Merubah Tampilan Python (6)

9 12 2011

                                       

Gonta-ganti ban dilakukan semenjak tergelincir dan solo touring ke Pantai Sawarna Bayah,  beberapa waktu yang lalu merupakan ajang uji coba kombinasi ban sebelum melakukan perjalanan jauh..

Hasil dari ujicoba dan pemakaian sehari-hari ternyata kombinasi ban yang dipergunakan yaitu ban depan mempergunakan ban belakang standard pabrik dan ban belakang mempergunakan F*R 130/17 dirasakan tidak nyaman dan kurang menggigit aspal terutama pada saat menikung..

Pada saat solo touring ke pantai Sawarna, spakbor depan yang dipasang beberapa lalu mengalami kerusakan yaitu patah pada besi penyangganya, sepertinya bahan yang dipergunakan kurang bagus mutunya..

Setelah mempertimbangkan hasil touring ke pantai Sawarna, pemakaian sehari-hari serta spakbor depan yang harus diganti karena patah.. akhirnya diambil keputusan bahwa kombinasi ban saat ini tidak sesuai dan harus diganti.. namun gantinya dengan apa??.. membandingkan hasil gonta-ganti pasangan ban dan teringat bahwa pada saat touring ke Jogja juga tidak mempergunakan ban standar.. maka diputuskan untuk mempergunakan kombinasi ban yang dipergunakan pada saat melakukan perjalanan ke Jogjakarta, kombinasi ban tersebut telah teruji membuat Python enak untuk dibawa dan bermanuver di tikungan.. kombinasi tersebut adalah ban depan kembali ke standard dan ban belakang mempergunakan F*R 130/17.. spakbor kembali ke standard..

Diriku ada rencana untuk melakukan   solo touring ke Lombok   bulan Desember ini… sehingga ban depan harus cepat-cepat diganti untuk touring tersebut dan sempat untuk dilakukan uji coba terhadap penggantian ban..

Pergantian ban dilakukan di bengkel tambal ban dekat rumah pada hari Minggu tanggal 4 Desember 2011.. timbul kesulitan pada saat membuka ban.. kesulitan disebabkan bekas cairan penambal bocor yang pernah dimasukkan kedalam ban.. ternyata menjadi lem yang menempelkan ban dengan velg.. pekerja bengkel kesulitan untuk membuka ban tersebut.. perlu upaya dan kerja keras untuk membukanya… yang membuatku sedit.. velg depan lecet-lecet akibat usaha keras tersebut… agak lama akhirnya ban bisa dibuka..

Kesulitan kembali dihadapi oleh petugas bengkel ketika hendak memasang ban standar tubeless.. pemasangan ban tidak mengalami masalah.. namun itu ban ternyata setiap diisi angin mengalami kebocoran karena ban tidak menutup rapi velg.. dicoba dikutak-katik agar ban menempel di velg tidak bisa diisi angin…coba mempergunakan kompresor angin yang lebih besar juga tidak bisa… petugas bengkel menerangkan bahwa hal tersebut terjadi karena ban standard tidak disimpan secara benar yaitu direbahkan dan dibebani seharusnya disimpan dengan posisi berdiri… karena ban standar tidak bisa diisi angin maka petugas bengkel menanyakan kepada diriku apakah ban sebelumnya mau dipasangkan kembali atau ban standar yang akan dipakai.. kalau ban standar yang dipakai maka harus dibantu dahulu dengan ban dalam agar ban tubeless daya rekatnya bisa kembali..namun itu hanya untuk sementara.. satu minggu ban dalam bisa dilepas dan dijamin ban tubeless akan bisa dipergunakan..

Diriku memutuskan untuk mempergunakan ban standar walaupun harus memakai ban dalam terlebih dahulu… akhirnya ban dalam dipasangkan untuk membantu agar ban standar bisa dipasangkan untuk roda depan.. seminggu kemudian ban dalam akan di lepas… dan Python akan kembali mempergunakan ban depan tubeless tanpa ban dalam.. kucoba keliling perumahan untuk merasakan perbedaan.. ternyata sekarang Python lebih enak dipakai dan pada saat dicoba menikung..kurasakan kenyamanan yang pernah kurasakan pada saat touring ke Jogja.. ok kombinasi ban telah cocok untuk touring selanjutnya…

Keesokan harinya.. mempergunakan jam istirahat kantor…diriku berangkat ke Berkat Motor untuk pemasangan spakbor standar dan aksesoris tambahan pada spakbor depan yang telah dipesan sebelumnya.. aksesoris dipasang agar Python kelihatan lebih gagah dan mendukung fairing serta knalpot yang baru..

Pemasangan spakbor dan aksesoris tidak mengalami kesulitan.. sewaktu dilihat barangnya.. ternyata diriku puas dengan barangnya karena mutunya bagus dan seperti keluaran pabrik.. tidak berapa lama spakbor dan aksesorisnya terpasang..

Diriku tidak terlalu memperhatikan bagaimana tampilan Python setelah dipasang aksesoris tersebut dikarenakan harus segera ke tempat kerja… sepulang dari kantor barulah diriku dapat memperhatikan tampilan Python yang terlihat lebih gagah dengan spakbor barunya..


Aksi

Information

2 responses

9 12 2011
Leo-HMPCI 061 / TGR 020

wah…maen kasar tuch…ga mungkin cairan penambah menjadi lem ke velg…mreka az yg ga ngerti…memang agak keras kl ban diganti tapak lebar tanpa ngikutin ganti velg lebar juga…

harusnya mengganti ban dengan bantuan mesin…ada kok toko ban motor di sebelah pabrik toto yang buka ban dengan mesin seperti mobil.

kl mo yg maksimal bgt pake az ban battlax bt45 dijamin mantabs handlingnya…memang mahal bgt cuma dijamin kuat…dulu pernah pake sampe 3 taon..

9 12 2011
Tanto

Mas Bro Leo, memang kita miris juga lihat velg dikutak-katik begitu, besok langsung cari toko ban yang mas bro sebut.. setuju battlax memang mantabs..lagi nabung buat nebusnya.. thanks a lot buat infonya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: