Persiapan akhir perjalanan I : Tangerang-Jogjakarta vv

16 06 2011

                                     
Perubahan rencana perjalanan pertama kami, menyebabkan pula penyesuaian jadwal persiapan baik kesiapan kami maupun Python our megy.
Persiapan kami adalah mengatur jadwal dan rencana kegiatan sebelum, selama dan sesudah perjalanan untuk seluruh anggota keluarga.

Untuk keamanan dan kenyamanan perjalanan maka beberapa hal harus kami pertimbangkan yaitu :

1. Tempat anak-anak berlibur selama kami melakukan perjalanan

  Pada saat diriku dan my lovely wife melakukan perjalanan, anak-anak kami sedang liburan sekolah, dan tidak mungkin ditinggalkan dirumah. Suatu keputusan dan kesepakatan harus diambil.

Kami sekeluarga terbiasa untuk berdiskusi mengenai segala sesuatu terutama hal atau kegiatan yang akan berdampak ke seluruh anggota keluarga, keputusan harus disetujui oleh seluruh anggota keluarga.

Setelah mengadakan rapat internal melibatkan seluruh anggota keluarga, disetujui bahwa anak-anak akan berlibur di Bandung menginap di rumah kakak selama kami mengadakan perjalanan. Kami juga sepakat bahwa anak-anak boleh melakukan kegiatan sepuasnya selama di Bandung, termasuk bermain game dan ber internetan yang sementara sangat terlarang menjelang ulangan kenaikan kelas. Mobil kami yang bernama Jawara akan dikirim ke Bandung untuk mendukung mobilitas liburan anak-anak kami selama di Bandung
Setelah tempat anak-anak liburan diputuskan, maka menghubungi kakak di Bandung untuk “menitipkan” anak-anak, permintaan dipenuhi. Satu solusi untuk melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman telah diperoleh.

2. Kesiapan Python our megy
  Perjalanan jauh memerlukan kesiapan kendaraan yang handal, setelah service pertama performance Python mengalami peningkatan, namun setelah beberapa kali mengalami perubahan tampilan dan diutak-atik oleh mekanik toko dan bengkel aksesoris, Python mengalami penurunan performance.

Setelah mengganti ban belakang dan mengisi cairan anti bocor. Gigitan rem sepertinya kurang mencekram disk baik yang depan maupun belakang.

Python beberapa kali mati sendiri sewaktu gas dalam posisi idle atau kopling dicengkram, hal ini dirasakan setelah pemasangan stang riser yang harus mengutak-ngatik kabel kopling dan kabel gas agar putaran stang bisa optimal.

Pada saat itu kilometer baru ditempuh sekitar 1600 km, masih jauh dari kilometer yang dijadwalkan untuk service kedua yaitu 2000 km. Rencananya Python akan menjalani perawatan berkala 2000 km sebelum melakukan perjalanan, namun dengan adanya penyesuaian rencana perjalanan yang dimajukan 1 minggu maka pencapaian 2000 km tidak akan terlaksana, alternatif selanjutnya adalah melakukan perawatan berkala di Bandung agar bisa mendekati 2000 km.

Dengan kondisi Python yang menurutku harus ditingkatkan dan hasil referensi dari beberapa blog dan komunitas biker yang menyarankan kendaraan diperiksa 1 minggu sebelum melakukan perjalanan agar mempunyai kesempatan untuk mengetes hasil perbaikan dari bengkel, akhirnya Python dibawa ke bengkel resmi Honda motor untuk konsultasi.

Dibengkel setelah ngobrol dengan kepala mekaniknya dan disampaikan rencana perjalanan, diputuskan sebaiknya dilakukan service berkala kedua walaupun kilometer baru sampai 1600 km.

   
  Selama Python menjalani perawatan dengan sok akrab kepala mekanik bengkel kuajak ngobrol, dari dialek dan logatnya sepertinya sama dengan diriku yang berasal dari tatar parahiyangan sunda, kutanya dari mana aslinya, ternyata kepala mekanik tersebut berasal dari kota Garut, kebetulan kota Garut adalah salah satu kota yang menjadi rute perjalanan. Kutanyakan lagi mengenai kondisi rute Garut-Pangandaran apakah jalannya bagus dan aman untuk berkendara sepeda motor. Didapat informasi bahwa Garut-Pangandaran jalannya sudah bagus dan tidak terlalu ramai oleh kendaraan serta aman untuk dilalui. Satu informasi penting didapat.

Bengkel dan mekanik memberikan pelayanan yang memuaskan, setelah selesai service, Python kubawa pulang. Hasilnya mesin berasa ringan, respon terhadap tarikan gas disambut dengan lembut namun responsif, kucoba gas ditarik dalam-dalam, angka digital pada spedometer Python dalam waktu cepat mencapai 80…90…nyaris ke 100 kuturunkan lagi kecepatan karena Python bukan untuk embalap dan jalanan serpong agak ramai. Kucoba injak pedal rem keras, ban mendecit membuktikan bahwa rem berfungsi optimal dan ban mencengkram aspal, yang penting pada saat rem mendadak kurasakan Python tidak limbung. Python is ready…

3. Kesiapan biker and boncenger
  Salah satu faktor yang penting untuk melakukan perjalanan yang aman dan nyaman adalah pengendara dan boncenger.

Kesiapan phisik dan mental sangat diperlukan, kami sudah merencanakan perjalanan ini jauh-jauh hari, sambil mempersiapkan segala kebutuhan, kami menjaga phisik dengan olahraga teratur dan menjaga pola tidur dan pola makan, hingga saat ini kami merasakan bahwa kami sudah siap untuk melakukan perjalanan. Kami merencanakan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum melakukan perjalanan untuk mendapatkan pencerahan menjaga kondisi tubuh selama perjalanan dan obat-obatan yang sekiranya harus kami bawa.

Kelengkapan biker dan boncenger yang perlu adalah helm, body protector serta pakaian. Helm sudah kami siapkan jauh-jauh hari. Helm yang akan digunakan adalah helm standard dari Honda sewaktu membeli Python untuk biker dan Helm merk G*****o yang sudah memenuhi SNI untuk boncenger. Body protecter berupa pelindung kaki dan tangan, kami beli sewaktu Python dipasang Handguard, atas rekomendasi yang punya toko kami pilih pelindung kaki dan tangan merk F*X.

Untuk pakaian, kami siapkan pelindung dada untuk masing-masing biker dan boncenger, safety shoes yang menutupi mata kaki, penutup kepala dan masker, kami juga mempersiapkan masing-masing 2 jaket yaitu jaket kain untuk perjalanan siang dan jaket kulit untuk perjalanan malam, jaket perlu dipersiapkan 2 jenis karena berdasarkan pengalaman jaket kulit berasa panas dan mengakibatkan berkeringat apabila dipergunakan siang hari. Kami juga akan membawa sleeping bag dan matras.

Personal belonging tentu akan kami bawa untuk keperluan perjalanan 1 minggu seefisien mungkin agar tidak terlalu banyak dan tidak mengganggu keleluasaan berkendara.

4. Rute perjalanan dan kegiatan perjalanan
  Rute perjalanan telah kami sesuaikan dengan kondisi terakhir, perjalanan telah kami bagi menjadi beberapa etape.

Sesuai dengan tujuan kami adalah menikmati perjalanan berduaan sambil bernostalgia sewaktu berpacaran, kami ingin benar-benar menikmati perjalanan tersebut. Semangat yang akan kami usung adalah berpacaran dan berpetualang atau “sweet memory adventure”

Sesuai dengan tema perjalanan maka kami mengganti rencana untuk memasang box belakang dan samping. Kami akhirnya memutuskan untuk membawa ransel dan tas untuk pakaian dan personal belonging, serta sleeping bag dan matras.

  Kami tidak akan memaksakan tempat kami istirahat maupun menginap. Kami akan berhenti di antara perjalanan apabila dirasakan kondisi tubuh sudah letih ataupun menemukan lokasi yang indah dan tentu saja romantis untuk memadu kasih… (ehm..ehm..)
5. Rencana kegiatan setelah perjalanan
  Kami berdua akan bertemu kembali anak-anak di Bandung sebelum melakukan etape terakhir.
Kami merencanakan untuk melakukan kegiatan liburan seluruh keluarga di Bandung.

Untuk perjalanan ke Tangerang, anak-anak akan diantar oleh kerabat mempergunakan mobil sedangkan kami melanjutkan perjalanan etape terakhir dengan Python yaitu rute Bandung-Soreang-Banjaran-Bandung Selatan-Sukabumi-Citayam Bogor-Tangerang

Setiba di Tangerang maka rencananya Python akan langsung menjalani perawatan berkala ketiga, kami beristirahat satu atau dua hari sebelum mempersiapkan kebutuhan ajaran baru anak-anak kami, sedangkan diriku akan sementara masuk kantor sesuai dengan perubahan jadwal cuti yang disetujui.

Setelah persiapan ajaran baru selesai maka kami merencanakan untuk mengisi sisa-sisa liburan sekolah dan jatah cuti, kami akan berwisata keluar kota seluruh keluarga dan memberikan cuti kepada Python

Next journey is……

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: