Tergelincir

16 09 2011

                                       
Setelah sekian lama Python kupergunakan untuk perjalanan rumah-kantor pp, tidak ada keluhan yang berarti, cuma masalah ban yang menurutku agak mengganggu setelah kuganti ban depan dan kuisi cairan penambal.

Sebelumnya diriku telah pergi ke tempat ganti ban terdahulu dan menyampaikan keluhan namun disampaikan bahwa hal tersebut biasa untuk ban baru harus menunggu sekian lama agar lapisan ban benar-benar mencekram aspal.

Tanggal 7 September 2011, telah disepakati dengan my lovely wife untuk keluar bareng untuk membeli suatu barang, serta langsung berangkat sesampainya saya dirumah karena toko yang dituju tutup pukul 6 sore.

Sepulang kantor langsung ngacir karena waktu yang mepet juga cuaca sudah mendung. Diriku deg-degan juga kalau hujan apakah ban racing yang terpasang cocok untuk jalanan basar, namun sekaligus penasaran ingin mencoba kemampuan ban mencekram jalan basah apakah enak dipakai sebelum kupergunakan untuk rencana touring selanjutnya.

Benar saja tak lama kemudian hujan mengguyur deras, ku tembus hujan … selama perjalanan tidak ada kendala..namun di daerah Gading Serpong angkutan umum berhenti tiba-tiba untuk mengambil penumpang, maka kuinjak rem secara mendadak…motor mulai tak terkendali, kucoba untuk tetap menstabilkan motor namun ban sepertinya tidak mendukung, diriku kehilangan kendali..motor akhirnya tergelincir di tengah jalan..yang kukhawatirkan adalah kendaraan dibelakangku tidak mengetahui bahwa motor didepannya lagi dalam masalah besar.

Akhirnya diriku dan Python tergelincir di aspal dan meluncur bebas tidak terkendali..kubiarkan Python meluncur sendirian sedangkan diriku berpikir untuk menyelamatkan diri dan berharap kendaraan di belakang melihat dan menghindar terhadap diriku.

Setelah meluncur agak jauh diriku bangun dan melihat kendaraan di belakang telah berhenti..waduh beruntung banget diriku kali ini..terimakasih Tuhan masih melindungi diriku..secepatnya diriku dan beberapa pengendara motor lain yang berbaik hati menolong meminggirkan Python.

Setelah berterima kasih kepada para penolong, pertama diriku mencoba memerikisa apakah ada luka berdarah..tidak ada..ada tulang atau sendi yang ngilu..tidak ada juga..baru kuperiksa kondisi Python my meggy..kondisinya handguard sebelah kiri patah..cover lampu sein depan kiri pecah..visor dan sayap baret..selebihnya saat itu tidak ada kerusakan yang berarti..setelah memastikan diriku tidak luka serius dan kondisi Python masih bisa dikendarai maka dicoba kunyalakan mesin ternyata bisa nyala, tanpa berlama-lama untuk menjadi pusat perhatian maka langsung ngacir dari TKP dengan cukup pelan karena masih trauma.

Sesampai di rumah kembali kuperiksa Python ternyata tidak ada lagi tambahan kerusakan pada motor, setelah memastikan kondisi badan dan motor tidak ada masalah maka bersama istri langsung meluncur memakai Jawara our Xenia berangkat ke toko yang hendak dicapai, sepulang dari toko yang dituju kuambil beberapa gambar kerusakan Python

Berikut adalah beberapa gambar cedera Python our meggy karena meluncur bebas di aspal

Pelajaran dari kejadian tersebut :
1. Bersyukur kepada Tuhan karena masih melindungi diriku
2. Selalu waspada terhadap kendaraan lain
3. Paham terhadap kondisi jalan dan kendaraan
4. Sepertinya diriku akan mengganti ban yang terpasang kembali ke bawaan pabrik, karena kemungkinan besar ban yang terpasang tidak cocok untuk musim hujan serta untuk membiasakan lagi dengan ban lama dalam rangka persiapan next touring


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: