Dari Taekwondo Hingga Kambing

12 10 2011

Setelah istirahat sehari kepulangan dari Kuala Lumpur, diriku berencana untuk jalan-jalan bersama keluarga dan isteri di seputar kota Tangerang. Tujuan adalah untuk makan bareng, membeli beberapa perlengkapan untuk solo touring dan melihat pasar lama Tangerang

Kegiatan hari Minggu 2 Oktober 2011 dimulai dengan mencuci kendaraan, dilanjutkan bersama isteri mengantar anak-anak latihan taek won do, Hari itu adalah pertama kali kulihat anakku diberi latihan bertarung, anakku yang bungsu memang ingin menjadi fighter sehingga dengan semangat mengikuti latihan tarung tersebut, sedangkan anakku yang besar berminat untuk mendalami taeguk (gerakan-gerakan) jurus taekwondo. diriku bangga dengan anak-anakku yang penuh semangat dan berani melakukan latihan pertandingan diawasi oleh sabeum (pelatih) taekwondo.

Setelah mengikuti latihan yang dimulai pukul 9 pagi hingga lewat tengah hari, kuajak keluargaku untuk mampir di suatu mall dekat tempat latihan taekwondo untuk makan sekaligus mampir ke pusat komputer di mall tersebut untuk mencari kartu internet buat laptop yang rencananya akan diuji pada saat touring agar pada saat touring diriku dapat langsung menulis di blog mengenai perjalanan touring tersebut

Set up kartu internet ternyata memakan waktu lebih satu jam karena beberapa kali dicoba tidak bisa nyambung ke internet, mereset dan install ulang modem yang telah terpasang beberapa kali dilakukan namun masih belum berhasil..ternyata setelah diteliti kartu yang dibeli telah habis masa berlakunya..waduh kok bisa ya toko dan petugasnya tidak memeriksa terlebih dahulu kartunya..setelah diganti dengan kartu baru yang masih valid masa berlakunya tidak lama kemudian laptop dapat nyambung ke internet..kulihat sinyal yang didapat kuat diatas 4 baris dan internetan berjalan cepat..tinggal nyoba di daerah yang dikunjungi apabila touring apakah sinyalnya bagus atau tidak, setelah pemasangan kartu internet kami pun makan siang bersama

Kami langsung pulang setelah makan untuk beristirahat, menjelang sore diriku dan my love wife berdua dengan mempergunakan Python our Meggy berangkat ke Tangerang untuk melihat pasar lama Tangerang karena sewaktu browsing mengenai Tangerang menemukan artikel mengenai pasar lama Tangerang yang menarik dan layak untuk didatangi

Pasar lama Tangerang adalah pasar pertama yang berdiri di Tangerang sekarang terletak di Jalan Kisamaun adalah tempat pecinan di Tangerang, di dalam pasar lama Tangerang terdapat salah satu vihara tertua di Tangerang yaitu Vihara Boen Tek Bio

Kami tiba di Pasar Lama Tangerang menjelang sore, ternyata toko-toko di pasar tersebut sudah pada tutup dan tidak terlihat kegiatan seperti pasar umumnya, kami bertanya kapan pasar lama melakukan kegiatannya ternyata pasar lama dimulai pagi dan akan berakhir siang hari, sedangkan barang yang dijual adalah barang umumnya seperti pasar lain seperti sayur mayur, daging serta barang kelontong. Namun bagi muslim juga perlu diperhatikan bahwa banyak dijual daging babi dan olahannya di pasar ini. Pada sore hari itu beberapa hanya beberapa pedagang sayur dan beberapa toko yang dekat dengan jalan Ki Samaun yang berjualan.

Karena pasar lama sudah sepi maka tujuan diarahkan ke Jalan Kisamaun, sepanjang jalan tersebut banyak yang berjualan makanan, kami tertarik pada suatu makanan khas daerah asal kami Bandung yaitu Mie Kocok Bandung, kami ingin mencicipi mie kocok tersebut apakah rasanya sama dengan mie kocok yang biasanya kami nikmati di kota asalnya Bandung serta untuk memuaskan rasa kangen kami terhadap makanan asli Bandung. Ternyata rasa mie kocok yang kami cicipi enak dan menurut kami sesuai dengan rasa aslinya di Bandung. Pada saat itu jalan Kisamaun mulai rame dengan pengunjung dan banyak kendaraan mobil yang kesulitan parkir karena kesulitan mencari tempat.

Karena pasar lama sepi dan setelah mencicipi mie kocok, kami beranjak pulang ke Serpong melewati Cipondoh. Di tengah perjalanan terlihat banyak orang mengerumuni barang dagangan yang digelar di pinggir jalan…kami penasaran barang apakah yang dijual ternyata barang yang dijual adalah boneka binatang salah satunya adalah boneka binatang kambing…kami langsung teringat bahwa kambing adalah shio anak kami yang kecil dan belum dimiliki sedangkan yang lainnya telah ada..akhirnya kami pun membeli boneka kambing untuk melengkapi boneka binatang shio keluarga kami

Inilah shio binatang keluarga kami :

Diriku : Ayam
Istriku : Anjing
Anak Pertama : Macan
Anak Kedua : Kambing

Seluruh boneka binatang yang menjadi shio tahun kelahiran kami akhirnya lengkap mengisi lemari hias di ruang tamu kami


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: