Nyoba GPS

1 08 2011

                                       

Menjelang puasa, istriku mengusulkan untuk sahur pertama kali bareng dengan adikku yang ada di Citayam Bogor dan kita yang nyamperin ke Bogor.

Diriku setuju dan ditanyakan kepada anak-anak apakah mau pergi ke Citayam ternyata mereka pun setuju..ok kita berangkat tapi sebelum itu konfirmasi dulu sama yang mau dikunjungi apakah ada dan bersedia…kontak adikku yang langsung menyambut rencana kami.

Aha..bisa sekalian nyoba GPS yang udah lama dibeli. GPS dapat kami coba dengan membandingkan terhadap rute dan arah yang kami kenal.

Perjalanan kemarin ke Curug Cigamea GPS tidak terbawa.

Kami akan mampir terlebih dahulu ke daerah Kalibata untuk menengok adik yang kost disana setelah itu baru meluncur ke Bogor.

GPS dinyalakan diluar rumah serta kupilih Navitel sebagai peta navigasi dan tidak berapa lama tersambung ke satelit, boleh nich alat cepat juga..set tujuan daerah Kalibata, GPS langsung memberi arah.. Ternyata Navitel memberikan arah yang tepat ke arah Kalibata

Perjalanan selanjutnya adalah dari Kalibata menuju perumahan Taman Raya Citayam. Masih kugunakan Navitel sebagai peta navigasi..beberapa saat kemudian Navitel menyarankan suatu arah yang ternyata harus berbelok ke Gang yang tidak mungkin dilewati mobil. Tentu saja kami tak menghiraukan arahan tersebut dan terus melanjutkan rute seperti yang biasa kami lalui. Tak berapa lama kemudian Navitel merekalkulasi rute dan menyesuaikan dengan perubahan arah kendaraan.

Pada jalanan macet kucoba menu mencari rute lain karena macet, Navitel tidak lama kemudian memberikan arah rute baru dan kuikuti ternyata mengambil jalan tikus yang menyelamatkan kami dari kemacetan.

Pada umumnya Navitel yang terinstall pada GPS menunjukkan peta yang memuaskan sebagai petunjuk jalan ke arah Bogor.

Selesai sahur, diriku kembali ingin menjajal GPS namun dengan peta navigasi yang lain, kucoba Garmin ternyata tampilannya nggak sebagus Navitel, akhirnya kucoba peta navigasi lainnya yaitu IGO Amigo dengan tampilan yang lebih enak dan informatif dibandingkan Navitel maupun Garmin.

Perjalanan dari Bogor menuju Serpong, IGO menunjukkan data yang akurat termasuk data jalan tol dan arah yang ditunjuk. Namun memasuki daerah Serpong menuju rumah IGO beberapa kali mengarahkan pada rute yang lebih jauh termasuk pada saat kami masuk komplek perumahan.

Secara umum GPS Super String mempunyai karakteristik yang memuaskan, Locking satelit cepat untuk ketiga peta navigasi yang terinstall. Namun yang kurekomendasikan mengenai ketepatan peta ternyata Navitel menunjukkan ketepatan dan arah yang lebih bagus dibandingkan 2 peta navigasi lainnya.

Diriku dan istri sepakat bahwa GPS ini memang berguna apabila kita tidak tahu mengenai arah perjalanan, sedangkan anak-anak sepakat juga bahwa GPS ini berguna selama perjalanan karena banyak game nya..


Aksi

Information

2 responses

22 08 2011
ricoh sanusi

beli hape android 1.5 juta, ada gmap+gps, bisa install aplikasi lain buat tracking haha

26 08 2011
Tanto

Setiap produk tentu mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan, untuk GPS ini beberapa kelebihannya menurutku adalah : lebih murah (hampir setengah harga hp android), lebih besar dari HP, lebih banyak fitur dan mempunyai aplikasi windows office reader…dan lebih aman maksudnya kalau kita kehilangan hp maka tidak sekaligus kehilangan GPSnya begitu juga sebaliknya kalau kita kehilangan GPS tidak sekaligus kehilangan HP…serta kemampuan yang tidak dimiliki oleh hp android adalah kita bisa lihat peta sampil menelpon…haha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: