Kartu ATM Tertelan

20 07 2011

                                       
Pagi ini ketika diriku sedang dalam perjalanan ke kantor memakai Harum our Suzuki Smash dan mengambil gambar jembatan penyebrangan sepanjang perjalanan dari rumah ke kantor, tiba-tiba dihubungi my lovely wife melalui handpone yang mengabarkan ATM tersangkut di mesin ATM disebabkan mati listrik saat transaksi pengambilan tunai..waduh urusan sangat penting nich

Urusan menjadi sangat penting karena ATM yang dipergunakan istri adalah atas nama diriku, dan dikabarkan bahwa mesin atm telah menyatakan transaksi berhasil dilakukan, dan saat itu juga istriku ada kegiatan lainnya yang tidak bisa ditunda, namun juga tidak bisa meninggalkan mesin ATM karena tidak tahu berapa lama listriknya akan kembali ada dan khawatir uang serta kartunya keluar setelah mesin ATM bisa nyala kembali

Langsung kuhubungi call center bank penerbit yaitu Bank ****a, menceritakan kronologis sesungguhnya sambil berulang kali minta petugas call center untuk bicara lebih keras karena kalah dengan bisingnya kendaraan.

Petugas call center hendak mencocokkan data antara diriku sebagai pelapor dengan data yang ada dalam databasenya..diminta klarifikasi nomor rekening..waduh tidak pegang..kuminta agar mencocokkan dengan data lainnya seperti nama, tempat tanggal lahir, alamat, nama ibu kandung atau apapun seperti biasa ditanya kalau menghubungi call center suatu bank..petugas tetap bersikukuh harus no rekening…(mulai kesal sama bank..)

Kuhubungi kembali istri yang sedang bingung untuk menanyakan nomor rekening apakah menyimpan no rekeningnya..dijawab ada dan akan langsung dikirim lewat SMS..no. rekening didapat dan hubungi kembali call center..menceritakan kembali kronologis dari awal dan klarifikasi data..dan dinyatakan sama..dan yang penting lagi ternyata data yang tercatat di sistem bank adalah transaksi berhasil..waduh..berdasarkan ingatanku dari beberapa surat pembaca baik di surat kabar maupun media online..kalau transaksi ATM dinyatakan berhasil maka pihak bank akan lepas tanggung jawab..

Proses selanjutnya adalah petugas call center mengusulkan untuk blokir kartu ATM..diriku setuju untuk langkah pengamanan..
Lalu diriku menanyakan kapan dan bagaimana membuka blokiran serta mendapatkan kembali kartu ATM..dijawab bahwa perlu minimal 7 hari kerja untuk proses dan harus menyerahkan surat kehilangan dari kepolisian..waduh apapula ini bank..sudah sial karena kartu ATM ditahan oleh mesinnya eh..disuruh ke kantor kepolisian..tentu saja memicu kekesalan..kujawab tidak mau mengurus surat kehilangan dari kepolisian kusampaikan yang namanya hilang itu barangnya nggak ketahuan dimana..lha ini jelas-jelas di mesin ATM nya..dan nggak hilang cuma nggak nonggol..kuminta bicara sama supervisor atau atasannya, ditahan sebentar dan petugas call center yang sama berapa lama kemudian menyampaikan bahwa ternyata tidak perlu pakai surat laporan kehilangan dari kepolisian..waduh..nggak standar banget sich prosedurnya..


Kutanya bagaimana dengan uang yang tercatat di sistem sudah berhasil ditarik..dijawab akan dilakukan penyelidikan dan akan diputuskan berdasarkan penyelidikan…waduh..masih ada kemungkinan bablas nich uang…kutanya apakah bank akan menghubungi diriku eh..dijawab bahwa nasabah yang harus menanyakan…wah tambah kesal nich gara-gara urusan kartu ATM ketelan mesin yang notabene milik bank itu..diriku jadi berabe…diriku tidak puas dan minta bicara sama supervisornya…tetap tidak bisa bicara dengan supervisornya malah disarankan untuk datang ke cabang bank terdekat..walah call center yang gunanya agar nasabah bisa menyelesaikan masalahnya dimanapun dan kapanpun tetap juga menyarankan untuk datang ke bank..dan tidak menyelesaikan masalah…

Diriku tidak puas atas jawaban petugas call center, langsung menuju bank cabang dimana kubuka rekening..dan menghampiri meja customer service..

Kembali kuceritakan kronologis dari awal dan disampaikan pula sudah menghubungi call center namun tidak puas terhadap jawabannya..ditanggapi dengan penuh perhatian dan kelihatannya ingin menolong..buktinya meminta KTP dan membuka data diriku di sistem sambil mencocokan dengan data di KTP tanpa minta nomor rekening….namun…..

Kalimat pertama adalah bahwa apakah kartunya sudah keambil..lha wong tadi disampaikan mati listrik waktu transaksi ya jelas mesinnya mati dan sekaligus menahan kartu ATM nya..

Selanjutnya disampaikan bahwa mesin ATM pengelolaannya oleh pihak ketiga jadi perlu prosedur tersendiri…kujawab diriku nggak peduli mesin ATM itu dipihak ketigakan..pihak ke seratus…pihak ke seribu..yang jelas diriku hanya berhubungan dengan Bank nya bukan pihak lain lagi…


Selanjutnya diriku diminta untuk membuat surat laporan kehilangan dari kepolisian…walah..pemicu kekesalan pada call center tadi dimunculin lagi..karena petugas customer service di depan mata langsung kutanya yang namanya hilang itu apa..langsung kujelaskan kembali kalau hilang itu lokasi barang nggak jelas..diriku balik nanya kalau kartu ATM tertelan mesin ATM..jadi kartunya ada dimana?? hilang nggak??

Setelah itu customer tersebut berunding dengan rekan sesama customer service yang ada disebelahnya..tak berapa lama kemudian…mungkin telah mengerti arti kata hilang atau tidak begitu paham prosedur penangganan kasus seperti yang menimpa diriku..maka dengan sopannya menyampaikan tidak perlu surat keterangan kehilangan dari kepolisian namun cukup dengan surat pernyataan…dan dibubuhkan materai…dan biaya materainya ditanggung pelapor…tanpa ba.bi..bu..lagi kujawab tidak mau bikin lha wong sudah lapor baik ke call center maupun customer service ini serta tidak mau keluar uang..sudah rugi waktu..rugi nggak bisa narik uang…kartu ketelan mesin..kartu diblokir..eh mesti bikin surat pernyataan dan bayar materai pula….no way..
Akhirnya petugas customer service minta waktu dan meninggalkan diriku kedalam..entahlah apa yang dikerjakannya namun agak lama kemudian baru datang lagi dan sudah mempersiapkan formulir bukti tanda terima pengaduan beserta isiannya serta fotokopi KTP..diriku tinggal mencocokkan isian tersebut..tuh kan ada prosedur lain ternyata yang lebih memudahkan konsumen..kenapa nggak prosedur ini yang langsung dilakukan..

Sambil menerangkan mengenai form dan apa yang diisikan petugas costomer service menyampaikan bahwa prosesnya paling cepat 7 hari kerja..sama dengan call center..namun diriku tidak puas dengan jawaban itu yang diinginkan adalah paling lama proses internal bank untuk menyelesaikan permasalahan ini…, petugas customer service pertama menjawab 2 minggu lalu ditanyakan lagi oleh diriku bahwa nggak peduli 1 minggu..1 bulan..1 tahun..yang penting jelas berapa lama bukan paling cepat 7 hari kerja yang berarti bisa tahunan toch paling cepat 7 hari kerja..akhirnya dijawab paling lama 1 bulan ok berarti diriku nunggu paling lama 1 bulan..ditanya uangnya gimana?? dijawab konfirm dibalikin kerekening..ok..ditanya apakah diriku yang harus menanyakan perkembangan penyelesaian dijawab bahwa bank yang akan menghubungi..ok…serta disampaikan oleh petugas customer service apabila hendak transaksi maka mulai saat ini hingga kartu ATM diperoleh kembali harus mempergunakan buku tabungan dan langsung ke teller..ya iyalah…emang kartu ATM bisa diganti KTP….

Akhirnya diriku pergi meninggalkan bank tersebut dengan kekesalan…Dalam pikiran 1 bulan transaksi memakai buku tabungan dan harus ke teller dan harus diriku atau bikin surat kuasa..ya sudahlah..saatnya untuk bersabar..namun ada kekhawatiran pada diriku..apakah pada saat transaksi ke teller dan menyerahkan buku tabungan..buku tabungan akan tertelan juga..wah bisa lebih berabe nich urusannya..ha..ha..ha…buku tabungan tertelan..


Aksi

Information

2 responses

22 08 2011
ricoh sanusi

sebut dong apa nama banknya :D

26 08 2011
Tanto

Tadinya kita bersabar untuk melihat itikad baik bank tersebut, tapi setelah kudatangi bank tersebut sebulan kemudian tanpa ada perkembangan akhirnya kusebutkan juga dech namanya..bank tersebut adalah ada di cerita lanjutan mengenai kartu ATM ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.465 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: