Service Sebelum Touring

13 10 2011

Rencana touring makin mantap, setelah gonta-ganti setelan ban dan telah memutuskan jenis ban yang akan dicoba, maka kali ini adalah urusan mesin. Seperti touring sebelumnya diriku pergi ke bengkel resmi sepeda motor Honda untuk perbaikan kondisi Python dan ganti oli walaupun dari sisa kilometer masih tersisa sekitar 400 km lagi untuk jadwal service berkala 6.000 km. Service motor kulakukan beberapa hari sebelum touring agar dapat kembali ke bengkel apabila dirasakan ada kekurangan

Tepatnya tanggal 4 Oktober 2011 dengan minta ijin pulang kantor lebih cepat, pertama kali diriku langsung menuju bengkel langganan yaitu BES Motor untuk menyetel mesin dan ganti oli. Ternyata dibengkel tersebut oli yang menjadi pilihanku yaitu oli merek F*****l tidak tersedia dan mekanik yang biasa memegang Python saat itu sedang libur, akhirnya kubatalkan service Python di bengkel ini. Kemudian diriku pergi ke bengkel resmi Honda lainnya di daerah Rawa Buntu

Setelah dipastikan bahwa oli yang kumau tersedia, maka kuputuskan untuk dilakukan service terhadap Python agar Python siap untuk touring. Keluhan yang kusampaikan adalah bahwa Python pernah jatuh keras, suara mesin yang kasar, rem yang perlu perbaikan, periksa kekencangan rantai ban, perlu dilakukan ganti oli dan minta agar Python siap untuk perjalanan jauh. Disanggupi oleh mekanik maka Python pun menjalani perawatan di bengkel tersebut.


Tanpa diminta ternyata mekanik disana membetulkan pijakan kaki depan sebelah kiri yang bengkok akibat tergelincir. Dengan mempergunakan palu besar dua orang mekanik membetulkan kembali posisi pijakan kami dan tuas kaki untuk pemindahan gigi perseneleng kembali normal.

Tidak berapa lama Python pun telah selesai dirawat, suara mesin lebih halus, lampu-lampu kembali diperiksa, perkabelan diperiksa juga, kutanyakan apakah rem berfungsi baik dijawab akan di test jalan terlebih dahulu oleh mekanik untuk memastikan mesin dan rem berfungsi baik. Sempat kutanyakan pula apakah ban depan mempergunakan ban belakang pabrikan aman untuk dipergunakan touring, oleh mekaniknya dijawab bahwa tidak ada masalah dengan pemakaian ban tersebut.

Selesai perawatan, Python di uji coba oleh kepala mekanik, sambil menunggu Python datang dari uji coba, kubayar biaya service ternyata service 6.000 km bebas biaya service namun oli tetap harus bayar.

Tak berapa lama Python datang, kepala mekanik yang menguji coba Python menyampaikan bahwa Python sekarang siap untuk dibawa kemana saja.

Akhirnya Python kubawa pulang, dalam perjalanan terasa sekali perbedaan sebelum dan sesudah service. Python berasa ringan dan suara mesin lebih halus. Kucoba beberapa kali menarik gas langsung disambut dengan hentakan Python untuk berlari. Kucoba beberapa kali mengerem ternyata rem belakang harus diinjak agak dalam, tapi secara keseluruhan Python sekarang siap untuk diajak ngukur aspal ke Tanjung Layar Pantai Sawarna…


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: