Berkemah di Situ Gintung

17 10 2011

Pada waktu liburan sekeluarga ke Negeri Sakura, kami membeli sebuah tenda disana, dan berencana untuk camping sekeluarga…rencana tinggal rencana..setiap rencana berkemah yang direncanakan Sabtu-Minggu selalu ada halangan..tidak ada hari libur yang pas..salah satu keluarga sakit..anak-anak ada extrakulikuler dari sekolah..acara keluarga..dan berbagai kendala lainnya..

Setelah sekian lama tertunda terus dan keluarga terus menanyakan kapan untuk berkemah..maka diputuskan untuk berkemah tanggal 15 Oktober 2011 di Bogor sekalian mampir ke tempat adikku di Citayam Bogor dan mengajak keluarga mereka untuk bersama-sama berkemah…

Memberitahu adikku perihal rencana berkemah seminggu sebelumnya..namun mendapat kabar bahwa bertepatan tanggal tersebut, adikku mempunyai acara lain sehingga berkemah di Bogor harus dibatalkan..rencana berkemah kembali terancam batal..

Pada saat ngobrol di ruang makan kantor bersama rekan kerja..salah satu topik obrolan kami mengarah pada lokasi-lokasi wisata daerah Jakarta dan Tangerang..tersebut salah satunya adalah Situ Gintung yang terkenal karena penahan airnya jebol dan tumpah ke daerah dibawahnya serta memakan banyak korban jiwa..berdasarkan uraian rekan kerja bahwa saat ini Situ Gintung telah bagus dan menjadi tempat wisata yang menarik..teringat acara berkemah yang terancam dibatalkan..maka sepulangnya dari kantor..ngobrol dengan istri bagaimana kalau berkemah di Situ Gintung…awalnya istri khawatir terhadap lokasi yang dipilih..ingatan mengenai musibah yang menelan korban jiwa mengkhawatirannya..

Akhirnya kucari artikel di internet mengenai Situ Gintung saat ini..setelah mengetahui bahwa Situ Gintung sekarang telah berubah dan menjadi salah satu objek wisata di Tangerang…maka disetujui untuk berkemah di Situ Gintung..namun tidak bermalam karena besok minggunya anak-anak akan ujian kenaikan tingkat di tempat latihan beladiri taekwondo mereka..Berkemah kali ini hanya untuk mengetahui cara memasang tenda yang dibawa dari Jepang sekaligus rekreasi..

Sekilas ulasan mengenai Situ Gintung dari Wikipedia…

Situ Gintung adalah danau kecil buatan yang terletak Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Lokasi danau ini berada di sebelah barat daya kota Jakarta.

Danau seluas 21,4 ha (2008) ini telah berubah fungsi, dimanfaatkan sebagai tempat wisata taman.

Awal pembentukan situ (danau) ini adalah sebagai waduk yang berfungsi sebagai tempat penampungan air hujan dan untuk perairan ladang pertanian di sekitarnya, dibuat antara tahun 1932-1933 dengan luas awal 31 ha. Kapasitas penyimpanannya mencapai 2,1 juta meter kubik.

Situ ini adalah bagian dari Daerah Aliran Ci Sadane merupakan salah satu sungai utama Propinsi Banten dan Jawa Barat sumber berasal dari Gunung Salak dan Gunung Pangrango di (Kabupaten Bogor, sebelah selatan Kabupaten Tangerang) yang mengalir ke Laut Jawa panjang sungai ini sekitar 80 km dan bendungan aliran Kali Pesanggrahan.

Di tengah-tengah situ terdapat sebuah pulau kecil yang menyambung sampai ke tepi daratan seluas kurang lebih 1,5 ha yang bernama Pulau Situ Gintung beserta hutan tanaman yang berada sekitarnya.

Semenjak tahun 1970-an kawasan pulau dan salah satu tepi Situ Gintung dimanfaatkan sebagai tempat wisata alam dan perairan dimana terdapat restoran,kolam renang,dan outbond.

…….Kembali ke cerita mengenai berkemah di Situ Gintung…
Pada tanggal 15 Oktober 2011 hari Sabtu, putera pertama kami libur extrakulikuler sekolah sedangkan putera kami yang kedua dipulangkan lebih awal dari sekolahnya karena guru pengajarnya berhalangan masuk..setelah menjemput putera kami kedua..maka langsung berangkat ke Situ Gintung…perlengkapan berkemah telah dipersiapkan malam sebelumnya berupa tenda yang masih dibungkus..laptop..kamera..tikar gunung..makanan dan minuman akan membeli dilokasi karena hanya sehari

Menghidupkan laptop yang dibawa dan pasang modem internet..lalu membuka google maps untuk mencari lokasi Situ Gintung..setelah didapat di set di GPS..

GPS terpasang di mobil dan menjadi petunjuk jalan ke Situ Gintung..GPS mengarahkan kami dari Serpong melalui jalan Ciater Raya lurus ke daerah Sarua..melewati pasar Ciputat..setelah itu menyusuri jalan Ir. H. Juanda Ciputat..hingga kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Perjalanan saat itu lancar, Ciputat yang terkenal dengan kemacetannya..pada hari Sabtu pagi ini sepertinya bersahabat dengan kami..memberikan jalanan lancar..cuaca cerah..tidak jauh dari UIN Jakarta, terlihat reklame iklan Pulau Wisata Situ Gintung, kamipun memutar arah dan memasuki Jalan Tarumanegara mengikuti arah panah pada reklame tersebut..

situ gintung revisi gambar blog

Pada saat membuka internet untuk mencari informasi lebih lanjut ternyata mendapat gambar Situ Gintung sebelum terjadi musibah

Ternyata Situ Gintung pada saat itu sangat indah, pada gambar terlihat seperti danau yang tenang dengan pepohonannya yang rindang di tepian danau.. sungguh suatu pemandangan yang menakjubkan.. Diriku dan isteri tidak menyangka bahwa ditengah padatnya kota..terdapat sebuah situ yang indah dan terkesan berada di suatu tempat jauh dari Jakarta..

…Namun keindahan tersebut sirna pada saat penahan air tidak mampu untuk bertahan, Situ Gintung memuntahkan isinya ke pemukiman padat penduduk di bawahnya..bencana tersebut terjadi pada tanggal 27 Maret 2009 pukul 04.00 pagi, pada saat sebagian besar penduduk di pemukiman tersebut terlelap tidur..

Bencana Tanggul Bobol 2009 disadur dari Wikipedia

Pada tanggal 27 Maret 2009 dini hari, wilayah Situ Gintung mengalami hujan deras yang menyebabkan pihak keamanan memberikan peringatan bahaya banjir sekitar pukul 02.00 pagi

Namun demikian, tidak ada tindakan lanjut pengamanan hingga terjadi kebobolan tanggul selebar 30 m dengan ketinggian 6 m pada sekitar pukul 04.00 WIB dan sekitar 2,1 juta meter kubik air melalui melanda pemukiman yang terletak di bawah tanggul.

Korban meninggal sedikitnya 99 orang dan diperkirakan catatan ini masih akan berubah. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla mengunjungi tempat bencana pada siang hari dan berjanji akan secepat mungkin melakukan renovasi.

Bencana ini juga membuat Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, memerintahkan pemeriksaan ulang semua bangunan pengatur air di wilayah DKI Jakarta

Kini pada saat kami tiba di Situ Gintung..terlihat beberapa perbaikan dan sarana waduk telah dibenahi..dibangun bendungan yang terlihat kokoh dan kekar untuk menahan air..dibuat pintu pengontrol air…serta saluran pembuangan air yang besar melewati daerah yang dulunya pemukiman yang terkena bencana.. terlihat pula suatu monumen telah dibangun untuk mengingatkan telah terjadi bencana yang mengambil banyak korban meninggal..monumen yang sarat arti dan mengena bagi yang memperhatikannya dan mengaitkan pada bencana Situ Gintung yang pernah terjadi

Dengan adanya pembenahan tersebut terlihat pula Situ Gintung sekarang mulai indah..disebelah ujung waduk terdapat beberapa tambak ikan milik penduduk sekitar..terlihat pula seorang bapak yang mencari ikan …pemandangan yang indah..namun saat ini menurut penduduk sekitar air sedang surut..apabila musim hujan tiba maka air akan melimpah dan pemandangan lebih indah..semoga keindahan Situ Gintung cepat kembali seperti sebelum terjadinya bencana…

Kami sekeluarga memilih lokasi berkemah di daerah jalan Kertamukti memasuki jalan Tarumanegara tepatnya dibelakang kampus Pasca Sarjana UIN Jakarta, berlawanan dengan lokasi bendungan yang lebih dekat dengan Jl. Ir. H. Juanda Ciputat

Tiba di lokasi ternyata terdapat dua taman wisata, yang pertama kami kunjungi adalah Taman Wisata Pulau Situ Gintung, tempat ini merupakan restoran, kolam renang, tempat wisata keluarga, serta acara-acara kantor ataupun pernikahan

Kami bertanya kepada penjaganya apakah ada tempat untuk mendirikan tenda dan berkemah..dijawab bahwa di taman wisata ini tidak ada tempat untuk berkemah dan menunjukkan tempat wisata sebelahnya apabila ingin mendirikan tenda dan berkemah..

Kami langsung menuju tempat wisata yang ditunjukkan yang bernama Taman Situ Gintung 3, tertulis di papan namanya bahwa taman wisata ini menyediakan wisata alam dan outbond..cocok untuk berkemah

Setelah mobil terparkir di depan taman wisata tersebut..dengan membayar tiket 5 ribu rupiah per orang kami memasuki taman wisata tersebut..pohon rindang dan lapangan rumput hijau menyambut kami..taman ini terlihat sangat terawat dan bersih serta sangat luas..

Memasuki lapangan luas, bersih, hijau dan berudara sejuk sepertinya kami berada di pegunungan bukan di tengah kota yang padat

Kami tidak sempat menanyakan mengenai fasilitas yang ada di lokasi ini..namun terlihat lokasi ini menyediakan toilet di pojok belakang, ada tempat cuci tangan dan kaki yang berada di tengah lokasi, dua buah rumah terpisah sepertinya disewakan kepada pengunjung ada lokasi aula terbuka, fasiltas outbond, saung, dan kursi di sebuah taman yang sengaja dibuat..sungguh asri dan terawat lokasi ini..

Terlihat beberapa kelompok dari sekolah, universitas dan suatu perusahaan bila dilihat dari pakaian dipergunakan sedang melakukan kegiatan outbond di lokasi dimana kami hendak berkemah

Selain sekolah dan kantor yang mengadakan acara outbond..terlihat pula beberapa pasangan muda-mudi dan sekumpulan masyarakat yang mengadakan pertemuan sepertinya mengadakan arisan

Kami berkeliling lokasi untuk mencari tempat yang cocok untuk mendirikan tenda..lokasi yang menjadi incaran kami adalah menghadap langsung ke Situ Gintung..teduh..agak jauh dari lokasi yang melaksanakan outbond..serta aman bagi anak-anak apabila berlarian

Agak lama kami berkeliling mencari lokasi yang tepat..akhirnya disepakati suatu lokasi yang memenuhi kriteria kami…berphoto bersama terlebih dahulu sebelum mulai memecahkan teka-teki bagaimana mendirikan tenda yang dibawa..

Terus terang kami belum pernah memasang tenda ini, kalau membongkar dari tempatnya pernah dilakukan belum lama, dilakukan dirumah untuk mengetahui bagaimana masangnya, karena ternyata tendanya besar, perlu sesuatu yang ditancapkan maka percobaan pemasangan tenda dirumah tidak jadi dilaksanakan..intinya kami saat itu tidak tahu bagaimana cara memasang tenda ini..

Karena buku petunjuk pemasangan semuanya dalam bahasa dan huruf Jepang tidak ada bahasa Inggris apalagi petunjuk dalam bahasa Indonesia (ngarep banget..beli di Jepang pake ngarep ada bahasa Indonesia nya)…kami mencoba mengikuti gambar dari petunjuk yang disertakan

Kami lebih banyak berdebat dan mencoba-coba bagimana cara masangnya daripada mengikuti petunjuk gambar yang sulit untuk dimengerti

Semua anggota keluarga terlibat dalam ujicoba pemasangan tenda ini, berkat kerjasama dan kekompakan akhirnya didapat trik-trik yang mempercepat pendirian tenda..

Satu jam mencoba berbagai ide dan berbagai ujicoba, maka terpasanglah tenda..kami sangat senang..bergambar sejenak dengan mempergunakan tripod dan kamera saku digital..kami bersorak setelah tenda terpasang dan merayakan keberhasilan kami..

Membereskan barang bawaan setelah tenda terpasang, anak-anak dan istriku berphoto terlebih dahulu disamping tenda yang terpasang sebelum melakukan kegiatan lainnya

Kami sekeluarga masuk tenda, ternyata didalam tenda sangat luas buat kami berempat..pada saat itu kami berunding apakah akan bermalam disini atau pulang..akhirnya diputuskan pulang karena sekali lagi alasannya agar anak-anak kami tidak terlalu capek menjelang ujian kenaikan tingkat taekwondonya..

Kami merasakan aliran udara di dalam tenda berjalan baik, sirkulasi udara bagus..kami merasa tidak pengap apakah karena pengaruh udara di lokasi yang sejuk atau karena tenda ini mempunyai jendela yang membuat sirkulasi udara dalam tenda lancar..

Selesai pemasangan tenda, kami biarkan anak-anak bermain sepuasnya, karena lokasi sangat luas dan menurut kami tidak ada yang membahayakan bagi anak-anak kami…kami hanya mengawasi anak-anak dari kejauhan dan melarang anak-anak untuk mendekati Situ

Anak-anak kami terlihat gembira bermain dan berlarian..mereka mengumpulkan ranting kering untuk dijadikan api unggun..saya sampaikan bahwa siang ini tidak mungkin bikin api unggun karena anginnya masih besar dan kalau mau api unggun yang paling baik adalah malam hari…nanti ya kalau kita berkemah lagi dan bermalam..ayah janji untuk membuat api unggun dan membakar daging atau jagung..untuk kita nikmati bersama..

Saatnya makan siang…karena tidak membawa makanan dari rumah..maka kami tawarkan kepada anak-anak untuk makan apa..biar nanti dibelikan dan dibungkus untuk makan bersama di tenda

Anak-anak memilih untuk makan nasi padang dengan menu ayam goreng..Diriku dan isteri lalu pergi ke warung padang di luar lokasi..meninggalkan anak-anak kami untuk meneruskan bermainnya…kami tidak khawatir karena anak-anak kami pasti menuruti nasihat kami untuk tidak ke tepi Situ dan tidak bermain yang membahayakan mereka..dan yang membuat kami tenang pula adalah banyaknya petugas dari taman wisata tersebut yang dapat dipercaya..

Makan siang bersama dengan nasi bungkus menu masakan padang yang dibeli diluar lokasi..makan siang berasa sangat nikmat..pemandangan Situ Gintung yang indah didepan kami, pepohonan rindang menaungi kami serta semilir angin sejuk..membuat kami melahap makanan hingga tidak bersisa..untuk minumnya kami beli minuman mineral yang dijual di kios yang ada dalam lokasi taman..

Setelah makan siang, anak-anak dan isteri beristirahat dalam tenda sedangkan diriku mengambil gambar tenda dalam berbagai sudut pandang dengan mempergunakan kamera saku yang selalu kubawa.

Setelah beristirahat, anak-anak kami kembali bermain di lokasi..kami berkeliling lokasi melihat kegiatan outbond yang sedang dilakukan, ngopi di kios yang ada dilokasi taman sambil mengawasi anak-anak kami bermain

Pukul 3 sore akhirnya kami memutuskan untuk kembali pulang, agar anak-anak sempat mandi sore membersihkan badan setelah seharian bermain

Tenda kami bongkar..untuk pekerjaan bongkar..kami tidak perlu melihat petunjuk yang berbahasa Jepang..untuk urusan bongkar sepertinya hampir semuanya jago..kami berempat kembali bekerja sama untuk membongkar dan melipat kembali tenda agar dapat dimasukkan kedalam bungkusnya

Sebelum pulang kami membersihkan terlebih dahulu lokasi tempat kami mendirikan tenda dari sampah-sampah yang berserakan baik karena terbuang oleh kami, maupun yang terbawa angin atau ulah yang lain..jagalah kebersihan..itu yang coba kami biasakan dan tanamkan di keluarga kami..

Kami pulang dengan kenangan indah bersama-sama sekeluarga melakukan kegiatan diluar rumah..kami tanya kepada anak-anak kami apakah senang dengan acara hari ini..mereka bilang senang sekali dan ingin secepatnya berkemah kembali dan bermalam agar bisa api unggun..mereka bilang sekarang mereka bisa mendirikan tenda sendiri tanpa perlu dibantu oleh kami orang tuanya…ha..ha..ha..ya anak-anakku tugas kami orang tua hanya memastikan kalian bisa lebih baik dari kami..salah satu modal untuk bisa lebih baik adalah percaya diri bahwa kalian mampu untuk melakukan sesuatu..dan kalian telah menunjukkannya kepada kami..

Kami sekeluarga berbahagia dengan kegiatan hari ini banyak kenangan dan pelajaran yang dapat diperoleh oleh kami semua..jalanan macet Ciputat-Pamulang-Serpong seolah-olah tidak berarti..sepanjang perjalanan kami saling bercerita mengenai serunya pengalaman hari ini berkemah di Situ Gintung….


Aksi

Information

3 responses

7 06 2014
adilalida

mb yang gambar sebelum situ gintung jebol itu, yg bawah gambar situ gunung sukabumi,, bkn situ gintung..
^_^ biar gk salah persepsi aja…

7 06 2014
Tanto

Terimakasih Mbak atas masukkan dan koreksinya.. gambar Situ Gintung sebelum bencana langsung di koreksi dengan referensi dari internet..

Berkat masukkan Mbak, saya jadi lebih mengenal juga mengenai Situ Gunung.. suatu kawasan yang asri.. dan menjadi salah satu referensi tujuan wisata yang akan dikunjungi Me and Python

Terimakasih Mbak..

10 07 2014
adilalida

ya sama-sama,,, kalo ke situ gunung,, gak nyesel deeh,, bagus pemandangannya,, sejuk dan ada penginapan dengan pemandangan tebing tebing serta hutan yang bagus kok… ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: