Berkemah Diantara Tunas Kelapa Dan Rajawali Petarung

27 10 2011

                                       
Setelah sukses berkemah di Situ Gintung..namun karena pulang sore hari maka anak-anak terus meminta untuk kembali berkemah namun kali ini harus ada api unggun sesuai dengan yang dijanjikan oleh diriku sebagai ayahnya..

Tidak gampang menentukan kapan sekeluarga berkemah lagi..namun diriku ingat bahwa berdasarkan informasi yang kuperoleh saat mengikuti kopdar HMPC Chapter Tangerang tanggal 15 Oktober 2011 bahwa bakal ada Munas Honda MegaPro Club Indonesia ke 4 di Bumi Perkemahan Cimandala Bogor pada tanggal 22-23 Oktober 2011..dan Honda MegaPro Club Chapter Depok sebagai tuan rumah pelaksana kegiatan Munas HMPC Indonesia tersebut

Pada saat kopdar HMPC Chapter Tangerang yang kudatangi, diriku juga mendapat berita bahwa keluarga besar HMPC Chapter Tangerang bisa gabung dalam kegiatan Munas HMPC kali ini dan anggota maupun calon anggota pokoknya yang punya sepeda motor Honda MegaPro dipersilahkan untuk datang bergabung apabila ingin mengikuti kegiatan munas tersebut

Akhirnya kuputuskan untuk melakukan kegiatan yang dapat mengakomodasi keinginan anak-anak dan diriku..yaitu berkemah di Bumi Perkemahan Cimandala Bogor dan mengadakan acara api unggun sehingga keinginan anak-anak terpenuhi dan keinginan diriku untuk mengetahui acara Munas HMPC Indonesia terpenuhi

Mengetahui bahwa lokasi munas HMPC Indonesia ke 4 adalah di Bumi Perkemahan Pramuka Cimandala Bogor maka seperti biasa googling untuk cari lokasi dan rute serta set di GPS sebagai penuntun arah ke lokasi

Karena kali ini kegiatan melibatkan seluruh anggota keluarga dan membawa perlengkapan berkemah maka Python our meggy parkir di garasi rumah dan Jawara our Xenia yang dipergunakan

Agar tidak ketinggalan acara munas HMPC disebabkan diriku tidak mengetahui jam berapa kegiatan munas HMPC dimulai, maka berangkat direncanakan pukul 9 pagi dan pulang setelah acara api unggun tanpa menginap karena esoknya anak-anak harus latihan taekwondo

Perjalanan kali ini GPS menuntun kami untuk membawa Jawara our Xenia memasuki jalan tol Bintaro langsung memasuki jalan tol lingkar luar Jakarta (JORR) yang pada saat itu sangat lancar dan namun cuaca mendung…mudah-mudahan malam hari tidak turun hujan agar kami bisa membuat api unggun..

Selepas toll JORR disambung memasuki tol Jagorawi kendaraan mulai padat..kami harus bersabar untuk mengantri melewati gerbang tol Cibubur Utama sepanjang 2 km..cuaca di tol Jagorawi saat itu cerah…

GPS memberitahu bahwa kami harus keluar pintu tol Sirkuit Sentul..selepas itu mengambil jalan raya arteri Sentul..jalanan lancar cuaca cerah..belok kiri pada perempatan jalan Raya Bogor langsung berbelok kekanan ke jalan Roda Pembangunan yang sudah terlihat banyak pramuka..jalan Roda Pembangunan kecil dan banyak kendaraan umum namun lalu lintas lancar hingga tempat perkemahan

Sesampai di tempat perkemahan ternyata ada dua kegiatan di lapangan telah banyak pramuka dan tenda-tenda yang didirikan dan di tempat lainnya terpampang ucapan selamat datang peserta munas HMPC..diriku dan my lovely wife bertambah senang karena kami bisa sekaligus mengenalkan kegiatan pramuka kepada anak-anak kami dan melihat kegiatan munas HMPC serta tentu saja berkemah..three in one..sekali dayung tiga pulau terlampaui..adalah peribahasa yang tepat bagi kami saat itu

Rasa senang kami tidak terlalu lama karena sewaktu kami mau mendirikan tenda..kami kesulitan untuk menetapkan tempat dimana tenda harus didirikan..bertanya kepada pramuka penerima tamu mengenai tempat yang tepat bagi kami..mereka mengarahkan kepada petugas pengelola tempat perkemahan agar kami diberitahu sebaiknya dimana kami harus mendirikan tenda

Mulanya kami meminta untuk dapat mendirikan tenda dekat dengan tenda pramuka agar anak-anak dapat juga merasakan dan melihat kegiatan pramuka..namun petugas pengelola tempat perkemahan menunjukkan suatu tempat yang lebih tinggi diluar lapangan terpisah dari kegiatan pramuka..kami melihat tempat tersebut dan langsung setuju untuk mendirikan tenda ditempat tersebut karena lokasinya strategis menurut kami yaitu dipinggir jalan sehingga tidak terlalu jauh dengan Jawara our xenia serta dapat melihat langsung ke dua kegiatan yaitu kegiatan pramuka dan kegiatan munas HMPC

Kami langsung mendirikan tenda..karena sudah berpengalaman mendirikan tenda sewaktu di Situ Gintung maka tanpa kesulitan dan berkat kerjasama yang baik diantara kami, maka tidak lama kemudian tendapun berdiri..

Kami sengaja membiarkan anak-anak yang memimpin untuk mendirikan tenda karena mereka bilang sudah tahu apa yang harus dilakukan..namun masih ada beberapa tahapan kegiatan pendirian tenda yang harus dilakukan oleh orang dewasa seperti pemasangan penyangga tenda dan mengaitkan tenda serta menguatkan pasak..namun komando tetap dari anak-anak..dua anak..dua komando..dua pelaksana (diriku dan my lovely wife)..dua anak cukup..lho kok jadi iklan keluarga berencana..kami bergembira pada saat pemasangan tenda

Setelah tenda berdiri kami merayakan keberhasilan mendirikan tenda..sekali lagi kami melihat sekeliling..ternyata tempat kami mendirikan tenda sangat strategis..kami bisa melihat langsung dari tempat kami mendirikan tenda dua kegiatan yang sedang berlangsung yaitu kegiatan munas HMPC dan perkemahan pramuka..tempat kami pun dekat dengan mesjid dan tempat para pedagang menjajakan dagangannya

Ternyata hingga selesai kami mendirikan tenda dan makan siang sesudahnya..acara kegiatan pramuka dilapangan belum dimulai..pramuka mengadakan perlombaan di dalam gedung sedangkan dilapangan adalah acara bebas bagi para pramuka lainnya..dan tempat munas HMPC belum ada tanda-tanda kegiatan munas..yang dapat diamati adalah para panitia munas yang sedang bersiap-siap menunggu kedatangan para peserta Munas HMPC tersebut

Lewat tengah hari mulai terlihat rombongan sepeda motor Honda MegaPro datang..rombongan yang datang ternyata dari Sumatera dan Jawa Tengah serta Jawa Timur..hal itu kuketahui karena panitia penyambutan menyebutkan asal rombongan yang datang melalui pengeras suara dan dari nomor polisi sepeda motor yang datang dan tentu saja dari jaket mereka yang bercirikan chapter mereka

Rombongan terus berdatangan hingga sore hari..setiap kedatangan rombongan terlihat keakraban diantara anggota Honda MegaPro Club..peserta Munas selalu disambut dengan penuh keakraban baik oleh panitia maupun oleh rekan-rekan yang telah datang terlebih dahulu..seakan-akan mereka bertemu dengan saudara yang telah lama berpisah

Setiap datang peserta munas maka disebutkan asal daerah atau chapternya, berdasarkan siaran press Honda MegaPro Club Indonesia..Honda MegaPro Club Indonesia saat ini sudah tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia (48 chapter dan embrio).. ternyata Munas kali ini dihadiri 33 chapter (kota) seluruh Indonesia yang berasal dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi dengan jumlah peserta keseluruhan mencapai 500 peserta. Gelaran kali ini mengambil tema Satu Hati, Satu Jiwa HMPC Indonesia..

Bersumber dari siaran pres Honda MegaPro Indonesia..selain menggelar Munas gelaran ini juga dijadikan momen gathering anggota HMPCI untuk terus mempererat tali persaudaraan. “Anggota HMPCI yang hadir dalam event ini sekitar 500 orang,” ungkap Oky, ketua panitia Munas ke-4 HMPCI yang berasal dari HMPCI Depok…Selain itu acara juga diselingi dengan pelantikan anggota baru. Yang unik dalam event ini ada beberapa peserta yang membawa makanan khas daerah sebagai bentukuntuk memperkenalkan lebih dalam tentang daerahnya. Dengan adanya Munas ini HMPCI berharap bisa terus menjaga rasa ke-Indonesian melalui klub motor.

Disela-sela menunggu acara munas HMPC dimulai, kami pun berkunjung ke tempat perkemahan pramuka agar anak-anak kami dapat melihat langsung bagaimana pramuka yang seumuran dengan mereka berkemah

Sambil melihat-lihat kegiatan para pramuka melakukan kegiatannya, kuamati fasilitas pendukung di bumi perkemahan ini..terlihat bahwa penataan para pedagang yang kurang memperhatikan keindahan dan kebersihan, sampah berserakan dimana-mana

Yang paling menyedihkan adalah toilet umum, diriku mencoba toilet putra keadaannya memprihatinkan tidak ada lampu penerangan di dalam toilet, saluran air mampet, air bersih mengalir kecil, kayu-kayu pintu yang sudah dimakan rayap..kondisi ini diperparah dengan bau yang tidak sedap karena saluran pembuangan bekas buang air besar dan air kecil yang mampet..beberapa pendamping pramuka yang kebetulan mau mempergunakan toilet ini sangat mengeluhkan kondisi toilet tersebut..

Toilet putri, menurut istriku yang tadinya hendak mempergunakan toilet wanita namun tidak jadi karena kotornya..kondisinya juga memprihatinkan..air yang dibutuhkan sangat kecil keluar dari kran..saluran pembuangan tidak berfungsi dan … berdasarkan cerita istriku beberapa pramuka wanita juga mengeluhkan kondisi toilet wanita yang tersedia dan kebersihannya sangat kurang

Akhirnya kami mempergunakan toilet di tempat acara munas yang ternyata jauh lebih baik..tentu setelah mendapatkan ijin dari panitia yang dengan ramah mengijinkan kami sekeluarga mempergunakan fasilitas toilet mereka..bahkan ketika anakku yang paling kecil sendirian meminta ijin kepada panitia munas HMPC..mereka menunjukkan dan membawa anakku ke tempat toilet mereka..terima kasih HMPC..kebaikan tersebut ternyata membekas di hati anak-anak kami..

Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul setengah 4 sore, sekarang diriku ingin melihat kegiatan para peserta munas yang telah datang selagi menunggu acara munas dimulai..terlihat beberapa peserta munas yang sedang jajan di tempat pedagang yang banyak berjualan di lokasi perkemahan pramuka, terlihat beberapa peserta munas sedang melaksanakan shalat di mesjid, serta banyak juga yang nyamperin tempat dijualnya beberapa merchandise dari berbagai chapter..

Merchandise yang dijual kebanyakan adalah kaos yang menunjukkan chapter atau kota wilayah mereka..serta perlengkapan bermotor..diriku mencari merchandise dari HMPC Chapter Tangerang namun ternyata HMPC Chapter Tangerang tidak menggelar dagangannya..akhirnya diriku beranjak ke stand panitia yang saat itu menawarkan souvenir berupa pin dan sticker Munas HMPC Indonesia ke 4..sebagai kenang-kenangan dan barang bukti diriku telah berkunjung ke tempat Munas HMPC walaupun tidak mengikuti kegiatannya..akhirnya kubeli pin dan sticker yang saat itu dijual dengan harga 5 ribu rupiah per buah..

Menjelang sore kami mulai mempersiapkan kelengkapan acara api unggun yang telah dinanti-nantikan, kami semua mengumpulkan ranting dan kayu kering yang ada disekitar tenda sebagai bahan api unggun..

Setelah persiapan api unggun dirasakan cukup..ranting dan kayu bakar telah terkumpul banyak maka seluruh keluarga bersantai dahulu dan melihat kegiatan Munas HMPC dari lokasi tenda..

Pukul 5 sore terdengar pengumuman dari panitia agar seluruh peserta Munas berkumpul…pada saat itu disampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta Munas dan beberapa informasi yang berhubungan dengan kegiatan Munas HMPC Indonesia tersebut..namun tidak berapa lama hujan turun..dan briefing umum tersebut dihentikan..

Karena hujan turun kami terpaksa masuk kedalam tenda..anak-anak khawatir acara api unggun tidak bisa dilaksanakan karena ranting dan kayu bakar yang sudah disusun basah oleh air hujan..anak-anakku berharap hujan tidak lama..namun kenyataannya malah membesar..kami berlindung di tenda..hal yang menggembirakan kami adalah ternyata tenda yang kami miliki mampu menahan air hujan sehingga tidak merembes kedalam tenda..serta tendapun hangat..asyik tenda sekarang terbukti mampu menahan hujan..tapi acara api unggun bagaimana…??

Karena dipastikan ranting dan kayu bakar yang telah disiapkan untuk api unggun basah oleh air hujan dan pasti akan sulit untuk menyalakan api unggun..maka sekeluarga menugaskan diriku mencari minyak tanah untuk membakar ranting dan kayu bakar yang basah oleh air hujan tersebut..diriku meninggalkan istri dan anak-anak di tenda sedangkan diriku dengan mempergunakan Jawara our xenia pergi mencari minyak tanah..

Minyak tanah sulit untuk diperoleh..apalagi dimalam hari..akhirnya kuputuskan membeli 1 liter premium yang dijual di salah satu warung yang masih buka..wah harus hati-hati waktu menyalakan api untuk api unggun karena premium pasti menyambar api dan cepat menguap..

Hujan reda sekitar pukul setengah 7 malam..siap-siap untuk membuat api unggun..ranting dan kayu bakar kusiram dengan bensin yang telah dibeli..kuminta anak-anak untuk menjauh terlebih dahulu dari gundukan ranting dan kayu bakar karena khawatir api menyambar sebagai akibat premium yang kusiram..

Api unggun menyala kami pun senang terutama anak-anak yang sudah menginginkan acara api unggun semenjak berkemah terdahulu..apalagi sekarang dimana ranting dan kayu bakar sudah disiapkan namun diguyur hujan..ternyata dapat terbakar dan menjadi api unggun…

Kami bergembira menikmati api unggun..mungkin para pramuka dan peserta munas HMPC melihat kami merayakan api unggun dengan kebahagian dan kegembiraan sedangkan mereka belum memulai acara tersebut..entahlah kami tidak terlalu memperhatikan hal itu yang jelas kami sekeluarga diliputi kegembiraan

Sekitar 1 jam kami menikmati api unggun ternyata hujan kembali turun membuat kami harus kembali ke dalam tenda untuk berteduh..1 jam sudah cukup bagi kami terutama anak-anak untuk merasakan pengalaman api unggun pertama kali..

anak-anak mengusulkan untuk menginap di tenda dan pulang pagi hari esok harinya..namun kami orang tua memutuskan untuk pulang setelah hujan reda karena anak-anak harus mendapatkan istirahat yang cukup dirumah sebelum berlatih taekwondo esok hari..

Setelah hujan reda..kami membongkar tenda dalam kegelapan malam hanya dibantu oleh sinar lampu senter..sekitar pukul 8 malam kamipun meninggalkan tempat berkemah..kutanya anak-anak apakah senang dengan kegiatan hari ini..anak-anak dengan antusias menyatakan bahwa berkemah hari ini sangat menyenangkan karena ada acara api unggunnya..namun anak-anak menanyakan kapan lagi berkemah tapi harus bermalam..baik nanti kita cari waktu dan tempat yang tepat agar kita bisa berkemah dan bermalam dan pasti ada api unggunnya..horeee..itu yang terdengar dari anak-anak bahwa orang tuanya menyetujui keinginan mereka..

Dalam perjalanan pulang terdengar anak-anak merencanakan apa saja yang akan dibawa dan dilakukan apabila berkemah kembali..namun tidak berapa lama suara anak-anak menghilang..kulirik ke kursi belakang..ternyata anak-anakku sudah terlelap tidur mungkin karena kecapaian..diriku dan my lovely wife berpandangan dan tersenyum serta setuju bahwa hari ini kami sekeluarga telah mendapatkan pengalaman yang menggembirakan dan mudah-mudahan bermanfaat bagi keluarga terutama anak-anak kami..

Terimakasih Tuhan atas segala rahmat dan karuniaMu sehingga hari ini sangat berkesan bagi kami sekeluarga..terimakasih sahabat kami para pramuka yang dilambangkan dengan tunas kelapa..kami yakin anak-anak kami mendapat pelajaran dari kalian..terima kasih sahabatku para Rajawali Petarung panitia dan peserta Munas Honda MegaPro Club Indonesia keempat..kalian telah memberikan gambaran yang positif bagi istriku dan anak-anakku bahwa Honda MegaPro Club Indonesia adalah klub yang baik dan..yang penting istriku dan anak-anak mengijinkan diriku apabila bergabung dengan Honda MegaPro Club Indonesia..

Dalam perjalanan pulang kusampaikan bahwa pada Munas HMPC Indonesia selanjutnya dimanapun..maka diriku akan menjadi peserta..bukan pengamat dari luar lokasi munas..istriku tersenyum dan setuju dengan syarat..dia juga ikut…oh tentu my lovely wife..I need you be by myside..always..terbayang sepasang Rajawali dengan Phyton tunggangannya memasuki lokasi munas Honda MegaPro Club Indonesia..


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: