Merubah tampilan Python (2)

6 06 2011

Godaan untuk menyelesaikan rencana perubahan tampilan Python terus menggelitik, walaupun sudah diputuskan bahwa penambahan dihentikan dahulu setelah tahap pertama dilaksanakan, sedangkan rencana tahap dua yaitu menambah ukuruan ban belakang dan handguard akan dilaksanakan mendekati perjalanan touring pertama dilakukan agar tidak mempengaruhi rencana anggaran rumah tangga.

Namun setiap hari memandangi Python kelihatan ada yang sangat kurang yaitu tampilan daerah belakang Python perlu ban yang lebih besar agar sesuai dengan sayap yang sudah terpasang,  proposal perubahan rencana anggaran rumah tangga diajukan kepada penasihat keuangan sekaligus bendahara keluarga yaitu my lovely wife, sedikit berargumen dan lebih banyak membujuk maka proposal disetujui… thanks a lot my lovely wife.

Anggaran disetujui namun pertanyaan selanjutnya adalah ukuran dan merk ban belakang yang akan dipasang. Dunia maya menjadi referensi pertama. blog dan mailing list bikers dikunjungi terutama pengguna Megapro, ternyata berbagai merk dan ukuran direkomendasikan ada yang banyak merekomendasikan B****X, tambah informasi membuat tambah kebingungan namun tambah wawasan.. terimakasih bro bikers atas sharing informasinya.

Berbekal informasi dari dunia maya dan persetujuan plafon anggaran, hari Sabtu 4 Juni 2011 kembali daerah Cileduk dijelajah untuk mengganti ban belakang dengan merek  B****X, namun setelah ditoko aksesoris motor yang menjadi langganan ternyata harga ban tersebut jauh melebihi anggaran yang disetujui, menyesal juga tidak mencari informasi sebelumnya di dunia maya mengenai ban dengan merk tersebut. Rencana dibatalkan untuk hari itu namun teringat ada bengkel modifikasi motor yang mengkhususkan pada modifikasi body dengan fiber, akhirnya tujuan juga dialihkan ke bengkel tersebut untuk diskusi mengenai visor,  disetujui mengenai biaya dan bentuk visor dan pengerjaan akan dilakukan esok harinya.

Pilihan ban belakang harus diambil untuk merek lainnya, namun diriku masih bingung ukuran dan merk yang cocok. Selanjutnya adalah harus menanyakan langsung kepada pengguna Megapro. Kebetulan malam minggu pertama setiap bulan adalah jadwal kopdar Honda Mega Pro Club (HMPC) chapter Tangerang dan Black Community  pengguna kendaraan warna hitam yang dekat dengan tempat tinggal. Pukul 9 malam meluncur ketempat kopdar mereka pada saat itu HMPC belum ada yang datang tidak seperti bulan sebelumnya pada jam segitu sudah banyak anggota yang muncul. 

Target pencarian informasi dialihkan ke Black Community yang tidak jauh lokasi ngumpulnya, ada seorang brother yang standby namun mempergunakan Honda Tiger,  setelah proses berkenalan maka langsung proses wawancara mengenai ban dijalankan  ternyata brother mempergunakan ban merek C****A ukuran 130 tidak lama kemudian ada member Black Community yang gabung dengan Thundernya wah bannya juga sama C*****A ukuran 130, semua motor kelihatan gagah, namun informasi yang sangat diperlukan adalah dampak ban tersebut terhadap performance kendaraan sewaktu melalap tikungan apakah stabil atau ngesot karena keselamatan tentu menjadi yang utama. Teman-teman dari Black Community menyampaikan tidak ada masalah sewaktu melalap  tikungan dengan ban tersebut. Satu informasi penting telah didapat, terimakasih bro black community atas keakraban dan keterbukaan yang telah ditunjukkan, diriku merasa seperti telah kenal lama dan menjadi sahabat walau ketemu dan ngobrol baru malam itu.

Setelah ngobrol utara selatan akhirnya diriku pamit untuk mencoba kembali ke tempat kopdar HMPC Chapter Tangerang untuk menggali informasi seputar ban Megapro. Telah ada satu megi yang standby dan yang menggembirakan diriku adalah yang standby adalah New Megapro dan ban belakangnya sudah besar, cocok dengan tujuan pencarian informasi. Seperti sebelumnya adalah proses kenalan dan langsung akrab, didapat informasi bahwa salah satu member HMPC Tangerang ada yang melaksanakan resepsi pernikahan sehingga banyak member yang datang ke resepsi tersebut serta ada kopdar dadakan. Tanpa menunda-nunda lagi langsung ditanyakan kepada bro yang standby mengenai ban belakang yang dipakai dan alasannya, dijawab bahwa ban yang dipergunakan adalah merk F*R ukuran 130 tanpa merubah body motor terutama swing arm. Pertanyaan utama juga dilontarkan mengenai kemampuan ban tersebut pada saat melalap tikungan. Jawabannya adalah merk tersebut enak untuk melalap tikungan dan merk tersebut direkomendasikan oleh temannya yang punya usaha ban motor. Thanks bro HMPC atas sharing dan keakrabannya.

Esoknya langsung meluncur kembali ke daerah Cileduk untuk hunting ban belakang, merk yang jadi pilihan adalah C****A atau F*R karena dipakai oleh teman-teman dua komunitas pengguna motor di Tangerang, sedangkan ukuran akhirnya ditetapkan untuk langsung ke 130 tidak lagi naik satu tingkat dari standar pabrik. Selain hunting ban juga untuk membuat visor lampu depan ke bengkel modif sesuai janji kemarin.

Bentuk visor telah disepakati waktu pengerjaan memakan waktu 3 hari, mudah-mudahan 3 hari kemudian hasilnya seperti yang diharapkan. Selanjutnya adalah pencarian ban belakang.

Pencarian ban belakang sudah menjelang sore, ke toko yang memasang wing menanyakan mengenai ukuran dan merk serta yang utama adalah harga. Di toko aksesoris tersebut diambil keputusan sepihak oleh diriku adalah F*R ukuran 130 karena barang tersebut katanya tersedia dan harga sudah setuju dan juga ada salah satu member club Megapro yang mempergunakannya. Ditunggu lama ban belum datang juga, berdasarkan informasi katanya sedang dicari di toko lainnya. Pukul 17.00 diberitahukan bahwa ban tersebut tidak ada, wah sudah nunggu lama ternyata tidak ada. Akhirnya beralih ke toko di sebrang menanyakan ban yang sama ternyata barangnya ada dan beberapa kali diriku mengkonfirmasi keberadaan ban tersebut karena sudah menjelang malam, khawatir pengalaman sebelumnya terjadi juga setelah nunggu lama ternyata barang tidak ada.

Tidak berapa lama barang sudah ada, sebelum dipasang teringat pada saat menjelajahi dunia maya bahwa ada cairan untuk mengatasi ban tubles apabila bocor yang dimasukkan kedalam ban. Setelah mempertimbangkan hal terburuk apabila ban bocor dan pengalaman mendorong motor bila bocor untuk motor Suzuki Smash yang begitu banyak mengeluarkan keringat apalagi kalau terjadi pada si Python yang mempunyai badan lebih besar dan bobot lebih berat, perjuangan untuk mencapai tempat tambal ban sudah terbayang, akhirnya diputuskan untuk mempergunakan cairan tersebut untuk ban depan dan ban belakang.

Akhirnya ban belakang dengan merk F*R ukuran 130 terpasang sudah, ban depan dan ban belakang diisi cairan untuk mengatasi bocor. Python sekarang kelihatan lebih gagah, perjalanan pulang sekaligus mencoba ban baru pada beberapa tikungan sengaja diriku mencoba melalap tikungan dengan gas ditahan wuih nikmatnya, cengkraman ban pada aspal berasa menambah confidence pada saat melalap tikungan dan juga performance akselerasi tidak terganggu.

Berikut adalah gambar setelah ban belakang diganti :

Terimakasih istriku tercinta atas pengertian dan persetujuannya…namun kayaknya ban depan perlu juga diganti..


Aksi

Information

One response

7 06 2011
ricoh

pertamax!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: