo nggak usah cari orang lewat buat nolongin photoin.. pasang kamera saku di tripod stel otomatis.. bergaya.. klik..klik.. muncul dech di blog.. dokumentasi photo juga perlu buat bukti bahwa diriku pernah ke Lombok pake Python my meggy.. nanti kalau ada yang nggak percaya.. tinggal tunjukkin nich buktinya.. he..he..he.. pernyataan ini juga sebagai penjelasan kepada teman-teman klub motor yang nunggu dan mau jemput dan suka nanyain kenapa belum sampai juga.. maaf brader.. photo-photo dulu ya..

Mendapatkan tripod baru..di coba photo-photo dengan Bro Imam dengan latar belakang Tugu Jogja Kembali.. selanjutnya dilepas oleh Bro Imam JMPC selepas perempatan Doktor Sarjito Jogjakarta sekitar pukul setengah 11 siang… Terimakasih bro Iman dan brader-brader dari Jogja Mega Pro Club (JMPC) atas penerimaan dan jamuan yang diberikan kepada diriku selama di Jogjakarta.. satu malam yang berkesan.. perjalanan selanjutnya adalah Kaliurang tempat bibiku tinggal..break.. Solo..Tawangmangu..Ponorogo..

Perjalanan ke rumah bibi di daerah Kaliurang tidak mengalami kesulitan.. cuaca cerah..jalan lancar namun tersendat arus sebaliknya.. lokasi rumah bibi yang masih kuingat betul saat terakhir berkunjung bersama my lovely wife pada saat touring berduaan ke Jogjakarta bulan Juni 2011 lalu.. tidak begitu lama Python telah terparkir di halaman rumah bibiku di Kaliurang pada pukul sebelas siang lewat..

Ternyata di rumah bibi telah berkumpul saudara bibi dari Jakarta dan Bandung yang juga bibi dan om diriku.. dengan mempergunakan mobil mereka tiba di Kaliurang sehari sebelumnya.. jadi sama donk masuk Jogjakarta nya.. mereka mempergunakan jalur alternatif sehingga terlepas dari kemacetan di Kebumen.. mereka kaget sewaktu diriku tiba sendirian dan tujuan akhir adalah Lombok.. mirip dengan adikku mereka berkali kali memastikan tujuan perjalananku.. Lombok oom.. Lombok bi.. Lombok everybody mampir Ponorogo dulu .. solo touring.. yo wiss ngobrol yang lain aja.. kami ngobrol agak lama.. tidak berapa lama diriku harus pamit karena mau ke Ponorogo.. selesai shalat dzuhur.. akhirnya Python mengeluarkan suara khasnya kembali… brem.. brem.. toet..toet waktu menunjukkan hampir setengah satu siang..pamit ke bibi untuk melanjutkan perjalanan..

Python kuarahkan kembali ke arah Kota Jogja.. kulihat indikator bahan bakar tinggal setengah.. mampir pom bensin.. 90 ribu kurogoh untuk pertamax biru yang digelontorkan ke tangki Python.. perjalanan dilanjutkan.. perjalanan ke Ponorogo melalui kota Solo.. jalanan lancar.. cuaca cerah..

Perjalanan Jogja-Solo melalui daerah Prambanan..Klaten.. Delangu.. sangat lancar.. jalanan lebar dan mulus ditambah kendaraan yang relatif sedikit menambah lancar perjalanan .. Python berkali-kali kugeber.. tapi tetap angka di spedometer tidak boleh sampai 3 digit.. lumayanlah mendekati seratus kilometer per jam dilalap oleh Python dengan semangat.. menjelang memasuki daerah Surakarta (Surakarta atau Solo sich.. ayo mana yang benar.. untuk cerita ini pake nama Solo aja ya.. ) jalanan tersendat di beberapa lampu merah.. waktu menunjukkan pukul empat sore ketika memasuki kota Surak.. eh.. Solo.. parkir disebelah warung sego kucing.. ngopi..ngemil…tapi nggak ngupil.. makan dulu setelah itu bayar… setelah bayar… baru minta tolong yang jaga warung buat ambil gambar pake bb karena diriku sedikit enggan buat berdiriin tripod.. bergaya dulu lach.. kapan lagi dipotoin pake bb ama tukang warung di kota solo bergaya dengan Python pake baju hitam, celana jeans sepatu hitam, pukul empat sore.. kecil kemungkinan terulang lagi.. betul nggak ?? sing penting photo.. buat bukti..

Setelah ngopi.. bayar.. diphoto. baru beranjak ke mushalla pom bensin di sebelah warung buat shalat ashar.. lanjut ke Tawangmangu..

Perjalanan dari Solo menuju Tawangmangu ternyata mengasyikan… perjalanan mulai menanjak selepas kota Solo menuju Karanganyar.. jalan lurus menanjak namun mulus.. udara mulai terasa sejuk bahkan sedikit dingin.. mampir di pom bensin daerah Karanganyar untuk mengenakan jaket agar tidak kedinginan sewaktu memasuki daerah Tawangmangu

Jalanan terus lurus menanjak..hanya sedikit kelokan..namun menjelang memasuki daerah Tawangmangu.. jalanan mulai berkelok.. hujan turun rintik-rintik.. ternyata kelokan dari Solo ke arah Puncak Tawangmangu sangat nikmat buat diriku.. ditambah jalanan yang lancar.. Python yang stabil dan bertenaga.. menambah kenikmatan menggilas aspal Tawangmangu di sore hari..

Di puncak Tawangmangu diriku berhenti untuk break sebentar dan bertemu dengan biker dari Solo.. berkenalan.. ngopi bareng.. ambil photo sebagai bukti dan tidak begitu lama diriku pamit karena waktu sudah mendekati pukul enam sore..

Tawangmangu sengaja kupilih rute ini selain jalan menuju Ponorogo dari Jogja.. juga diriku ingin mengetahui tempat berlangsungnya acara meet and greet Nusantaride sebuah komunitas adventure rider dari seluruh Indonesia.. acara meet and greet Nusantaride di Tawangmangu ini berlangsung tanggal 10-11 Desember 2011.. diriku tidak bisa mengikuti acara tersebut karena harus memilih touring ke Lombok atau mengikuti acara meet and greet ini.. sehubungan dengan informasi yang belum jelas mengenai lokasi pertemuan meet and greet Nusantaride namun disisi lain harus segera mengurus cuti dan tiket pesawat bagi keluarga apabila yang dipilih touring ke Lombok… maka pilihan ditetapkan untuk solo touring ke Lombok.. Tawangmangu harus kudatangi sebagai rasa penyesalan tidak bisa ikut acara Nusantaride dan penasaran lokasi tepatnya acara Nusantaride..lokasi acara meet and greet Nusantaride di Tawangmangu ini baru diinformasikan di web http://www.nusantaride.com menjelang keberangkatan diriku ke Lombok berupa posisi koordinat…

posisi koordinat yang didapat telah di set di GPS… ternyata GPS menuntun dan menyatakan telah sampai pada koordinat yang di set.. lokasi tepatnya adalah kantor Kecamatan Tawangmangu.. berhenti sebentar.. untuk melihat lokasi acara.. terbayang para jagoan adventure rider berkumpul dan saling bercerita mengenai perjalanan masing-masing… dengan suasana penuh keakraban dan jauh dari formalitas.. wah… asyiknya.. namun keputusan sudah diambil.. tidak ada yang perlu dipersalahkan atau disesali… toch solo touring ke Lombok kali ini juga sudah ketemu dengan saudara biker yang baru ketemuan tapi langsung akrab seperti keluarga sendiri.. dan diriku yakin kota-kota selanjutnya pasti akan bertemu dengan brader biker.. tambah wawasan dan pertemanan.. mudah-mudahan pula diriku dapat mengikuti acara semacam meet and greet nusantaride lain waktu..

Beberapa hari setelah kepulanganku dari Lombok.. sengaja mampir ke http://www.nusantaride.com dan menemukan laporan kegiatan mengenai acara meet and greet Nusantaride di Tawangmangu ini..ternyata betul acara tersebut diadakan di kantor Kecamatan Tawangmangu.. terdapat beberapa photo mengenai kegiatan tersebut.. diriku copy & paste satu gambar untuk melengkapi tulisan ini (om..om Nusantaride dan admin nusantaride.com mohon ijinnya copas gambarnya…)

Setelah berhenti sebentar di kantor Kecamatan Tawangmangu yang ternyata betul tempat berlangsungnya acara meet and greet Nusantaride.. diriku melanjutkan perjalanan menuju Ponorogo.. malam mulai menyelimuti Tawangmangu saat kususur turunan Tawangmangu menuju Cemoro Sewu dan berakhir di daerah Sarangan – Palaosan..mampir di pom bensin setelah turun gunung untuk menunaikan shalat Maghrib.. break dilanjutkan di pom bensin tersebut untuk menunggu shalat Isya..

Pada saat hendak berangkat.. diriku ngobrol dengan pedagang yang juga beristirahat di pom bensin tersebut.. setelah mereka mengetahui bahwa tujuanku adalah Ponorogo dan berdasarkan yang kusampaikan bahwa diriku akan melalu kota Madiun.. ternyata mereka menyarankan untuk melalui daerah Parang-Bangunrejo untuk memotong jarak tempuh ke Ponorogo tanpa melalui Madiun.. Rute Tawangmangu-Madiun-Ponorogo adalah rute yang diberikan oleh GPS berdasarkan setingan rute perjalanan yang mudah.. diriku coba kembali mengkonfirmasi apakah jalannya bagus.. tidak terlalu sepi dikala malam dan yang penting adalah apakah rute tersebut aman… ternyata dijawab oleh mereka bahwa saat ini jalan ke Ponorogo melalui Parang sekarang jalanan sudah bagus.. jalanan tidak sepi dan dijamin aman.. setelah mendapatkan jawaban tersebut.. langsung setingan GPS dirubah menjadi rute pendek.. GPS memberikan arah sesuai yang dianjurkan yaitu melalui Parang… berangkat.. mengikuti GPS..namun khawatir sewaktu touring ke Sawarna beberapa bulan yang lalu dimana diriku sangat mengandalkan rute GPS dengan settingan jalur yang paling cepat.. akhirnya dibawa ke perkampungan …. maka GPS alami atau nanya kepada penduduk sekitar sekedar mengkonfirmasi apakah rute yang disarankan oleh GPS benar adanya.. ternyata benar…

Ternyata betul yang dianjurkan.. rute dari Plaosan menuju Parang hingga Ponorogo jalanan mulus.. sepi dikala malam.. dan aman.. perjalanan tidak begitu lama akhirnya memasuki kota Ponorogo.. yang lama adalah mencari kompleks dan rumah kerabat di Ponorogo ini.. GPS tidak memuat alamat maupun nama komplek seperti yang dikirimkan oleh sepupuku sebelumnya.. akhirnya GPS alami kembali dijalankan.. menanyakan kepada penduduk setempat..ditunjukkan komplek perumahan oleh penduduk sekitar.. memasuki komplek perumahan menanyakan kembali kepada penghuni kompleks perihal kediaman kerabatku.. ditunjukkan arah dan ciri-ciri rumahnya… akhirnya tempat kediaman kerabat keluarga berhasil ditemukan…. kedatanganku sudah ditunggu didepan rumah oleh sepupuku.. parkirin motor.. turunin barang.. cuci muka.. ngobrol sebentar..tidur..

Bangun pagi setelah sayup sayup telinga mendengar adzan subuh…sholat subuh terlebih dahulu.. setelah itu manasin Python sekaligus jalan-jalan sekitar kompleks perumahan.. mampir di warung kopi… hem nikmatnya… berapa lama kemudian diriku pulang ke rumah kerabat… untuk memandikan Python yang sudah kotor.. mandi yang seger dan bersih.. sarapan pagi…tata lagi barang bawaan… ngobrol dengan sepupu yang sudah lama tidak ketemuan.. pukul setengah sepuluh pagi barulah Python kembali berbunyi khas.. bremm..bremmm.. toet..toet.. perpisahan dengan keluarga Ponorogo menuju.. Lumajang..


Aksi

Information

One response

24 01 2014
arief

sy begitu terkesan sekali dgn journey Brother dan terus terang sy mengikuti n membaca journey ini dr artikel pertama.
begitu menarik n ingin rasanya mengalami pengalaman seperti brother, petualangan seorang biker…
sy hanya seorang newbie yg blm sempat touring (motor sy msh “Jaman Bareto”)…mungkin menndatang klo d ksi ksempatan ingin rasanya “Solo Touring” sperti brother..

thx atas sheering pengalaman Touring Brother

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: