Tangan Nyali Nantang – Persiapan Akhir

23 12 2011

                                       

.. Pelaksanaan solo touring ke Lombok semakin dekat, persiapan telah dilakukan secara bertahap menyesuaikan waktu yang tersedia.. hampir semua telah disiapkan.. persiapan terakhir adalah mempersiapkan barang bawaan untuk keperluan diriku dan Python..

Selain persiapan menentukan barang bawaan yang dibawa, persiapan akhir kali ini juga buat ke bengkel sepeda motor Honda mengenai keluhan Python yang belum sempat kuutarakan waktu service kemarin, selanjutnya adalah menata barang bawaan di Python…

Kegiatan pertama persiapan akhir adalah menentukan barang apa saja yang akan dibawa…barang bawaan yang kubawa sesuai dengan kebutuhan barang pada saat kususun   rencana solo touring ke lombok …  cuma ditambah tenda (mudah-mudahan bisa berkemah) serta handicam untuk dokumentasi.. sedangkan notebook tidak dibawa karena dikhawatirkan rusak terkena bantingan selama perjalanan..

Kebutuhan touring yang akan dibawa :
a. Safety : Helm half face, penutup hidung, rompi penahan dada, Jaket, Celana Jeans, pelindung siku dan lutut, sepatu touring/boots, sarung tangan touring
b. Python : Side Box, service, kombinasi ban sewaktu Jogja Touring
c. Buat slonjoran dan ketiduran : matras, sleeping bag, tenda
d. Kebutuhan pribadi : cadangan 3 celana, 3 kaos t-shirts, 4 setelan daleman, cadangan 2 pasang kaoskaki, cadangan kacamata,handuk, sendal, sarung, sajadah, baju renang, jaket hujan, tas pinggang, rangsel, topi, 2 saputangan, perlengkapan mandi
e. Navigasi : Peta Jawa, Bali, Lombok & Super String GPS + charger
f. Dokumentasi : Kamera saku + charger + USB Data Cable, notes, ballpoint + Handicam & charger &baterai cadangan
g. Komunikasi : Handphone + charger + USB data cable, external harddisk + general USB data cable
h. Logistik selama perjalanan : tempat minum, buah-buahan

Ternyata barang-barang tersebut banyak juga sewaktu dikumpulkan, sehingga memerlukan penataan yang baik agar penempatan di Python bisa seefisien mungkin dan tidak menyita tempat serta kenyamanan dan kestabilan sewaktu mengendarai Python..barang bawaan akhirnya tersusun mana yang dimasukkan ke box, simpan di rangsel..atau tetap terpisah..sekarang coba dulu Python kalau sidebox sudah terisi..bagaimana pengaruhnya terhadap kestabilan dan kenyamanan..

Sebelum service terakhir sebagai persiapan touring..diriku berkali-kali gonta-ganti ban..dan terakhir melepas ban dalam depan agar kembali ke tubeless bawaan standard.. gonta-ganti ban ini disebabkan diriku merasa bahwa ban merupakan penyebab ada gangguan sewaktu berbelok..setir dan ban sepertinya sedikit tertahan sewaktu berbelok..pada saat pengetesan jalan setelah Python diservice hal ini tidak begitu mengganggu dan terasa sebab jalanan ramai dan yang diuji adalah tarikan gas serta kondisi rem..namun sewaktu dicoba untuk mengetahui kestabilan Python dengan bawaan sidebox yang telah terisi..kubawa Python agak jauh..ternyata gangguan kemudi Python makin berasa..waduh bisa berabe kalau dibawa jauh apalagi mendengar cerita dan hasil browsing..diktahui bahwa ada beberapa rute yang akan melewati daerah dengan kelokan tajam..wah bisa berabe kalau kondisi Python tidak stabil..

Akhirnya setelah shalat Jumat..Python kubawa kembali ke bengkel resmi sepeda motor Honda yaitu BES Motor..kuutarakan permasalahan yang dihadapi.. ternyata menurut mekanik yang biasa menangani Python diinformasikan bahwa keluhan yang dialami diriku disebabkan comsteer yang terlalu keras..

Python menjalani perbaikan comsteer yang memakan waktu tidak terlalu lama.. setelah itu dilakukan pengetesan jalan oleh mekanik yang menanggani.. sewaktu kembali mekanik menyatakan bahwa sekarang kemudi sudah enak.. namun mekanik menambahkan pula bahwa Python mengalami sedikit goyangan karena pengaruh sidebox yang telah diisi.. ya sidebox pasti mempengaruhi kestabilan Python.. sekarang bagaimana mengurangi dampaknya.. mesti ditata yang bener nich penempatan barang di Python..

Sepulang dari bengkel BES Motor, diriku langsung menata barang-barang bawaan di Python agar beban tidak terlalu terpusat di belakang atau istilah kerennya mengatur center of gravity… pengaturan barang-barang juga ditujukan agar menjaga kestabilan dan kenyamanan sewaktu mengendarai Python…

Coba beberapa penempatan akhirnya kuperoleh penempatan yang menurutku memberikan efek negatif yang paling kecil terhadap kestabilan dan diriku merasa nyaman serta leluasa sewaktu mengendarai Python..Python kembali standby..nunggu mesin dipanasin esok hari sebelum gilas aspal jawa-bali-lombok-madura..

Diriku siap.. keluarga mendukung.. Python siap… biaya siap..terus berdoa semoga dilancarkan segala urusan..Amien.. brem..brem..brem..Lombok kami akan datang…


Aksi

Information

2 responses

23 12 2011
Leo-HMPCI 061 / TGR 020

yang perlu diperhatikan kapasitas tidak melebihi batas yg tertera di box dan usahakan berat seimbang…pengaruh penggunaan box juga akan sedikit mempengaruhi handlingnya…

23 12 2011
Tanto

Thanks Mas Bro Leo atas pencerahannya..mengenai batas berat sudah disesuaikan daleman (maksudnya isi) box tidak melebihi batas berat.. mengenai batasan kecepatan untuk box tersebut dipastikan tidak akan terlewati karena diriku bukan pembalap, batas maksimal sudah dipatok tidak melebihi 3 digit di spedometer digital New Megapro alias maksimal 99 km/jam..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: